<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sillystupidlife &#187; Produksi Indonesia</title>
	<atom:link href="http://sillystupidlife.com/category/produksi-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sillystupidlife.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Jun 2010 15:31:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Complain: A Chance for Stepping Stone, or Suicide?</title>
		<link>http://sillystupidlife.com/2009/11/23/janji-janji-sorga-yang-teringkari/</link>
		<comments>http://sillystupidlife.com/2009/11/23/janji-janji-sorga-yang-teringkari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 03:06:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Silly</dc:creator>
				<category><![CDATA[Macam-macem]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Social lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[after sales service]]></category>
		<category><![CDATA[kepuasan pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[stepping stne]]></category>
		<category><![CDATA[suicide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sillystupidlife.com/?p=415</guid>
		<description><![CDATA[Hai semua&#8230; Apa khabar? 
Aih, rada biasssaaa banget pertanyaaannya yah. Kurang greget gituh. Wokeh, gini aja nanyanya&#8230; Kalian ada yang lagi kecewa ama salah satu produsen atau penyedia jasa gak? Kalo iya,&#8230; yukkk, gabung sini yuk, kita kupas abis sama-sama&#8230;   
Btw, semoga kalian semua kabarnya baik-baik aja yah. Kangen! *I mean it* J
Sebetulnya saya masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hai semua&#8230; Apa khabar? </p>
<p>Aih, rada biasssaaa banget pertanyaaannya yah. Kurang greget gituh. Wokeh, gini aja nanyanya&#8230; Kalian ada yang lagi kecewa ama salah satu produsen atau penyedia jasa gak? Kalo iya,&#8230; yukkk, gabung sini yuk, kita kupas abis sama-sama&#8230;  <img src='http://sillystupidlife.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Btw, semoga kalian semua kabarnya baik-baik aja yah. Kangen! *<em>I mean it</em>* J</p>
<p>Sebetulnya saya masih sedang istirahat untuk pemulihan, setelah bolak balik keluar masuk UGD dan sempat mengalami <a title="email buat milis BFL yg di re-post mas stein di ngerumpi.com" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/11/21/cuma-satu-kata-kangen-tulisan-mbak-silly" target="_blank">insiden jari yang kepotong</a>&#8230; <em>*gak sengaja pastinya, masa iya sih sengaja, emang sini sinting?, hehehe*&#8230; </em> Namun karena ada saya pikir ini cukup mendesak untuk saya tulis, maka tiap kali ada waktu, saya bangun dan menulis sedikit, lalu tidur lagi. Artikel ini sudah saya tulis 3 hari yang lalu, semoga hari ini bisa selesai.</p>
<p>Saya berharap ini bisa jadi bahan pembelajaran buat saya, juga mungkin saja buat kalian, para pengguna jasa yang mungkin mengalami kekecewaan atas pelayanan yang diterima, atau syukur-syukur bisa dijadikan pelajaran bagi para penyedia jasa/pelayanan dibidang apapun.</p>
<p><em>*Bela-belain deh nih, saya tulis artikel ini. Jadi kalo gak komen awas aja&#8230; Situ belum pernah bisulan di anu khan?, hahahaha, hushhh&#8230; dilarang ketawa kenceng-kenceng, nanti disangka orang gila loh*</em> <img src='http://sillystupidlife.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Anyway&#8230;.</p>
<p>Menilik judulnya *<em>cieh, bahasa gue, qiqiqiq</em>*&#8230; pasti ada yang menduga kalau saya mo ngerumpiin tentang pelayanan salon kecantikan yang bersaing menawarkan paket-paket promo pada saya customernya, yang pernah saya tulis khan?.</p>
<p>Yak&#8230; kalian salah, karna kali ini saya tidak akan membicarakan mengenai persaingan bisnis antar house of spa itu. Juga bukan mengenai kualitas pelayanan Rumah Sakit yang beberapa hari ini justru berjasa buat saya. Yang saya ingin ulas disini adalah buruknya layanan purna jual (after sales service) dari perusahaan-perusahaan yang menjanjikan berjuta fasilitas layanan sekelas sorga<em> *lebay*</em>.</p>
<p>Sebelum memulai kotbah membosankan ini, saya mo tanya dong&#8230; &#8220;Siapa dari kalian yang baca artikel ini, yang belum pernah merasa dikecewakan sebagai konsumen. Coba ngacung!! (<em>eh, huruf &#8220;u&#8221; jangan diganti &#8220;e&#8221; yah, nanti maknanya jadi kek langit dan bumi loh&#8230; <img src='http://sillystupidlife.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </em>).</p>
<p>Kalo belum, selamat, anda termasuk salah satu dari sedikit orang yang cukup beruntung karena tidak pernah ngalamin perasaan pengen jambak-jambak rambut karena kecewa ama salah satu produk atau jasa layanan pelanggan.</p>
<p>Banyak perusahaan yang cuma mikirin gimana caranya supaya target penjualannya tercapai, setelah itu entah customernya puas atau malah kecewa dengan produknya, <em>don&#8217;t care</em> <em>lah yawww</em>&#8230; Kadang ada karyawan yang suka bilang gini,&#8230;   <em>&#8220;Ihhh&#8230; itu khan bukan urusan gue kalee,.. yang penting kan target gue dah kecapai?. Urusan puas apa kagak mah urusan bagian lain, bukan gue!&#8221;</em>.</p>
<p>Nah&#8230; kalo ada karyawannya yang kayak gini&#8230; <em>I feel so so so so so sorry for the company that hired him then</em>&#8230; Beneran!&#8230; Kesian banget perusahaan yang ngerekrut dia. <em>Sorry if this sounds so rude,</em> tapi menurut saya, mereka sudah salah rekrut orang kalo gitu.</p>
<p>Suka benci aja saya sama yang kayak gini nih.</p>
<p>Kadang marketingnya menggunakan segala cara plus janji-janji sorga, demi tercapainya target penjualan mereka. Yang penting jualan janji dulu, barang laku, abis perkara&#8230; Soal bukti??? Ahhh&#8230;, itu mah urusan nanti. Yang penting khan terget revenue terpenuhi. Mottonya seragam&#8230;</p>
<p align="center">&#8220;KAMI MEMBERI BUKTI&#8230; BERUPA JANJI&#8221;</p>
<p>Tapi pernahkah mereka berfikir,&#8230; bagaimana jika ini terjadi pada salah satu dari anggota keluarga mereka, atau malah mereka sendiri yang kemudian menjadi &#8220;korban&#8221; dari janji-janji surga ini.</p>
<p>Terpikir kah berapa banyak yang harus customer korbankan untuk janji-janji sorga yang mereka tawarkan? Syukur2 kalo value dari produk yang kita beli itu memang sebanding ama duit yang udah kita keluarin&#8230; nah, klo enggak.. raja tega bin kejam nian itu namanya khan?</p>
<p>Contoh gini:</p>
<p>Sebetulnya kita (<em>ah, lagi2 kita, saya aja deng, hehehe)</em> gak butuh-butuh amat asuransi, tapi karena iming2 bakal dapat fasilitas Super duper VIP di RS A, B, C,&#8230; bisa dapet discount UP TO 90% di Outlet D,E,F (ingat yah, &#8220;up to&#8221; means can be only 2,5 % OFF, 5% aja gak nyampe, qiqiqiq&#8230; <img src='http://sillystupidlife.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ),&#8230; atau bahkan katanya bisa menikmati fasilitas dicount gila-gilaan di hotel XYZ, wuihhh, sorga banget pokoknya.</p>
<p>Nah, saya yang notabene orang yang polos dan percaya bahwa kejujuran, loyality pada pekerjaan, dan kesadaran untuk menganggap pekerjaan itu ibadah, masih ada dimuka bumi ini *<em>ah, dasar dodol, so silly</em>* maka dengan mudah saya mengiyakan untuk membayar sejumlah uang yang kalo dipikir-pikir, nilainya cukup besar untuk ukuran kantong saya, tapi nilai manfaat dan nilai uangnya pada saat jatuh tempo, ternyata gak seberapa, <em>due to inflation</em>.</p>
<p>Begitu saya masuk RS misalnya, ternyata claimnya susyaaaahhhhnya minta ampunnnn. Mana kita lagi sakit&#8230; mesti nelepon mereka berkali-kali hanya untuk mengkonfirmasi kapan kita bisa meng-claim HAK kita&#8230;</p>
<p><strong>Then, think about this :</strong></p>
<p>&#8230; Berapa banyak WAKTU yang terbuang untuk sekedar meminta hak kita?</p>
<p>&#8230; Berapa banyak BIAYA pulsa yang dihabiskan untuk menelpon perusahaan penyedia jasa tsb, sementara telp kita di transfer ke sekian banyak orang, dan lagi2 kita harus menjelaskan complain kita&#8230;. <em>which always end up without any solution</em>. Kita cuma di-JANJI-in bakal dikonfirmasi beberapa hari kemudian. Lagi-lagi cuma JANJI doang, bukan bukti&#8230; cihhhh.</p>
<p>&#8230; Berapa banyak ENERGY yang terkuras habis untuk menahan emosi menghadapi perusahaan-perusahaan yang bebal kayak gini, yang karyawannya kadang tidak bisa berbuat apa-apa selain jawaban, <em>&#8220;Maaf mbak, saya hanya karyawan&#8230; saya hanya menjalankan tugas</em>&#8220;. Yeah, kalo dah dihadapkan sama &#8220;tameng&#8221; kek gini, saya dah nyerah deh, soalnya saya juga gak tega maksa-maksa mereka. Wong mereka juga gak punya wewenang untuk mutusin apapun, atau menyelesaikan ‘janji2 sorga&#8217; yang sudah di sebar-sebarin seenak udelnya ama temen2 marketing mereka&#8230; Cihhhhhh.</p>
<p>Oleh karena itu, melalui tulisan ini, saya pengen menghimbau para pengusaha maupun perusahaan yang bergerak dibidang jasa/pelayanan. Tolong dipikirkan point-point diatas.</p>
<p>Sadar gak sih mereka, bahwa sebenarnya complain customer is a CHANCE! Kesempatan yang bisa mereka pakai sebagai <em>stepping stone</em> untuk berkembang menjadi lebih baik dan meninggalkan pesaing2 mereka yang tidak mau terbuka terhadap kritik, atau malah menjadikan complain ini sebagai ajang BUNUH DIRI.</p>
<p><em>*loh, kok bunuh diri toh mbak?*</em></p>
<p>Lah, iya donggg&#8230; Perusahaan, terutama yang bergerak dibidang jasa, bisa maju dan besar pasti karena pelanggan bukan?. Mo segede apapun modalnya, mo sekuat apapun &#8220;babe&#8221; yang ada dibelakang nya,&#8230; kalo gak ada customernya, atau customernya pada lari semua karena kecewa&#8230; karyawannya mo dikasih makan apa? Pengusahanya mo jadi sinterklas selamanya? <em>Gih dah</em>, hehehe&#8230; Kata gue sih ya gak mungkin juga khan? Jadi Perusahaan tidak bisa berkembang, tanpa memperdulikan keluhan atau kepuasan pelanggannya.</p>
<p>Keluhan pelanggan itu ibarat cermin untuk mematut diri, untuk memperbaiki layanan, dan menjadi lebih baik, lalu melesat menjadi yang terbaik.. diantara yang terbaik&#8230; Semakin banyak keluhan yang disikapi dengan tepat, semakin banyak stepping stone yang dilalui, saya yakin banget, perusahaan kayak gini sudah melakukan Quantum Leap, alias lompatan dasyat sekian langkah lebih jauh dibanding perusahaan sejenis lainnya.</p>
<p>Sebaliknya buat yang tidak peduli pada keluhan pelanggan, ohhh&#8230; tunggu aja,&#8230; Yakinlah, anda sedang menggali kubur anda sendiri. Jangan heran kalau usaha anda gak maju-maju, penjualan makin seret, dan lama-lama biaya produksi makin membengkak, gaji karyawan gak kebayar, produk gak laku, dan tanpa anda sadari, anda sedang menyiapkan tiang gantungan untuk perusahaan anda, <em>which means</em>, anda sedang akan menggantungkan nasib sekian ribu karyawan anda ditiang gantungan itu.</p>
<p>Makin bunuh diri lagi, kalo complain itu datang dari orang yang mulutnya ember bocor kayak diriku, hehehe. Nope, ini bukan ancaman. Ini hanya ungkapan hati dari customer yang ingin menikmati HAK atas apa yang sudah dibayarnya selama setahun, tapi setitikpun belum merasakan ‘nikmat&#8217;nya janji-janji sorga yang ditawarkan pada saya setahun yang lalu ketika marketingnya datang ke rumah saya dan menawarkan produk mereka.</p>
<p>So, wanna consider my complain as a Stepping Stone&#8230; or Suicide? It&#8217;s all up to you.</p>
<p>This is a CHANCE, and the CHOICE is yours.</p>
<p>Salam Hangat,</p>
<p>- Silly -</p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sillystupidlife.com/2009/11/23/janji-janji-sorga-yang-teringkari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAYA lagi JATUH CINTA SAMA&#8230;.</title>
		<link>http://sillystupidlife.com/2008/04/19/saya-lagi-jatuh-cinta-sama/</link>
		<comments>http://sillystupidlife.com/2008/04/19/saya-lagi-jatuh-cinta-sama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 17:53:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[kimono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sillystupidlife.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Duhhh, ini bukan posting menye-menye&#8230; ini beneran!!!
Saya sedang JATUH CINTA&#8230; pada siapa???&#8230;
Ihhh, jangan nuduh yang enggak2&#8230; Saya sedang jatuh cinta pada&#8230;.

B A T I K
Ya&#8230; BATIK !!!&#8230; Imagine, kain yang dulu saya anggap hanya layak dijadiin kain sarung mbok2 jamu, bisa jadi gaun simple tapi seindah ini&#8230;

ps:&#8230; keterangan foto dibawah**
Ceritanya, beberapa minggu yang lalu sahabat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sillystupidlife.files.wordpress.com/2008/04/17042008654.jpg"></a><a href="http://sillystupidlife.files.wordpress.com/2008/04/17042008653.jpg"></a><a href="http://sillystupidlife.files.wordpress.com/2008/04/17042008661.jpg"></a>Duhhh, ini bukan posting menye-menye&#8230; ini beneran!!!</p>
<p>Saya sedang JATUH CINTA&#8230; pada siapa???&#8230;</p>
<p>Ihhh, jangan nuduh yang enggak2&#8230; Saya sedang jatuh cinta pada&#8230;.</p>
<p><span id="more-93"></span></p>
<h1 style="text-align:center;"><span style="color:#800080;"><strong>B A T I K</strong></span></h1>
<p>Ya&#8230; BATIK !!!&#8230; Imagine, kain yang dulu saya anggap <strong>hanya layak dijadiin kain sarung mbok2 jamu</strong>, bisa jadi gaun simple tapi seindah ini&#8230;</p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-196" src="http://sillystupidlife.files.wordpress.com/2008/04/17042008653.jpg" alt="batik2" width="171" height="224" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>ps:&#8230; keterangan foto dibawah**</em></p>
<p>Ceritanya, beberapa minggu yang lalu sahabat saya telepon,</p>
<blockquote><p>&#8220;Sil, loe ada dirumah gak hari ini&#8221;</p>
<p>&#8220;Hah?&#8230; emang kenapa?&#8221;</p>
<p>&#8220;Gue mo main kerumah loe&#8221;&#8230;. (<strong>ALERT!!!!&#8230; pasti mo nawarin sesuatu</strong>)</p>
<p>&#8220;Enggg&#8230; gue mo pergi tapi&#8230; lagi ada urusan&#8221;</p>
<p>&#8220;Bentar ajah&#8230; loe gak kemana2 khan?&#8221;</p>
<p>**mikir&#8230; &#8220;duh, mana lagi bokek, tanggung bulan&#8230; nyari alesan apa yach&#8221;**.</p>
<p>&#8220;Enggg&#8230; gue bentar lagi mo pergi sich&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya udah, bentar aja kok, gue udah didepan rumah loe&#8230; mobil loe ada, berarti loe masih dirumah khan???&#8221; **akhiran kalimatnya terdengar SANGAT puasss**</p></blockquote>
<p>Anjritttt&#8230; Saya ngintip dari kaca jendela kamar saya, duhhh&#8230; monyet ini udah ada dibawah. Sialan!!!&#8230; Gigih banget sich. Pasti mo nawarin sesuatu.</p>
<p>Pas buka pintu, gak pake ba.. bi.. bu&#8230; doi langsung nyerocos,</p>
<blockquote><p>&#8220;bokk, loe tahu gak sekarang khan lagi ada pameran kain Tradisional Unggulan di Hall B Balai Sidang senayan, loe ke stand gue dong disana&#8230; Gue jualan kain batik, murah2 lohhh&#8221;</p>
<p>**kampretttt, apa gue bilang&#8230; pasti mo jualan** <img src='http://sillystupidlife.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&#8220;Iya, nanti gue mampir kalo sempet yach&#8230; eh, ada apa loe tumben pagi2 kesini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ohhh, ini gue mo nawarin kain batik, murah banget!!!&#8230; perpotong cuma Rp 30.000&#8243;</p></blockquote>
<p>Wakakakakakakakakak&#8230;<strong> Pertama,</strong> haduh bokkk, buat gue <strong>BATIK is so OLD STYLE</strong>&#8230; and BUAT GUE lagi&#8230; <strong>BATIK itu identik sekali dengan KONDANGAN, BAPAK2&#8230; dan TUAAA banget</strong> kesannya.</p>
<p><strong>BATIK yang mahalsekalipun, misalnya buatan Ghea Panggabean atau Edward Hutabarat,</strong> tetep aja <strong>identik</strong> dengan <strong>kegiatan2 yang RESMI (Eh, Edu ada yang casual deng, tapi gak gitu suka, </strong>Pokoknya berasa batik tuhhh tua gimanaa gitu)<strong>&#8230;</strong> sementara Saya???&#8230; <strong>lahhh, mo saya pake kemana???&#8230;</strong> <strong>PESTA?</strong> ahhh, jujur, <strong>saya lebih memilih yang klasik dan natural</strong>,&#8230; <strong>BLACK DRESS</strong> misalnya&#8230; lebih Glamour, <strong>Klasik, tapi Simple</strong> dan <strong>kalo lagi gemuk, bisa menyamarkan kekurangan2 tubuh </strong>(ini yang penting, hehehe).</p>
<p>Tapi karena yang nawarin sahabat saya&#8230; yaaa, terpaksa saya beli beberapa potong (dalam hati, ahhh&#8230; toh nanti bisa saya jadiin hadiah buat teman2 saya). Sahabat saya ini tahu kalo saya ragu2, so dia berusaha meyakinkan saya,</p>
<blockquote><p>&#8220;Bokkk, sekarang khan<strong> BATIK lagi &#8220;IN&#8221; lagi lohhh</strong>&#8230; Loe baca majalah ini dech&#8221;</p>
<p>**<em>nunjukin majalah DEWI terbitan bulan April&#8230;**</em></p>
<p>&#8220;Iya gue tahu&#8230; tapi mereka khan sosialita bokk, <strong>lah gue??.</strong>.. mo gue pake kemana, monyongg&#8221;</p>
<p>&#8220;Ehh, khan bisa buat pesta siang hari&#8230; <strong>Ntar gue bikinin dech</strong>&#8230; Kasih gue waktu seminggu dech, paling lama 2 minggu&#8230; nanti gue balik lagi yach&#8221;</p></blockquote>
<p>Dan&#8230; kamis kemarin, doi menepati janjinya&#8230;</p>
<blockquote><p>&#8220;Sil, loe ada dirumah khan&#8230; gue udah depan rumah loe nich&#8230; mobil loe ada brarti loe gak kemana2 kan???&#8221;</p>
<p>&#8220;Monyetttttttttt, gue baru bangunnnn&#8230; ahhh, loe ganggu orang tidur ajahhh&#8221;</p>
<p>&#8220;Jam segini???&#8221;&#8230; (waktu itu jam 10 lewat, hehehe)</p>
<p>&#8220;Yeee, gue juga baru tidur kok&#8230; tadi jam 8 lewat, habis mandi, ngantuk. Ya udah loe masuk aja bentar lagi gue turun, gue ganti baju dulu&#8230;&#8221;</p></blockquote>
<p>Pas matiin hape&#8230; baru turun dari tempat tidur,.. MASYAOLOHHHH&#8230; nich monyet udah didepan gue&#8230;</p>
<blockquote><p>&#8220;Tadaaaa&#8230; Gue punya sesuatu buat loe&#8221; &#8230; **melambai2kan baju batik buatannya**</p>
<p>&#8220;Hah???&#8221;&#8230; Sumpah mampus kaget bgt, tapi masih gak tertarik&#8230; &#8220;Baju apaan tuh, elo khan tau gue gak demen sack dress kayak gitu!!!&#8221;</p>
<p>&#8220;Cobain dulu gihhh&#8230; cepetan!!!&#8221;</p>
<p>&#8220;Ntar dulu, gue pake b** dulu, tadi tiduran belum sempet&#8221;</p>
<p>&#8220;Udah, gak usah&#8230; coba aja langsung&#8230; &#8220;</p></blockquote>
<p>Halahhh&#8230; pikir2, karena sedang gemuk, coba aja tanpa pake itu deh, takutnya kalo pake malah gak muat, seperti nasib baju2 gue yang lain yang makin hari makin sempit dibagian dada&#8230; (ini pasti gara2 suplement penambah berat badan dari temen gue itu&#8230; <img src='http://sillystupidlife.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p>Dan&#8230; Begitulah hasilnya&#8230; seperti foto yang diatas itu&#8230; (ini sekalian nerangin ttg foto itu&#8230; Pas lagi nyoba,  Eh, ada telp&#8230; Nah, sambil duduk, sahabat saya ngambil foto saya lagi)&#8230; duh, saya cinta BATIKKK&#8230;</p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-197" src="http://sillystupidlife.files.wordpress.com/2008/04/17042008661.jpg" alt="batik3" width="178" height="213" /></p>
<p style="text-align:left;">Sahabat saya ini gak cuma bawa baju jahitannya ini, dia juga nawarin <strong>bikini BATIK </strong>(percaya gak?&#8230; keren banget!!&#8230; )</p>
<p style="text-align:left;">Saya lalu searching segala hal mengenai batik&#8230; Halah, ketemu blognya <a title="BATIK-ADIDAS" href="http://andibagus.multiply.com/journal/item/119/Cempluk_Story_Batik_Adidas" target="_blank"><strong>Mas Cempluk</strong></a> yang ternyata suka mampir kesini. Wah, kaget karna <strong>BATIK udah kerja sama sama ADIDAS.</strong>.. (duhh, saya ketinggalan jaman banget ternyata yach.. <strong>Mas Cempluk, mau dong sepatu batik adidasnya</strong>, hehehe&#8230; <img src='http://sillystupidlife.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">Trus ketemu <strong>kimono batik</strong> murah&#8230; keren lagi&#8230;<strong><a title="TOKO BATIK ONLINE" href="http://tokobatikpekalongan.wordpress.com/2008/04/17/kimono-batik/" target="_blank"> disini: (Toko batik online, ternyata bisa delivefy)<br />
</a></strong></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://tokobatikpekalongan.files.wordpress.com/2008/04/kimono-kuning.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-133" src="http://tokobatikpekalongan.files.wordpress.com/2008/04/kimono-kuning.jpg?w=224&amp;h=300" alt="" width="199" height="267" /></a></p>
<p style="text-align:center;">(gambar diambil dari<strong><a title="toko batik" href="http://tokobatikpekalongan.wordpress.com/2008/04/17/kimono-batik/" target="_blank"> sini </a></strong>juga)</p>
<p style="text-align:left;">Pokoknya mulai saat ini saya mengklaim diri saya, (selain pencinta Ki Daus)&#8230; <strong>SAYA PENCINTA BATIK!!!<br />
</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Mari lestarikan budaya bangsa, dengan mencintai produksi sendiri</strong>&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">PS: <em>baju saya itu setelah dipakein b**, jadinya kayak gini.. </em></p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-198" src="http://sillystupidlife.files.wordpress.com/2008/04/17042008652a.jpg" alt="batik keren" width="176" height="188" /></p>
<p style="text-align:center;">Keren kan ?&#8230; <strong>So, Mari cinta batik!!!</strong></p>
<p style="text-align:left;">Gak peduli dibilang narsis atau pamer, <strong>this is the best way, might be THE ONLY best way for me to show you that BATIK IS THE BEST!!! </strong>(soalnya gue gak punya manekin untuk gue pasangin baju itu, trus kalo digelar doang ditempat tidur trus difoto kurang menarik, So, I&#8217;ll take the risk <img src='http://sillystupidlife.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )</p>
<p style="text-align:left;">Ah, jadi pengen ke pekalongan,&#8230; <img src='http://sillystupidlife.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sillystupidlife.com/2008/04/19/saya-lagi-jatuh-cinta-sama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>67</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Protected: Karna dah bnyk yg mampir, posting ini saya pswd, silahkan hub sy di sillystupidlife@gmail.com for the password. SAYA lagi JATUH CINTA SAMA&#8230;.</title>
		<link>http://sillystupidlife.com/2008/04/19/saya-lagi-jatuh-cinta-sama-2/</link>
		<comments>http://sillystupidlife.com/2008/04/19/saya-lagi-jatuh-cinta-sama-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 17:53:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Silly</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[kimono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sillystupidlife.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<form action="http://sillystupidlife.com/wp-pass.php" method="post">
<p>This post is password protected. To view it please enter your password below:</p>
<p><label for="pwbox-144">Password:<br />
<input name="post_password" id="pwbox-144" type="password" size="20" /></label><br />
<input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p></form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sillystupidlife.com/2008/04/19/saya-lagi-jatuh-cinta-sama-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>65</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
