Beberapa hari yang lalu kita semua terhenyak dan berduka atas peristiwa bom di Jakarta ini. Semua orang larut dalam geram dan mengutuk peristiwa biadab ini. Yang menarik menurut saya adalah banyaknya gerakan-gerakan simpati yang mengalir, dan bentuknya juga macam2.
Memang, pemboman ini seharusnya tidak lantas membuat kita menjadi takut lalu larut dalam kesedihan dan duka yang berkepanjangan. Biar bagaimanapun, live must go on, right?
Namun, kalau kemudian gerakan-gerakan yang kita buat lalu hanya menjadi semaca trend sesa(at)t, lama-lama saya sendiri jadi menyesal mengajak teman-teman untuk bergabung deh. Beneran loh. Beberapa hari yang lalu saya sempat posting tentang dukacita ini dan mengajak semua teman-teman disini untuk bergabung dalam gerakan #indonesiaunite, untuk memberikan simpati kita pada para korban, dan menyatakan pada dunia bahwa KITA TIDAK TAKUT.
Tujuan awalnya sih emang bagus sebetulnya, untuk tetap meyakinkan dunia bahwa Indonesia masih bersatu, bahwa kita tidak takut akan bentuk terorism apapun, dan bahwa Indonesia masih negara yang aman untuk dikunjungi.
Masalahnya sekarang… saya mulai melihat gerakan ini udah way too much. Mulai terasa seperti teriakan buat “gaya”2-an doang. Seperti halnya FACEBOOK yang menjamur… trend ini kok jadi semacam trademark kalo kita ini updated person yah.
Twitternya juga isinya mulai gak jelas, ada yang ngomongin bolu keju, ada yang ngomongin semangkok bakso, ada yang ngomongin janjian ketemuan dimana. Dohhhh…. please people… pay respect on your movement. Supaya bangsa lain diluar sana juga pay respect on us.
Sekarang coba lihat isinya… tag #indonesiaunite kebanyakan cuma spam ketimbang ajakan untuk berbuat sesuatu, misalnya, ajakan untuk mendonor bareng2 misalnya.. Saya sendiri hari itu juga standby ditempat untuk mendonor kalau ada yang butuh darah saya. Hanya saja, saya sedang dalam kondisi tidak sehat dan shock karena mesin cuci darah ibu saya tiba2 mati, dan saya malah harus sibuk nyari-nyari donor buat beliau.
Lalu apa yang udah kita perbuat dengan gerakan ini? Forgive me for saying this… but I feel that this is kinda dull move now, kalo masih terus kayak gini.
Terorism ini ibarat penyakit kanker, kalo cuma buat ngulik2in doang, gak bakalan sembuh, malah makin menggila, dan menyebar dengan cepat keseluruh jaringan tubuh kita.
Kalo kita terus menerus bicara bahwa KITA TIDAK TAKUT… lama2 buat si TERORIS, ini malah kerasa kayak tantangan!!!
Semakin lantang kita berteriak, semakin rajin kita masuk TV, maka pesan yang nyampe ke si terorist akan semakin lantang dan berasa seperti tantangan!!
“Lo nantangin gue yah??? Lo gak takut yah??? Baik kalo gitu! mari kita buktikan sama2 apa benar kalian tidak takut?”
Lalu kemudian lagi-lagi bom meledak dimana-mana… Masih sanggupkah kita berteriak, “KAMI TIDAK TAKUT???”
Saya pribadi, jujur, mulai takut dengan gerakan ini, kalau makin dibiarkan uncontrollable. Awalnya saya turut bersimpati dan juga ingin menyatakan pada dunia bahwa Kami orang Indonesia sangat bersimpati pada siapapun yang menjadi korban, dan mengutuk keras kejadian ini.
Tapi kemudian setelah masuk TV, lalu menjadi trend dikalangan anak muda gaul, semua avatar twitter dan plurk jadi berganti menjadi merah putih, kok jadi terasa mulai berlebihan yahh?. Saya jadi rada susah ngebedain lagi teman2 saya, mana si A, mana si B… Lalu ketika penggagas diundang ke TV A, diundang ke TV B, dan dengan bangga menyatakan anggota sudah sekian ribu, tapi gak ada aksi nyata untuk benar2 memberantas teroris, atau menunjukkan apa yang yang menjadi modal kita untuk bisa berteriak lantang, “KAMI TIDAK TAKUT”… Ah, sekarang saya kok malah jadi males yah.
Avatar diganti semua jadi merah putih apakah ada gunanya untuk mengusir teroris? Entahlah, tapi menurut saya yang bodoh ini… ada banyak langkah konkrit yang bisa kita lakukan daripada sekedar teriakan kami tidak takut.
Saya suka sekali posting mas contradictiveminds tentang bagaimana seharusnya kita bersikap menghadapi terorism di Indonesia ini.
Ini yang seharusnya diadopsi oleh teman-teman di #IndonesiaUnite untuk kemudian disosialisasikan kepada seluruh teman-teman yang bergabung dalam IndonesiaUnite atau “KamiTidakTakut” ini.
Saya sertakan terjemahannya juga, mengingat yang bergabung disini tidak semua bisa berbahasa Inggris (kalo saya bisa bahasa jawa sih tak terjemahin ke bahasa jawa sekalian, hehehe). Kalo ada yang salah, mohon dikoreksi.
1. Rather then complaining, start your own sense of belonging in your surroundings. dont be careless about your neighbourhood. criminals, everywhere in the world, even the most trained one, should leave suspicious movement, or characteristics.
~ Daripada mengeluh, mulailah dengan mempertajam rasa memiliki anda terhadap lingkungan sekitar. Jangan tidak perduli pada tetangga anda. Para penjahat, dimanapun diseluruh dunia, bahkan yang sangat terlatih sekalipun, pasti akan menunjukkan gerakan-gerakan yang mencurigakan, atau karakter yang mencurigakan ~.
2. KNOW YOUR NEIGHBOUR!!!! yes your rich, yes your famous, but what good does it make when your dead? your security, driver or maiden wouldnt recognize your neighbour, but you should!
~ Kenali tetangga anda!!! Iya, anda mungkin kaya, anda mungkin terkenal, tapi apalah artinya kalau anda mati?. satpam anda, supir ataupun pembantu anda mungkin saja tidak mengenal siapa tetangga anda, tetapi anda harus!!! ~
3. Stay informed. as you’ve must already know, knowledge is king.
~ Teruslah mengikuti berita, sebagaimana yang anda tahu, pengetahuan adalah raja!!! ~
4. Perhaps you’ve already forgotten, your RT/ ketua lingkungan, RW, Lurah and Camat is also your protector. If you are one of those people, please, recognize your people… your fake ID are giving difficulties to the intellegence to track down criminals. If you ever given any of those, then you may assume you are also a killer and the part of the terrorist.
~ Mungkin anda sudah lupa, bahwa RT/Ketua lingkungan anda, RW, Lurah dan Camat adalah juga pelindung anda. Atau jika ada adalah salah satu dari pejabat diatas, kenali penduduk anda… Identitas palsu anda akan menyulitkan inteligen untuk menyusuri tindakan kriminalitas. Jika sebagai pejabat pemerintahan, anda pernah memberikan/mengeluarkan identitas palsu tsb, maka anda bisa menganggap diri anda pembunuh, atau bagian dari gerakan teroris ini. ~
5. Dont be a smart ass. report everything suspicious. If your not doing anything wrong, i believe you are brave and smart enough to shown what your doing inside your house. invasion of privacy? think again. its genocide what we are up against.
~ Jangan tidak peduli (mo nerjemahin pantat yang pinter kok berasa lucu yah, hihihi…). Laporkan segala hal yang mencurigakan. Jika anda merasa tidak melakukan hal yang salah, saya percaya anda pasti berani dan cukup cerdas untuk menunjukkan apa saja yang anda lakukan didalam rumah anda. Mengganggu Privasi? Ah, pikir lagi deh. Yang kita hadapi tu pembunuhan massal. ~
6. DO NOT OVER-REACT. You must not report everything to the media. they are not the authority, so they are as stupid as you are. GO TO THE POLICE!! If you are the media, please, dont over-tell the stories. Yes you have the freedom of press. but what give you the right to create mass panic. remember, 80% of your viewers are doing exactly as you told them to do. so please be wise. its not easy, i know, but if you do it in the name of ratings, is it worth the same as your country?
~ JANGAN TERLALU BERLEBIHAN DALAM MENANGGAPI. Gak perlu melaporkan segala hal ke media, mereka bukan pihak yang berwenang, jadi mereka sama tololnya dengan kita (bukan gue loh yang ngomong, hehehe *ditampar*). LAPORKAN PADA POLISI!!! Jika anda adalah media, tolong, jangan berlebihan dalam menayangkan berita. Memang anda memiliki kebebasan pers, tapi anda tidak punya hak untuk menciptakan keresahan dalam masyarakat.
Ingat, 80% penonton anda melakukan apa yang anda tayangkan/informasikan kepada mereka. So, please, bijaksanalah. Saya tahu memang tidak mudah, tapi jika anda hanya mengejar rating semata… apakah akan sebanding dengan mengorbankan negara kita? ~
what i asked is not easy, i know. but its simple enough, and its worth your life, and your love ones.
~ Apa yang saya minta pada anda, saya tahu… tidaklah mudah. Tapi melakukannya cukup sederhana bukan? Dan tentu saja ini sangat berarti buat hidup anda, dan terutama untuk yang anda cintai. ~
Jakarta, 23.07.09
So… Bergabung dengan Indonesiaunite, is perfectly okay… tapi mari lakukan sesuatu yang lebih real. IT’s TIME TO ACT… Not To Talk.
Semoga kita semua terus dilindungi oleh Yang Empunya Kehidupan Ini. Ammmminnnn
Salam hangat,
Silly







Add some information about yourself here.
101 Comments so far
Leave a comment
….bener nih…
membludak ampe 40 rebu…
By pandhu on 07.22.09 12:10 pm | Permalink
Setujuuuuu, semakin lama semakin terasa nantangin ya sil
Anak muda jaman sekarang memang lucu tapi tolol. Please pardon my language!
By Roy on 07.22.09 12:16 pm | Permalink
Aku nda ikutan gerakan beginian. Ya, aku sih mikirnya paling hanya anget2 di awal trus semakin lama semakin melempem. Entahlah, ini cuma perasaan aku aja mungkin?
By kimi on 07.22.09 12:20 pm | Permalink
.
Situh benul banged, Sill…
Makanya sayah ndak merasa perlu ganti avatar dan sebagainya.
Lebih kesel lagi kepada yang melucu soal bom dengan iklannya MU yang diplesetin macem-macem….
By mbelGedez™ on 07.22.09 12:22 pm | Permalink
setuju!
By d3ptzz on 07.22.09 12:22 pm | Permalink
*peluk-peluk Mbak Silly*
iya Mbak, awalnya saya mendukung banget gerakan itu, cuma kok lama-lama jadi lebay dan cuma slogan. tag #indonesiaunite di twitter pun tidak lagi menpromote bagaimana Indonesia saat ini untuk mata dunia, tapi malah tweet lucu-lucuan di tag #indonesiaunite (doh)
By Chic on 07.22.09 12:24 pm | Permalink
@Pandhu:
Thanks pandhu… barusan gak langsung jawab, karena memang banyak yang mendukung, banyak juga yang tidak setuju, jadi mesti njelasin satu2 dulu, hihihi…
Capek juga sih, tapi ini konsekwensi buat sebuah pembelajaran bersama.
@Roy :
Hahahaha, mas Roy bukannya masih muda juga khan?. Ohya, mas di Instansi pemerintah ya. Dimana sih?… errrr, gpp, gak penting sih. Cuma kemarin sempat liat emailnya waktu ngundang saya ikutan jadi kader partai, hahahaha :))
@kimi :
Gpp klo menghangat lalu melempem… kalo lalu malah menjadi gerakan yang lebay, asal ikutan, tapi gak tahu tujuannya apa, mending gak usah.
Simply, just start it with our self. Kenali siapa ketua lingkungan kita, tetangga kita, atau org2 disekitar kita… siapapun bisa jadi tersangka yang patut kita curigai. So be alert.
Itu harusnya yang paling ditekankan gerakan ini.
@mbelGedez™ :
NAHHHHH, itu yang aku maksudkan sudah melenceng mas. Itu yang tidak disadari teman-temanku yang di #indonesiaunite.
@d3ptzz :
*toshhh sama d3ptzz*
@Chic :
Peluk-peluk chic juga… KAMU MASUK MAJALAH TEMPO YAHHH… hahahaha, makan-makannya kapan nihhhh… Kok kemarin aku gak diundang sihhh?
*peluk-peluk chic lagi*
By Silly on 07.22.09 12:30 pm | Permalink
Sil, saya pikir opini anda terlalu dini atau anda punya harapan yang terlalu tinggi terhadap gerakan ini. Gerakan ini belum ada 1 minggu, baru mulai bergerak, belum mencapai momentumnya (meski bisa aja terjadi nanti momentumnya hilang begitu aja). Sementara itu, dalam waktu kurang dari seminggu udah banyak gaungnya itu adalah suatu prestasi lho (you have to admit that!). So, give it some more time Sil; be patient.
Having said that, tulisan anda bisa dilihat sebagai ‘peringatan’ supaya momentum indonesiaunite ini jangan kedodoran terus hilang begitu aja.
Buat pandhu: menurut gw anak muda sekarang nggak tolol deh. Waktu peristiwa-peristiwa bom tahun 2000, 2001, 2003, 2005 nggak ada yang bikin gerakan macam begini. So, ini sudah merupakan kemajuan.
By TukangRoti on 07.22.09 12:40 pm | Permalink
i completely agree with you, tante *digaplok*
kewaspadaan terhadap lingkungan di sekitar kita juga hal yang penting. soalnya yang terjadi selama ini *di saya nih ya* saya gak peduli sama tetangga. jangan-jangan kalaupun ada seleb yang jadi tetangga saya saya juga gak peduli.
memang mulai sekarang lebih memperhatikan kalau ada tanda-tanda mencurigakan di sekeliling kita…
By itikkecil on 07.22.09 12:42 pm | Permalink
@TukangRoti :
Okay, kalo ini dibilang ada gaungnya, mungkin iya… tapi coba liat isinya deh…
- Aduhhh… males banget, ngantuk berat #indonesianunite
- baru abis makan bakso dua mangkok #indonesiaunite
- bolukukuskeju yang di toko A ternyata enak banget loh #indonesiaunite
Nahhh, org awam yang melihat ini akan menganggap… “gerakan apa ini?” kok malah yang gak ada sense of ’symphaty’ sama sekali yahh..
Ini sekali lagi bukannya gak bagus, cuma emang harus dikembalikan ke tujuan utamanya.
Apakah dengan mengganti avatar menjadi merah putih, lantas semua orang diluar sana tahu kalo kita tidak takut?
Trus satu lagi, apakah mereka2 ini, yang mengganti avatar mereka, tahu apa artinya, tahu misinya dsb? Kalo liat dari tret yang ada di indonesiaunite kayaknya mereka mereka gak pada tahu deh…
@itikkecil :
IYAAAA… THAT’s IT!!! itu yang paling penting justru buat aku.
Selama ini bahkan keluarganya sendiri, tahu gak kalo salah satu dari anggota keluarga kita direkrut oleh gerakan teroris ini?. Enggak tahu!, karena apa?, karena kita udah mulai gak peduli, atau kita malah menyembunyikan karena ini keluarga kita…
Ini yang harus kita hilangkan dari diri kita, ketidakpedulian pada sekeliling, bukan kepedulian melalui gerakan mengganti avatar dsb.
Again, do something more real deh, jauh lebih baik ketimbang ikut trend tapi gak tahu itu gerakan misi nya apa.
By Silly on 07.22.09 12:43 pm | Permalink
sy sih dr awal memang tdk ikutan
… bukan tdk peduli tetapi msh ada jalan lain yg bisa dilakukan selain yg ini…selain itu kita memang harus lebih waspada dgn lingkungan sekitar kita, jgn cuek aja, minimal kenali tetangga sebelah deh (drpd kenal pak RT doang buat urus surat-surat :P)
By didut on 07.22.09 12:45 pm | Permalink
I don’t joint it. Not because I don’t care
I just believe I have better ways to do it
By Eka Situmorang - Sir on 07.22.09 12:51 pm | Permalink
saia setuju sekali ama silly, dan despite of this overrated #indonesiaunite saia masi menaruh harapan bahwa pemerintah akan lebih sigap menyelesaikan kasus yang baru saja terjadi, dan rakyat indonesia dimanapun berada mulai sadar bahwa kemajuan gak bisa dipaksakan oleh dan dari pemerintah. itu sudah bisa dimulai dari diri kita sendiri, bahkan dari hal yang paling kecil.
let’s see, darl
By christin on 07.22.09 12:54 pm | Permalink
buat tukang roti…
saya ga bilang anak muda sekarang tolol…
itu mah yang nulis si… ROY..
hiks hiks…
knapa akuwh yg disalahin…
>_<
By pandhu666 on 07.22.09 12:58 pm | Permalink
Submit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://bookmarking.kombes.com Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!
Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger meberikan sedikit review/tulisan tentang Kombes.Com Bookmarking pada blog ini.
Salam hormat
http://kombes.Com
By Kombes.Com Bookmarking on 07.22.09 1:03 pm | Permalink
@TukangRoti:
Kalau anda menyimak twitternya Indonesiaunite, anda pasti tahu maksud saya. Sudah terlalu berlebihan menurut saya.
Tulisan mbak Silly saya pikir bisa dijadikan cambukan keras untuk mengembalikan gerakan anda ini kejalur yang benar.
Silly, you rock girl! I’m so proud of your braveness to speak out!
By Roy on 07.22.09 1:15 pm | Permalink
Numpang ng-link postingan ni ya ke FB krna isiny mnarik dn bgus bgt lho…!
Just 4 share only …
By neospy66 on 07.22.09 1:15 pm | Permalink
Hehehe, saya penikmat blog ini. Saya tahu betul bagaimana kritisnya perempuan satu ini, jadi saya tidak heran kalau tulisan ini bakal menimbulkan pro dan kontra.
Setuju bahwa kita harus menunjukkan pada dunia kalau kita masih exist, tidak takut, tapi tidak perlu sampai terus menerus meneriakkan “KAMI TIDAK TAKUT”. It won’t works. Act people, act!!!
Contoh yang dikasih silly simple tapi mungkin hampir tidak terpikir oleh kita. SUDAHKAH ANDA SEMUA MENGENAL SIAPA RT, RW, LURAH, DAN CAMAT SAUDARA?
saya yakin tidak semua anda kenal bukan?.
Let’s use this article as an early warning, to guide this movement go back to it’s track.
Sil, you got my support on this. Go Girl! Mantabh..!!
By Sammy on 07.22.09 1:33 pm | Permalink
@christin: sorry… abis tulisannya kan muncul pake nama pandhu. Peace ya…
@roy: setuju juga Roy. Itu buat saya ekses yang musti dihilangkan. Lalu untuk waktu sekarang terlalu dini untuk menganggap ini sudah keluar jalur; gerakan ini lagi mengumpulkan momentum. Kasih kesempatan untuk berkembang dulu.
Eh iya, btw saya indonesiaunite bukan gerakan saya lho. Saya cuma orang yang mendukung indonesiaunite karena saya liat ini nggak dimulai oleh pemerintah, tapi muncul secara spontan.
By TukangRoti on 07.22.09 1:44 pm | Permalink
mungkin sebagian orang yg ikut gerakan ini karena memang mengharapkan ada “sesuatu” yg dapat dilakukan ketika negara ini tengah diguncang bencana. drpd tidak melakukan apapun sama sekali. tp mungkin cara ini menurutku jg kurang efektif. bener kata mbak, malah takutnya jd seperti menantang para teroris itu.
aku jg ga ikut gerakan ini, sih. udah tau pasti nantinya ada yg menganggap bahwa gerakan ini hanya akan jd trend semata.
By Juminten on 07.22.09 2:10 pm | Permalink
Saya juga ndak ikut yang beginian.
Memang kesannya malah nantang, bukannya memerangi..
By Nazieb on 07.22.09 3:05 pm | Permalink
Seru nih, karena anak muda dikatain tolol. Hehehe. Aku anak muda soalnya (blum nikah bos!!!)
Tapi gpp kok. Memang sudah banyak anak muda yang begituan. demi rating, demi terkenal. AH capeklah aku memperingatkan kawan-kawan, supaya ga berlebihan gitu. Taulah anak muda sekarang, kadar napsunya lebih tinggi dari pengaruh otaknya.
::ditendang::
AKu malah lebih suka ke mas contradictiveminds yang notabene, walaupun cuman teori tapi bisa dilakukan. Malah Sederhana. Ikut itu ajalah.. males dgn kebanyakan anggota indonesiaunite.. menang di facebook tapi ga mampir ke dunia nyata.
By dinandjait on 07.22.09 3:06 pm | Permalink
[...] This post was Twitted by mblitar [...]
By Twitted by mblitar on 07.22.09 3:11 pm | Permalink
Sil, I love you for writing this and share it with us. *mwuah*
By shasya pashatama on 07.22.09 4:08 pm | Permalink
aduh maaf… ini yang komen di blog saya yang lain, banyak banget, jadi maaf kalo jawabnya kepotong2 yahhh…
makasih buat yang udah mampir… yg gak punya blog juga welcome to share your thought kok… sini terbuka untuk semua masukan.
saya ijin, jawabnya ntar malam yah, ada kejadian urgent yg harus segera saja kerjakan. maaf, and makasihhhh :0
By Silly on 07.22.09 4:41 pm | Permalink
Ijin copas utk terjemahannya yah,,,
http://tinyurl.com/no32hk
By elueluegwgw on 07.22.09 5:28 pm | Permalink
wah, mas contradictiveminds kejatohan durian runtuh tuh di copas tulisannya ama selebblog :p
By ary on 07.22.09 5:50 pm | Permalink
Langkah nyata yg perlu dilakukan, dan kalau saya liat, langkah kongkrit ini harus jadi komitmen bersama warga negara, jangan hanya NATO.
*eh tp saya dah kenal ma tetangga belum yak*
By dobelden on 07.22.09 6:45 pm | Permalink
Baru jalan-jalan dari blognya mas contradictiveminds. Somehow I think, mas contradictiveminds ini banyak benarnya. Kayaknya yang menjadi masalah paling besar dinegri ini adalah media. Terkadang media kita terlalu memblow up sesuatu yang justru menimbulkan keresahan di masyarakat. Padahal apa sebetulnya yang dikejar? Rating tinggi kah? Lalu kemana tanggung jawab morilnya.
Ohya mbak silly, saya setuju dengan anda. Seharusnya pihak METRO TV yang rencananya akan menayangkan acara #indonesiaunite di televisi Besok malam pukul 7 kalo gak salah,*well, at least itu yang saya baca di twitter mereka :D* mestinya baca tulisan ini!!!
Ada yang bisa kasih tahu gak yah. This is a very good post! Ini bukan menentang gerakan #indonesiaunite menurut saya, tapi justru sebagai “peringatan” awal agar gerakan ini berjalan di rel yang benar.
Nice post silly, salam kenal. Saya suka perempuan cerdas dan berani seperti mbak silly. Hebat!
By Dana on 07.22.09 6:50 pm | Permalink
gue ga ikutan gerakan ini, Sil. dari awal gue ngerasa ini cuma keren-kerenan dan ga terarah. eh taunya bener. gue malah lebih simpati sama penduduk Indonesia di perbatasan yang tetep milih jadi WNI walaupun hidupnya susah dan ga diperhatiin. itu baru nyata, ga cuma gembar-gembor yang sebentar juga ilang.
By pupusscantik on 07.22.09 7:38 pm | Permalink
saya ikut gerakan ini, karena saya pikir kekuatan pressure groups dari ranah online sudah tidak bisa diremehkan lagi. ingat kasus prita mulyasari kan?
tentang banyak yang memakai tag #indonesiaunite dgn ngga relevan, misalnya ngetwit yg cekakak cekikik doang, kita tidak bisa mencegah. yang bisa kita lakuin cuma mengimbau, karena kebebasan di internet itu nyaris mutlak sudah. selalu ada free rider dr sebuah gerakan yg sdg tren (apalagi krn diliput media mainstream).
tp jgn melihat gerakan ini cuma dari yg sisi negatif itu. lihat juga, msh banyak kok yg ngetwit #indonesiaunite dgn nulis hal2 positif ttg negeri ini. harus berimbang juga dalam menilai.
dan soal act, saya pikir memang harus dielaborasi lebih jauh. tp dr kampanye online ini saja, saya pikir hrs jujur, saya mengakui rasa ketakutan saya atas teror ini berkurang. setidaknya, saya senang krn msh banyak anak muda yg peduli dgn nasib bangsanya.
demikian, just my two cents dan salam kenal.
By arya on 07.22.09 8:05 pm | Permalink
Buat tukang roti lagi…
nama gua pandhu…
bukan christin..
nah klo roy itu yg nulis di bawah gw…
jadi intinya ..
setelah postingan komen
baru ada nama penulisnya dibawahnya
dan bukan sebaliknya…
buset deh
@ mbak silly
maap sedikit nyampah ga penting
..abisan si tukang roti 2 kali salah
if u knw wht i mean…
wakakakaka
By pandhu on 07.23.09 12:58 am | Permalink
Well said! Setuju, setuju dan setuju. Kalau cuma jadi slogan doang memang #indonesiaunite jadi seperti ga ada gunanya. Tapi sloganpun ada gunanya, karena minimal slogan yang tepat, didengar berbagai orang, bisa menimbulkan perasaan atau pikiran tertentu. Macam advertising lah, atau kata2 Mbah Surip “i Love u full” udah kerekam di watak kolektif Indonesia. Jadi slogan ada gunanya kok; but agreed, yg penting langkah berikutnya.
Setuju juga bahwa nasionalisme yang baru ditemukan lagi patutnya diterapkan ke hal2 kecil sekitar kita; RT, RW, dukung ekonomi lokal, buang sampah pada tempatnya - semuanya mengarah ke negara yg lebih baik. dengan semakin banyak orang berbuat lebih baik pada mikrokosmos mereka sendiri, perlahan negara kita beneran jadi lebih baik kok. But before that happens, we have to sell the concept to them. Gimana caranya mengobarkan cinta bangsa lagi pada mas2 kondektur dan mba2 jual pulsa; kalo kalangan ‘elit gaul’ udah bersemangat #indonesiaunite.
Tapi kalo liat sejarah negara2 lain, dari hal2 inilah nanti, salah satu kalangan yang getol mengobarkan nasionalisme, akan merasa perlu terlibat langsung dalam pemerintahan untuk membuat Indonesia lebih baik, alias berpolitik. Kita liat aja nanti siapa ^_^
again, great piece of writing!
By Ario Tamat on 07.23.09 6:58 am | Permalink
jadi mbak silly, apa yang sudah Anda lakukan, i mean the true real action?
By noni on 07.23.09 7:18 am | Permalink
@noni:
Maaf jika saya yang menjawab, krn kebetulan saya sedang online diblog ini (sejak semalam), krn saya menemukan banyak artikel menarik untuk saya baca dengan bersemangat disini. Tidak semua perempuan punya courage seperti ini.
Saya pikir mbak noni perlu baca artikel ini sekali lagi dengan pelan-pelan. Anda akan menemukan bahwa pada saat kejadian, mbak silly berada di RS MMC untuk mendonorkan darahnya.
Saya quote ya, karena artikel ini saya baca berkali-kali semalam, jadi saya hampir hapal sekali isinya
“Saya sendiri hari itu juga standby ditempat untuk mendonor kalau ada yang butuh darah saya. Hanya saja, saya sedang dalam kondisi tidak sehat dan shock karena mesin cuci darah ibu saya tiba2 mati, dan saya malah harus sibuk nyari-nyari donor buat beliau.”
Semoga menjawab yah. Ohya, saya juga gak kenal sama sekali sama mbak silly, tapi saya kagum akan keberaniannya dalam mengemukakan pendapat, dan keberaniannya untuk berbeda dengan yang lain. I think, IMLO, you should read some of them if you want to know what has she done.
Buat silly, selamat pagi, selamat hari anak nasional. beruntung sekali saya ketemu blog anda kemarin. Sukses ya jeung.
By Dana on 07.23.09 7:37 am | Permalink
Ikut atau tidak ikut, tergerak atau tidak bergerak, semua itu datang dari hati dan jiwa masing-masing orang. Memang tidak ada yang mengharapkan karena sekedar ikut-ikutan. Tetapi memang semakin banyak kuantitas akan semakin mudah untuk mendapatkan perhatian dari dunia luar.
Saya juga sebenarnya tidak setuju dengan #IndonesiaUnite yg digunakan di posting yg isinya nggak ada hubungannya. Tapi posting2 itu juga berperan membuat #indonesiaunite menjadi di top Trending topic di Twitter selama beberapa hari. Impact nya adalah dunia internasional ‘noleh’ & aware bahwa kita juga memerangi terorisme. Hasil seperti ini memang yang diharapkan.
Di Facebook Page sekarang sudah lebih dari 50ribu user yang jadi Fans. Hanya dalam 4 hari. Mungkin ada yg sekedar ikut-ikutan. Tapi bagaimanapun jumlah Fans yang besar akan menjadi sorotan dunia luar.
Usaha menarik perhatian dunia luar ini sebenarnya selain berkait dengan peristiwa bomb tapi punya makna lain. Di bidang online media misalnya, jelas ini membuat mereka aware bahwa memang Indonesia punya user-user potential. Untuk yang berada di industri ini pasti kebayang kan manfaatnya
Itu kenapa kemunculan di offline media (TV, Koran, dll) jadi penting. Supaya bukan cuman sekedar omongan online, tapi lebih banyak orang yang menyuarakan hal yang sama. Itu cuman salah satu cara kok, diluar dari pasang bendera, pake t-shirt, pake pin. Tujuannya memang untuk ditanya. Punya kesempatan untuk menjelaskan, dan suara kita semakin keras.
“Kami Tidak Takut” = Menantang balik? ya dan tidak sebenarnya. Karena teroris itu tidak kita tantang pun melakukan serangan kan. Pernyataan ini memang menjadi tantangan terhadap siapapun yang mencoba meng-intimidasi kita. Menantang balik kan salah satu cara menunjukkan bahwa kita ada, punya kekuatan dan tidak bisa di intimidasi.
Jangan sampai kita yang takut dan pesimis. Yang penting dalam diri masing2nya kok. Dan pernyataan sikap nya. Dalam bentuk apapun. Hanya saja supaya lebih keras baik juga kalau dilakukan bersama.
Apa yang di posting oleh contradictiveminds adalah bagaimana dalam menanggapi kejadian teror/bombing. And I totally agree on that. Tapi itu bukan bagaimana melakukan pernyataan sikap. Bukan bagaimana memperbaiki citra bangsa.
Saya sudah melakukan sesuatu, Anda sudah melakukan sesuatu, tapi yang lain?
(sorry for the long comment
By Ramya Prajna on 07.23.09 7:45 am | Permalink
IndonesiaUnite ’s Official Twitter.
http://twitter.com/indonesiaunite
indonesiaunite = Indonesia Bersatu. KAMI TIDAK TAKUT. We Are Not Affraid. Indonesia Unite
By indonesiaunite on 07.23.09 8:02 am | Permalink
[...] dari tulisan contradictiveminds diterjemahkan oleh silly, berikut beberapa hal yang bisa kita [...]
By Saung Informasi » Blog Archive » Teroris Tumbuh Karena Kita ! on 07.23.09 8:43 am | Permalink
Hello semua, selamat pagi. Maaf, tadi habis posting saya langsung mengerjakan pekerjaan lain dulu sebelum kembali kesini. dan menemukan komen2 anda yang luar biasa.
Buat Mas Dana… anda sukses membuat saya terharu (lagi, after posting tadi pagi). Dan buat mas Ramya Prajna… aduhhh, makasih udah panjang2 jawabnya, I’m honored that you spend your time to post such a long comment.
Sebelumnya sekali lagi kayaknya saya perlu tegesin bahwa saya tidak menentang gerakan ini.
Mohon ini dilihat sebagai early warning, pager-pager yang mungkin saja bisa menjaga supaya kemurnian gerakan yang Mas Ramya bentuk bisa terjaga dengan baik.
Saya juga tergabung kok dalam gerakan #indonesiaunite, pun di Facebook, yang digagas oleh mas Epat Muttaqim. Saya gak menentang, tapi sekali lagi, mari kita educate semua yang bergabung dalam gerakan ini untuk menghormati niat mulia dari gerakan ini.
Kalo kita gak ngasih pagar, tanamannya jadi liar mas, ini maksud saya.
Kalo leadernya sibuk melayani pers, sementara yang mulai kelewatan tidak ditegur atau dibiarkan begitu saja… saya agak khawatir bahwa dunia hanya akan melihat gerakan ini sebagai gerakan Trend Sesaat saja… yang ikut-ikutan tanpa tahu apa sih misi dan visi gerakan ini.
Posting ini juga kenapa menyertakan potongan artikelnya mas contradictiveminds, supaya barangkali poin2 ini bisa diadopsi dan disebar luaskan kepada seluruh member yang ada di #indonesiaunite, sehigga awareness terhadap lingkungan sekitar kita, itu dimulai dari diri sendiri, dan sedini mungkin.
Kalo kata AA Gym mah 3 M:
1. Mulai dari diri sendiri
2. Mulai dari Sekarang
3. Melihat kekiri dan kekanan kalo mo nyeberang… *halahhhhh*
Jadi gitu mas Ramya… semoga kali ini anda tidak menangkap salah maksud posting saya.
Buat yang lain, yang dari kemarin seolah merasa saya menentang gerakan ini, saya mohon maaf. Kita semua ingin dunia melihat kita anak muda Indonesia (saya juga anak muda kok, hehehe) bersatu, dan menunjukkan pada dunia, bahwa kita tidak lengah, kali ini kita semua peduli.
(but I do scare… karena saya melihat langsung korban2 yang berdarah2, mendengar jeritan2 keluarga yang menangis, dan akhirnya ikut menjerit2 menangis karena tidak tahan mendengar tangisan pilu mereka)
Semoga gerakan ini makin membuat Dunia melihat kita sebagai negara yang cinta damai.
Selamat berjuang ya mas, doa saya menyertai kita semua.
By Silly on 07.23.09 9:00 am | Permalink
Eh Silly, don’t take it wrong. Saya sangat senang dengan posting mu dan semua pagar-pagar nya.
Kalau tertarik contributing more please contact me or Epat ya.
Thanks
By Ramya Prajna on 07.23.09 9:21 am | Permalink
Hahahaha… thanks anyway. Saya mungkin gak dibutuhin kontribusinya disana. So, Saya jadi tim penggembira sajalahhhh. :))
Ohya mas Ramya… kemarin saya dihubungi oleh mas Dimaz dari koran tempo terkait posting ini, dan meminta saya untuk menghubungi mas Ramya. Saya sudah meninggalkan pesan di plurk mas Ramya, gak tahu dah dibaca apa belum, cuma mo nitip pesan, mas Dimaz dari koran tempo kemarin menghubungi saya, tapi nyari penggagas #Indonesiaunite ini, hehehe…
*Damn!!! knapa bukan nyari saya sih, hahaha… Dulu mas Dimaz ini berhubungan dengan saya waktu meliput BFL dan ngerumpi.com*
Okay, sukses untuk acara live show nanti malam yah. Titip salam buat mbak kania sutisna winata, hahahahahhahahahahahahhahahahhaha :))
By Silly on 07.23.09 9:35 am | Permalink
waaaah… tulisan yang bagus banget dari Silly dan comment2 yang menarik dari semuanya.
Saya termasuk pengguna Twitter dan Facebook yang ikut dalam gerakan #IndonesiaUnite. Bahasan Silly dan semua komentar para pembaca benar2 memacu semangat saya untuk lebih memperhatikan esensi dari gerakan #IndonesiaUnite.
Masing-masing dari kita punya prinsip dalam menyikapi kejadian pasca ledakan bom Mega Kuningan. Mari saling menghargai dan mendukung serta mengingatkan sehingga Indonesia Unite benar-benar dapat direalisasikan dengan baik
By Tika on 07.23.09 10:41 am | Permalink
[...] a good write-up (in Indonesian) on the ideas against this [...]
By Serendipify! » Blog Archive » #indonesiaunite? on 07.23.09 11:18 am | Permalink
mba sillyyy… peluk ahhh. aku juga suka sebel liat twitter dari indonesiaunite nih isinya cuma spam doang. kesian yg bikinnya aja klo membernya cm ikut bt gaya2an doang
By panda on 07.23.09 11:25 am | Permalink
Sepakat, jeng Sil! Aku sejak awal udah menduga gerakan ini bakalan cuman jadi “trend sesaat”™ (check out my twitter). Makanya aku gak tertarik ikutan.
Dari dulu gerakan2 di dunia maya emang biasanya cuman gerakan ngomong doang, kecuali ada org yg mau jadi EO dan menjaga arah kegiatan.
Aku ada usul gerakan lain, yg kalo jeng Silly setuju, bisa memulainya. Gerakan ini lebih cocok jadi gerakan maya, krn memang bentuk gerakannya adalah cenderung cuman ngomong doang. Gerakan apa? Check out my comment here. Trims sebelumnya.
By bee on 07.23.09 11:31 am | Permalink
Yang namanya hashtag begini memang seing disalahgunakan orang. Apalagi yang populer, pasti dijadikan ‘tumpangan’ orang lain, malah ada orang luar negeri yang pake #indonesiaunite untuk promosi trailer film. Saya sendiri beranggapan, sebagian post yang kelihatannya biasa-biasa saja, menceritakan dia hari ini berangkat kantor, sarapan ketoprak atau apalah, ditulis dengan maksud berkata kepada dunia: Lihat, kami tidak takut, kami menjalani hidup seperti biasa! Tidak perlu tweet kita lantas berisi ancaman atau tantangan sama teroris, yang bisa bikin mereka lebih marah lagi. Menunjukkan kita BERANI menjalani hari seperti biasa pun sudah menunjukkan semangat dan keberanian melawan terorisme. soalnya harapan para teroris adalah kita takut!
Saya setuju harapan sama gerakan ini terlalu tinggi, bagaimana pun juga ini adalah aksi spontan orang-orang yang prihatin pada bom tersebut dan ingin menunjukkan kepada dunia - termasuk para teroris - bahwa kita tidak takut. Akankah hilang begitu saja? Ya wajar, topik apa pun lama-kelamaan akan surut di Twitter. Nah itulah saatnya indonesiaunite kita arahkan ke dunia nyata, apa yang bisa kita bantu? Apa yang bisa kita lakukan? Tapi dasarnya indonesiaunite sendiri bertujuan membangkitkan awareness. Jadi tak ada yang salah dengan itu.
By Saki on 07.23.09 12:06 pm | Permalink
entah darimana sayah bisa nyasar dan betah di bLog ini..
wow.. tuLisan yang hebat tante ! kritis.
tapi sayah sempat sebaL saat membaca post dan menyusuri komen hingga akhir nya sampai pada kLarifikasi anda.
sayah mendukung gerakan dan join sejak awaL sebeLum diLiput media. (tapi maaf, sayah beLum meLakukan sesuatu yang berarti
)
sayah memahami maksud peringatan awaL nya.
memang banyak sekaLi yang spam dengan hastag #indonesiaunite (mungkin sayah sempat termasuk juga :)) dan sebagian besar mereka mengartikan indonesiaunite dengan cara masing masing.
semoga gerakan ini terarah pada jaLur yang benar.
maaf komen nya panjang dan ga jeLas
saLam kenaL ya !
catatan : daripada teroris, sayah Lebih takut sama begaL dan rampok sadis yang makin merajaLeLa kini(terutama di propinsi sayah) dan membuat sayah siap sedia sajam
*curhatceritanya*
By tuannico on 07.23.09 1:04 pm | Permalink
entah darimana sayah bisa nyasar dan betah di bLog ini..
wow.. tuLisan yang hebat tante ! kritis.
tapi sayah sempat sebaL saat membaca post dan menyusuri komen hingga akhir nya sampai pada kLarifikasi anda.
sayah mendukung gerakan dan join sejak awaL sebeLum diLiput media. (tapi maaf, sayah beLum meLakukan sesuatu yang berarti
)
sayah memahami maksud peringatan awaL nya.
memang banyak sekaLi yang spam dengan hastag #indonesiaunite (mungkin sayah sempat termasuk juga :)) dan sebagian besar mereka mengartikan indonesiaunite dengan cara masing masing.
semoga gerakan ini terarah pada jaLur yang benar.
maaf komen nya panjang dan ga jeLas
saLam kenaL ya !
catatan : daripada teroris, sayah Lebih takut sama begaL dan rampok sadis yang makin merajaLeLa kini(terutama di propinsi sayah) dan membuat sayah siap sedia sajam
*curhatceritanya*
By tuannico on 07.23.09 1:07 pm | Permalink
teh silly :)..love ur postings so much!
aq suka bgt tulisan ini..pas banget soalnya aq juga lagi kesel sama beberapa orang yang ikutan indonesiaunite fan page di FB. kalo di forum diskusinya lebih parah lho teh silly, banyak cowo2 yang ngeluarin conspiracy theory segala, nyalahin negara2 lain, ujung2nya debat kusir ga jelas kaya talkshow politik di tv gtu. aq heran aja kok orang sampe serumit itu ya mikirnya, makanya aq post aja link blog teh silly yg postingan di atas, sama aq copy paste juga isinya. biar mereka bisa buka pikiran teh, kalo yang penting sebagai rakyat indonesia, lakukan dulu yg simple tapi berarti, ga usah ikut2an bikin suasana makin panas..hehehe..
sori lho teh aq jadi curhat..
anyway, it inspired me a lot..aq coba praktekin a.s.a.p..
once again, nice to know u.. ^^
By winda^nona-djadoel on 07.23.09 1:20 pm | Permalink
Ulasan yang bagus untuk gerakan #indonesiaunite. Minta ijin saya post di twitter saya ya… Terima kasih… Matur nuwun…
By Astrid Amalia on 07.23.09 2:20 pm | Permalink
Hai, Sil.
so.. jangan bilang lo ga dibutuhin. Pe er kita sekarang adalah buat bikin gerakan ini ga cuman trend gaya gaya an. Pe Ernya sekarang adalah ngajak yang udah tau, buat lebih tau dan bener bener tau, dan trus jadi ‘duta’ buat nyampein ke sekelilingnya. ( refer ke anak2 yang mau gaoll itu lhoh
). Pelan pelan, tapi pasti kita akan sampaikan ke temen2 yang sudah tergabung untuk ga ‘asal’ tweet.. dan bisa bener2 jawab kalo ditanya orang #indonesiaunite itu apaan? dan harapan kita, tiap individu punya kontribusi dengan cara apapun, sekecil apapun untuk Indonesia.
Well written.
Keresahan yang sama pernah gua alami. Seperti kesel dan BT liat ‘anak-anak’ ( emang anak anak? hiih ) yang asal ngetweet pake #indonesiaunite walopun isinya ga ada hubungannya sama message yg #indonesiaunite sampein. Tapi disetiap aksi, pasti ada dampak, positif, negatif,kecil, besar. Dan itu yang terjadi sekarang akibat ‘asal tweet’ nya orang2. Perhatian media jadi besar ( seperti yg kita sama sama tau, kita butuh media buat menyuarakan message kita ), perhatian lingkungan juga lebih besar, kalo akhirnya bisa jadi trend, biarin dulu deh.. at least jadinya nanya. Jadinya penasaran. Ga jarang temen2 gue nanya ‘ ngapain sih?”. Well, butuh orang2 kayak elo buat bantu jawab,
like Rama said.. lo udah kontribusi, gua udah kontribusi.. yuk..yang lainnya..kontribusi
Oh, ya.. kontribusinya juga bisa dengan nanya ke orang2 yang tgabung #indonesiaunite..apa itu #indonesiaunite. Yang ‘jawabannya sa;ah’ marahin aja.. omelin.. trus kasi tau.. hahhahha.
By Tickzie on 07.23.09 4:39 pm | Permalink
Eh..eh.. nambahin..
( and gosh..i know..ga gampang mungkin, ngasi tau budhe gua aja susah banget..
)
Kalo boleh.. yang baca tulisan Silly ini,
Dan menyetujui tulisan mas contradictive ( termasuk gue )
Ga hanya disimpen buat diri sendiri
Posting lagi, link lagi, daaaan.. kasi tau mama, papa.. om tante.. make it offline?
By Tickzie on 07.23.09 4:44 pm | Permalink
people yang posting twitternya aneh tapi tetap dengan hastag #indonesiaunite hanya berniat support temen2 lainnya agar hastag itu bisa menjadi trendingtopics di twitter.
so please dont judge them, klo saya malah bersyukur mereka ngetwit denga hastag tersebut. ini menunjukan semuanya antusias. isi kepala dan kapasitas semua orang tidak akan pernah sama, so gak akan mungkin kita bisa berharap semuanya bisa posting dengan konteks yang ideal.
Namun saya juga menghormati kok, masing-masing kita punya hak untuk bersikap. Meskipun saya akan lebih mengacungkan kedua jempol saya kepada siapa saja yang lebih kongkrit.
yang penting untuk indoensia, apapun itu!
By Epat on 07.23.09 5:51 pm | Permalink
to silly,
its nice seeing you tagging my article here in your super-duper famous blog.
to all that read this article slowly:
thanks for the support to silly and me to slap all the movement the youngsters of indonesia make, and realize, if they could have done this big in the internet, try go for real. if a third of your supporters here in internet try to make the movements real and applicable, hell, you could be Indonesia’s next president!
to all the fast reader:
please do read this article very slowly. i know it might be boring, but despite of judging silly slowing you down, it might be useful to you some way, someday. even though she said #indonesianunite at the title, im guessing what she ment is this article are ment for every movement here in the internet.
By contradictiveminds on 07.23.09 9:50 pm | Permalink
[...] PS: posting ini juga saya post di Sillystupidlife.com [...]
By Perempuan, perempuan dan perempuan » Perempuan dan Indonesiaunite on 07.23.09 9:53 pm | Permalink
oh and one more.
if i were you. instead of trying to make the owner of the blog and people here understand what your movement is, trying explaining via your own network. here, it might only be seen for about 80-90 thousand people. but your network (so-they-say) are buzzing way out abroad, arent you?
just my two cents.
By contradictiveminds on 07.23.09 9:53 pm | Permalink
contradictiveminds..
you rock dude..
^__^
By pandhu on 07.23.09 10:28 pm | Permalink
Wah, mas Contradictivemindsnya akhirnya nongol. Mbak silly kemana neh?
Next election, 2014, kalau anda berdua mau mencalonkan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden, kasih kabar yah. Negara kita butuh orang yang kritis dan berani mengemukakan pendapat, seperti kalian
By Dana on 07.23.09 10:41 pm | Permalink
Hai mas CM, kemana aja sihhh, dicariin banyak orang tuh, hihihii
Anyway, tadi saya sempat nonton acara ini live di metro TV. Sepakat bahwa kita bisa menunjukkan pada dunia bahwa kita tidak menyerah, and the bomb didn’t get us down.
Semoga pesan itu terdeliver ke member-member yang lain, supaya jangan ada anggapan bahwa kita cuma pengen keliatan ama dunia kalo kita eksis (penting yah hari gini eksis), tapi kita lupa untuk memupuk nasionalisme diantara kita.
Apalah artinya dikenal banyak didunia luar, tapi didalam, bangsa kita sendiri mencibir gerakan ini karena menganggap gerakan ini hanya buat lucu2an anak muda ajah. Mari kita buat mata luar melotot dan menyadari keberadaan kita, dan kedalam, lebih memupuk rasa nasionalisme dikalangan anak-anak remaja/muda kita. Gak semua kok, saya salut untuk teman2 yang tetap konsisten dalam kemurnian gerakan simpati ini.
Ya udah lah… intinya, sumpah mampus deh, saya tidak menentang, silahkan saja… tapi ya itu tadi… jangan kotori arti penting gerakan ini dengan spam-spam yang terkesan tidak simpatik
maaf kalo masih kurang berkenan juga
Indonesia bersatu!!
By Silly on 07.23.09 10:48 pm | Permalink
Ehhh, ada mas dana juga.
Makasih yahhh… masih betah aja di blog saya mas?… emang baca apaan aja sih?, hahahahahhaha.
Makasih sekali lagi. Salam kenal lagi deh
By Silly on 07.23.09 10:49 pm | Permalink
SEJUTUUUUUUU!!
Gw masih pro Indonesia Unite abis say, tapi gw menyayangkan posting2 gak penting itu.. kan sayang yah.
Eniwei.. gw jadi ikutan aahhh nginget2in buat posting yang bener, abis sayang udah bagus2 kan!
By nadia on 07.24.09 2:50 am | Permalink
Aku pikir, hanya aku doang yang berpikir seperti ini, ternyata kita punya pikiran sama, NATO. Not action Talking Only. AKu juga masuk group itu. sempat mengganti gravatar FB dengan merah putih. Tapi apakah bentuk simpati atas aksi ini hanya seperti itu? saya pikir lagi ah belum tepat ini maaaaah… apa nya yang kurang ya….. eh malah nemu tulisan disini.
Btw ini sempet di ajukan ke yang punya indonesiaunite nggak?
By pakde on 07.24.09 7:33 am | Permalink
lebih parah lagi, forumnya dijadikan ajang nyepam.
Jualan Pakaian #IndonesiaUnite
indonesiaunite.com
Untuk model yg di foto ini (model A) , bisa diambil mulai tgl 30 Juli 2009 di DUPER HOUSE, BLOK M SQUARE LT.3 BLOK B 090 (ARAH PARKIRAN).
Harga Rp 50.000.
KAOS GRATIS untuk 12 pengunjung pertama (1 orang, 1 kaos).
Model 2 & 3 = Rp 60.000
Untuk semua model ONGKOS KIRIM GRATIS untuk WILAYAH JABODETABEK.
Parno dan katro jadinya
By pakde on 07.24.09 7:34 am | Permalink
AKu kan jauuuuh gimana belinyaaaaa
By pakde on 07.24.09 7:36 am | Permalink
[...] kita menghadapi terorism di Indonesia. Kalau mau versi bahasa indonesianya, bisa mampir di blog mbak silly Intinya yah, kenali tetangga kita dan pertajam rasa memiliki pada lingkungan sekitar. RT, RW, [...]
By Indonesia Bersatu, Indonesia Kebanggaanku « CELOTEH MINI on 07.24.09 8:02 am | Permalink
PAKDEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE…. *ngakak guling2*
Hahahahahahahha… kok malah curhat disini sihhhh, hehehe.
Anyway, iya, aku mencoba menyuarakan keprihatinan teman-teman yang awalnya merasa simpati yang sama ketika peristiwa bom berlangsung… dan lama-lama mulai merasakan gerakan ini kok tidak menunjukkan rasa simpati yang dalam lagi untuk para korban… malah mulai jualan dsb.
Belum tentu semua org yang bergabung mau dijualin apa2 khan?
Ini yang membuat saya prihatin dan menulis artikel ini pakdhe… hehehe. Saya tadinya gak mo ikutan, tapi saya pikir kayaknya gak ada salahnya juga kalo saya menyumbangkan ide untuk gerakan ini supaya lebih real dan tetap menunjukkan nasionalisme yang tinggi.
Kita tunggu saja deh, semoga bisa terlaksana.
By Silly on 07.24.09 8:39 am | Permalink
Smoga cepet keliatan aksinya, dah terlalu banyak orang bicara tapi ga keliatan hasilnya…
By Sari on 07.24.09 10:15 am | Permalink
Awalnya trending topik #indonesiaunite cukup menarik karena isinya kaya “why you should visit Indonesia?”, “What’s only in Indonesia?” or things like that. Dengan harapan orang bisa baca, ada apa dengan Indonesia. Makanya gw ikut2-an nulis trending topic. Tapi iya sih lama-lama kalo liat #indonesiaunite jadi ga nyambung
Lama2 fungsinya sama kaya ’cause’-nya facebook yang cuma simbol ikut2an doang, without make any differences.
What do we do after we unite? hmmm
By Darkened Skye on 07.24.09 1:39 pm | Permalink
Sil, aside of this so called indonesiaunite, how about your own movement.
Seblm terjadi kejadian org bego maen petasan ini yg penyebabnya hanya teroris, kamu sudah mendirikan suatu gerakan yg lebih mulia, yg lbh banyak dibutuhkan, yg menurutku lebih dibutuhkan dr bersatu2 ini.
Semua orang butuh darah sil, dan itu tanpa batasan wilayah, negara, bahkan agama.
Biarkan org rame2 treak bersatu2, krn mereka hanya br triak. Sedangkan kamu sudah berhasil mengumpulkan orang, pasukan2 yg siap mendonorkan darahnya setiap saat diperlukan dan itu sudah berjalan.
Kamu sudah susah payah berusaha untuk bisa mengadakan suatu acara utk situgintung, mana kelanjutannya?
Ayo sil, wake up, you still a lot of work to do..
By woelank on 07.24.09 6:16 pm | Permalink
Agree to woelank!
Your movement are more real, your movement are more sharp, your movement are more true.
You have a real member, with a real attitude, with a real act.
Your movement even had already took effect of uniting your member and people that know the movement.
You already start uniting indonesia long before everybody shout that so-called-famous jargon.
But woelank, something that as big as BFL cannot be run alone by silly only. It would need all 56 caring hands and thoughts of the founders. Silly have gave birth to it. She even had it educated a bit. But how will it grow, it depends on how you and me and the other 53 member would raise it.
Jakarta, Bogor, Semarang, Jogjakarta, Surabaya and Medan has felt the presence of Blood For Life. It even gone international, thanks to Luigi
but will it only restricted to any of those cities? That’s up to us to decide. Don’t leave silly alone. She also needed the caring hands of other 53 founders of Blood For Life, beside you, me and her self.
BLOOD FOR LIFE, please do resurrect. Silly has light the first candle. Would you care to pass yours so it would gone brighter?
By contradictiveminds on 07.25.09 12:08 pm | Permalink
Wah, iya yah, bener juga. Saya pernah baca soal gerakan BFL ini, yg Silly dan teman-temannya. Masih jalan terus kan yah? Kalau saya mau tahu gerakan ini lebih detail, mas contradictiveminds atau mas woelank bisa jelasin barangkali?.
Kalau Silly baca ini, saya usul silly mungkin bisa posting lagi mengenai gerakan ini, supaya kita semua tercerahkan kembali. Saya sempat ingin bergabung ketika itu, tapi karena “hura-hura” pemilu ini memang benar-benar menyita waktu dan energy saya. Ini juga baru selesai ikut tim salah satu capres dari KPU untuk mendengar hasil keputusan KPU, yang ternyata masih berbuntut panjang, karena memang mengecewakan banyak pihak.
btw, tadi sempat ada yang ngomongin tentang #Indonesiaunite yang tidak terkontrol, lalu ada yang mengingatkan tentang posting ini yang katanya menentang gerakan #indonesia unite. Saya senyum sendiri sil, karena saya tahu, kebanyakan yang beranggapan kamu menentang gerakan ini, pasti fast reader toh :).
Mengenai gerakan sosial seperti yang silly gagas, memang seharusnya didukung oleh banyak pihak menurut saya. Silly, dalam banyak hal sudah menyalurkan energy yang seperti ndak habis-habis (baterainya lithium ya sil?). Tapi yo ndak mungkin juga semua dikerjakan sendiri yah. According to your comment mas contradictive, I think Silly needs our support, isn’t she?
So, silly, kalau baca ini, bisa tolong tulis lagi tentang BFL? Sekalian menunjukkan bagi bahwa tidak perlu berteriak kencang-kencang untuk menunjukkan kita peduli. Lakukan sesuatu, itu lebih penting.
Salut dan bangga saya kenal silly. Keep up your good spirit and energy yah! You’re brilliant girl!
Ngomong-ngomong, kalian kan semua anak muda, walaupun saya belum bisa dibilang tua, tapi menurut saya, gerakan kalian ini kenapa tidak digabungkan saja menjadi gerakan yang jauh lebih besar. Saya pikir pemerintah pasti mau membantu sebisanya untuk mendukung gerakan kebangkitan pemuda pemudi Indonesia ini.
Silahkan dipikirkan. Sekedar saran saja, dari seseorang yang sudah cukup lelah melihat bangsa ini belum punya pemimpin yang benar-benar bisa diandalkan.
By Roy on 07.25.09 12:42 pm | Permalink
Errr… boleh terharu gak di posting sendiri… hehehehe
Aduh, kalian ini, bikin dada saya sesek karena haru. Gak bisa menggambarkan antara bahagia karena teman-teman saya masih ingat dan tetap mensupport gerakan BFL itu, padahal saya dah mulai hopeless karena sepertinya teman-teman mulai tidak peduli, dan menyerahkan semua sama saya… *curhat colongan*
Nyampur rasa malu juga, karena sampai sekarang gerakan ini hanya begitu-begitu aja, maaf banget teman-teman.
Ok, tadi terbangun dengan kepala yang masih migrain akibat kurang tidur sejak semalam, jadi belum baca komen2 disini. Saya baca dulu yahhh… sekarang cuma mo bilang makasih aja dulu… Tadi ngintip email, ternyata ada komen2 ini yang bikin mata saya jadi burem… *I think I need a new glasses now, tiba2 tuts2 keyboardnya jadi burem semua sih, hihihi*
Udah ah, sebelem makin garing, udah dulu yah… mo baca dulu, I’ll be back with my respons after that
Ohya, sepintas baca komen pak Roy (gak berani manggil ams lagi ahhhh, jangan2 pak Roy temen papa saya/temennya papanya temen saya, hihihihi…
Bentar ya ommm, baca dulu
By Silly on 07.25.09 12:53 pm | Permalink
Eh, semua harus dibales yahh… errr, okay, but it will takes time.
Pokoknya makasih dulu buat semua yang udah komen, yang udah linkback, juga yang komen diblog saya yang lain, dan di website ngerumpi.com, pokoknya semua, makasih banyak. Please jangan anggap ini tulisan yang menentang gerakan ini. Please yah. Saya beneran lelah mengcounter tuduhan teman-teman. Saya bersimpati kok sama gerakan ini, tapi saya juga gak suka melihat siapapun yang tergabung didalamnya dibiarkan liar uncontrollebel. Fungsi leader disini diperlukan untuk keep this movement on it’s holy track, if you know what I mean
Ok, saya bales satu2, tapi yang urgent2 dulu yah, yang lain menyusul. Semoga kpala saya bersahabat hari ini, migrain soalnya
Padahal saya pengen posting sesuatu. Liat nanti aja yah 
By Silly on 07.25.09 1:00 pm | Permalink
To Roy,
Though I am the most inactive member of BFL, since woelank hasn’t answer your question, and silly has informed me that she can’t answer your question due to her condition at the moment, please allow me to gave you the general explaination of BFL.
BFL was founded on this early 2009 by this 56 email accounts, which -i guess- represent 56 people. Then, we agree on declaring that this is a “movement” (not a foundation nor a organisation) to kept its original purpose, which are non-profit.
I guess all of the 56 founder agree that silly is the heart of this movement, and the rest of the 55 founder are the brains.
For the record, the term “founder” does not mean we own the movement as in any of the right that would arise from there will be claimed, no. Founder means that the people who care, wheter this movement are giving effects to each and every one of the member.
BFL is currently a mailing list from googlegroups called blood-for-life@googlegroups.com. The website in currently under construction, and hopefully will go live in the third quarter of this year.
How do we giving effects to the real life? Well its very simple.
Every person must submit their names (nick or web names are suggested, but real names are preferred), blood type and rhesus, domicile (city only) and age. If one member needed a blood transfusion he/ she will email the BFL mail-list and requested the blood type and rhesus, and also the hospital where the transfusion will be held. The other member who are in the same blood type and rhesus and think that he’s around the hospital are obligated to stop by and have himself a transfusion for the needs.
“Member” may also the person who are in the mailing list or someone they know. And that someone might have been you.
I guess that’s the short version on what and how BFL is.
hope you are informed now.
Other members, please do correct me if what I wrote here contain false information.
By contradictiveminds on 07.26.09 12:33 am | Permalink
Wow, baca keterangan mas contradictiveminds saya kok ngerasa ini jauh lebih real ketimbang kita teriak tidak takut.
Kenapa mbak silly gak gabungin aja gerakan ini dengan gerakan #indonesiaunite yah. Kan udah ada ajakan mas ramya tuh diatas untuk kolaborasi. Saya setuju gerakan ini lebih real untuk dijadikan gerakan off air untuk IndonesiaUnite. Supaya dunia luar bisa melihat, teman-teman di Indonesia tidak takut terhadap serangan apapun. Kami diluar juga pengen mengadakan donor darah bareng di kedutaan besar, tapi sepertinya teman-teman keberatan karena darah yang kita sumbangkan masuknya ke bank darah setempat (kalau di indonesia PMI).
Sukses untuk mbak Silly dan teman2 BFL, sukses untuk #Indonesia bersatu, Sukses untuk kolaborasi anak muda di Indonesia. Bangga loh saya jadi anak Indonesia, walaupun saat ini saya tidak tinggal di Indonesia, tapi saya mendukung tiap gerakan yang dibentuk oleh teman-teman di Indonesia
So, how can I join the movement? How can I contribute? Let me know.
By Deasy on 07.26.09 4:50 am | Permalink
Pagiii semua… pagi mas Contradictiveminds, aduh makasih banget, udah bantuin jawab. Om Roy, maaf yah… kemarin beneran silly dah nulis panjang2, akhirnya gak kuat untuk post, karena kepala saya sedang benar-benar tidak bersahabat.
Kemarin tuh saya kebangun cuma mo ngecheck email, kali-kali ada yg urgent, dan nemu komen om Roy. cuma pas mo bales, kok matanya gak kuat banget. Akhirnya saya nyerah, trus tidur lagi. Sebelumnya saya titip pesen sih sama mas CM untuk bantuin saya jawab karena udah bener2 gak sanggup mendangin layar komputer.
Nanti saya buat postingnya. Kalo udah, om Roy bantuin sebarin di Instansi Om Roy boleh gak? Hihihihihi… ini bukan untuk kepentingan saya kok, tapi untuk kepentingan teman2 yang mungkin nanti butuh bantuan… and it might be us, isn’t it?
By Silly on 07.26.09 6:19 am | Permalink
Maaf br bisa ngecek, koneksi si kuning yg sinyalnya sok kuat lg kurang bergairah sampe lewat hp aja susah.
Tampaknya secara singkat sudah diterangkan oleh contradictiveminds seperti apa BFL itu.
Mungkin saya tidak dpt berkata banyak krn masih banyak teman2 yg berkompeten dibanding saya.
Saya pribadi bisa dibilang lebih ke pengguna jasa, tukang kompor ke org2 kalo ada lho gerakan beginian. Mungkin saya jdnya hanya bisa mengingatkan silly dgn gerakan yg dia rintis.
Gpp kan sil…
By woelank on 07.26.09 7:35 pm | Permalink
To Deasy,
How will you participate? Gampang ko…
Seperti yg dibilang mas contradictiveminds, kirim nama, golongan darah plus rhesusnya, nama kota (in your case, please submit country name, krn si hati dr gerakan ini telah membuat pengakuan ke saya kalo dia sangat hebàt dalam machinery, tp 0 besar di geografi :p) dan age n sex. Kirim ke sillystupidlife@gmail.com n you’ll soon will granted an invitation.
Encourage all of your friend there to join BFL. The more, the merrier
eh, ini bukan iklan lo ya, tp kalo anggota BFL di kota itu cuma sendiri, ya ngga mungkin kan dia bisa ngebantu orang2 di jakarta sini atau dibantu sama orang2 dr Indo?
Well, if you don’t, don’t worry, movement like this will find its way around to reach all of the members and their friends.
Semoga jelas yaaa
cepetan gabung, ngga ada ruginya, BFL juga ga dpt untung… Dapetnya cuma teman, lots of it, dan sense of unity..
Ow by the way, just to avoid misunderstanding:
1. BFL does not and will not charge for anyone for anything. Its totaly free. Kalau mau menyumbang, please do, but please not in form of money. We prefer you donate your friends and connection
2. BFL still haven’t store (and does not have a storage :p) blood, in any kind of type or rhesus. All transfusion occured live. From the nearest member who passes by to the recipient whose in need.
3. BFL are willing to cooperate with anykind of movement, organization, foundation on condition that (a) the cooperation did not and will not based on loss and profit basis; (b) the cooperation did not and will not distribute nor use such info or member of BFL for terrorist or anÝ unlawful act; (c) the cooperation did not and will not use for any political matters.
Ah.. Senangnya menjelaskan BFL..
By ary on 07.26.09 11:23 pm | Permalink
To Woelank:
Gpp banget lank… malah bagus kalo diingetin. Kemarin2 gue justru hopeless karena kirim email di milis gak ada yang bales… gue pikir orang dah lupa ama gerakan itu…
Sengaja facum waktu pilpress karena takut malah ngerepotin teman2 yang mungkin punya kesibukan sendiri berkaitan dengan pilpres
Makasih sekali lagi ya lank.
@Ary:
Ijin copas comennya dan comen dari mas CM untuk saya posting lagi yah… Semoga kali ini menjadi benar2 nyata, untuk Indonesia unite.
Ah, senangnya ada yang nolongin jelasin BFL.
By Silly on 07.27.09 10:51 pm | Permalink
[...] pikir, biar gak kepanjangan artikel ini, ada baiknya teman2 baca keterangan yang dijelasin sama Mas ContradictiveMinds and Mas Ary, yang sama2 tergabung dalam BFL (BloodForLife) di posting yg [...]
By Sillystupidlife » Blog Archive » OUR BLOODFORLIFE FOR INDONESIAUNITE on 07.28.09 8:01 pm | Permalink
[...] artikel ini, ada baiknya teman2 baca keterangan yang dijelasin sama Mas ContradictiveMinds and Mas Ary, yang sama2 tergabung dalam BFL (BloodForLife) di posting yg [...]
By Your BloodForLife 4 IndonesianUnite « Blood For Life on 07.28.09 9:48 pm | Permalink
[...] belum lupa tulisan saya yg kemarin disini, yang saya repost juga di [...]
By Perempuan, perempuan dan perempuan » Perempuan Dan Ajakan Untuk Donor Darah Nasional Demi Indonesia Bersatu on 07.29.09 11:33 pm | Permalink
[...] pikir, biar gak kepanjangan artikel ini, ada baiknya teman2 baca keterangan yang dijelasin sama Mas ContradictiveMinds and Mas Ary, yang sama2 tergabung dalam BFL (BloodForLife) di posting yg [...]
By Public Blog Kompasiana» Blog Archive » Stop Teriakan “Kami Tidak Takut”, Saatnya berbuat Sesuatu! on 07.30.09 6:15 am | Permalink
[...] This post was Twitted by santylivita [...]
By Twitted by santylivita on 07.31.09 7:39 pm | Permalink
Kenapa harus tidak setuju hanya karena banyak anak-anak muda gaul? Baru kali ini gua ngerasain ada satu cause yang bikin kita sadar skrg posisi bangsa kita dimana, dan 40 ribu orang sadar adanya gerakan (meskipun masih online) itu bukannya bagus kah? Bukannya ada channel seperti ini harusnya dimanfaatkan? Kenapa harus antipati karena ini tidak “elit” hnya untuk beberapa orang dewasa (gua juga dewasa sih sebenernya haha)lagi? Kenapa malah sebel kalau pake avatar merah putih? Nggak ngerti deh gua. Ada yang ngomong, jangan cuma online, online percuma. Nothing is percuma. Kita spread awareness, setiap hari kita diingatkan bahwa kita dibom, dan ada media untuk mengingatkan kita. Don’t we all use facebook? Don’t we all use twitter? Bahkan untuk mengeluh hari ini kita sembelit pun? Kenapa kesel sih kalo ada yg pake hashtag indonesiaunite buat promote makanan indonesia? Heran! I dont get anyone think they are “above” all this, like they’re kind of some freakin saint who does all the saving in this world.
Just sayin’
By Diandra on 07.31.09 7:44 pm | Permalink
Dear Mas Diandra,
Pertama… bolehkah kita berteman dulu?… karena kalo anda menganggap saya defendent anda, saya yakin kita tidak akan pernah nyampe kemana mana…
Kedua…
Pleaseeeeeeeeeeeee banget baca komen saya untuk Ramya. SAYA TIDAK MENENTANG. (masyaololoh, bisa gak yah org baca tulisan ini pelan-pelan, gak fast reader aja, supaya soulnya dapet).
Saya sumpah demi apapun mas, kalau perlu demi anak saya yang autistik,.. saya tidak menentang gerakan ini…
Kalau anda baca tulisan saya yang selanjutnya… BFL dan IndonenesiaUnite justru sudah berencana memggabungkan kegiatan ini menjadi even yang benar2 nyata.
Ahh, saya sedang tidak punya energi untuk menjelaskan nait tulus saya mas. Jadi silahkan anda judge saya seperti yang anda mau… saya dah mulai capek.
Kalau mau membantu gerakan “OUR BLOODFORLIFE 4 INDONESIA UNITE” mari kita tanggalkan pakaian apapun yang melekat pada kita. Jangan anggap ini gerakan saya… sampai sekarang saya masih “ngumpet” dan sama sekali TIDAK PERNAH PUNYA NIAT UNTUK JADI MALAIKAT.
Disisa hidup kita, yang menentukan kita jadi malaikat atau tidak itu hanya yang empunya kehidupan ini mas…
Dan yang memilih kita untuk bergerak dan berbuat sesuatu untuk sesama itu, datangnya dari hati… bukan dari Otak, karea yang datang dari otak, biasanya tidak tulus.
Sekali lagi, mohon baca dengan hati, bukan dengan otak, lalu percayalah bahwa, niat saya tulus, buktinya twitter sekarang sudah jauh berkurang spamnya bukan?
Thanks for the nice comment mas Diandra.
By Silly on 07.31.09 8:06 pm | Permalink
Ini mbak mbak by the way. Okay, I guess you have a point. Great for your Blood for Life campaign (I did read it). I know mbak, I’m sorry, I did fast read it, and I admitted I thought you were one of those self-rightous people, you know? Glad to see you aren’t though. But anyway, the point of writing is to emulate thoughts, to provoke people, to stir opinions. By writing this, you have achieved all those. Well done. I now feel stupid for changing my avatar to red and white. :/
By Diandra on 07.31.09 8:56 pm | Permalink
Wah, perempuan toh, hihihi… *salaman sambil pelukan*
Saya juga sempat mengganti avatar saya dengan merah putih selama sehari dua hari, tapi begitu ngeliat anak-abak abege yang sampe janjian aja masuk ke Hastag itu, kok ya jadi kerasa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan perhatian dunia.
Kalo mo berbuat sesuatu, sebetulnya ini yang paliiing sederhana dan paling gampang, won’t cost us anything, but will means everything for others.
Kebayang gak mbak… kalo semua yang pake lambang merah putih itu, secara serempak mendonorkan darahnya untuk persatuan dan kesatuan indonesia… wuihhh, gerakan kita itu akan dikenang sepanjang masa sebagai kebangkitan (lagi) pemuda pemudi Indonesia diseluruh negeri.
Never feel stupid mbak, gpp kok, tapi yang paling penting lagi adalah, gak terus menerus bilang “KAMI TIDAK TAKUT, WE WILL NOT GO DOWN”, tapi tidak melakukan apa2 selain itu. At lease kalo mbak gak bisa mendonor, bantu nanti kalau mendekati hari H-nya untuk mensosialisasikan ke teman2 terdekat mbak. Thanks sudah mengerti saya… Saya ngerti kok. yang di kompasiana lebih parah, nyuruh saya mengembalikan negara ini pada Idiologi Pancasila dan UUD 45. Lah, kalo yg abstrak2 gini malah saya gak bisa, hehehe
By Silly on 07.31.09 11:43 pm | Permalink
Fiona, it is a great post thanks for writing it!
By babafisa on 08.03.09 8:40 pm | Permalink
@babafisa:
WHO TOLD YOU MY NAME IS FIONA! YOU’RE WRONG, I’m sorry dear.
By Silly on 08.03.09 11:57 pm | Permalink
I hope this was a very interesting post thanks for writing it!
By hotspotshield on 08.04.09 6:47 am | Permalink
ooh.. Namanya fiona tokh? Akhirnya tau jg nama aslinya..
By ary on 08.09.09 1:01 am | Permalink
Wah, jadi mbak Silly ini nama aslinya fiona yah, wah baru tahu saya. Mas Ary tahu dari mana? Kenal mbak Silly juga?
*mulai google fiona, silly, fiona-silly* (waduh, susah je. Kalau udah mulai tua gini ndak ngerti saya nyari fiona di internet ini, buanyak ke wampyunn yo?… hehe..)
By Roy on 08.09.09 9:39 am | Permalink
[...] Siapa yang tidak menonton drama penggrebekan gembong teroris yang diduga adalah Noordin M Top? Kalo iya, berarti anda tidak baca himbauan saya disini, maupun yang ditulis oleh mas CM disini… STAY UPDATED!!! [...]
By Sillystupidlife » Blog Archive » Mereka Ada Dimana-mana, Beware!!! on 08.09.09 11:45 am | Permalink
Waaakkkkkssss, siapa pula yang nyebar2 issue nama gue FIONA???
Hahahahahahha… Aduh, jangan nyebar issue yang belum tentu kebenarannya deh, situ mo tanggung jawab kalo nanti Eko Patrio ngira ini blognya Istrinya?
*nglanjutin ngakak guling2 lagi*
*aduh ini tret mulai keluar dari jalurnya yahhh*
stop ngomongin nama gue aslinya siapa, let’s back to our movement guys
By Silly on 08.09.09 11:56 am | Permalink
[...] Siapa yang tidak menonton drama penggrebekan gembong teroris yang diduga adalah Noordin M Top? Kalo iya, berarti anda tidak baca himbauan saya disini, maupun yang ditulis oleh mas CM disini… STAY UPDATED!!! [...]
By Perempuan, perempuan dan perempuan » Perempuan dan Terorist, Mereka ada dimana-mana!!! on 08.09.09 12:17 pm | Permalink
Thank you for this valuable post. It changed my mindThank you for this valuable post. It changed my attitude
By npoet.ru on 08.09.09 4:21 pm | Permalink
Kemarin gw udah ketemu sama mbak Silly.. terus gak sengaja ngelihat kartu namanya.. ternyata tertera ‘BAMBANG SUJIWO’.. lhah, jadi ?????
By Embun on 08.10.09 11:06 am | Permalink
@Embun:
*komat kamit baca doa… ampunilah mereka yang merusak tret ini, dan kembalikan tret ini kejalur semula* =)) =))
By Roy on 08.10.09 11:22 am | Permalink
Makasih Mba’, artikel ini mencerahkan sekali. Dari awal munculnya gerakan Indonesia Unite saya mencari-cari apa kira-kira bentuk nyata yang bisa dilakukan untuk menyampaikan simpati dan pesan dalam bentuk offline utk momentum #indonesiaunite ini. Dan salah satu caranya ada di blog ini, terima kasih sekali lagi Mba sudah mengingatkan agar tetap dalam jalur yang seharusnya.
Oh ya mengenai avatar yang berwarna merah putih, sebentar lagi kan hari kemerdekaan tuh, gpp itung2 memeriahkan 17-an
*berhubung di rumah gada tiang bendera*
By Ihwan on 08.11.09 2:47 am | Permalink
ikut gabubng donk,,, kapan ngadain donor darah lagi nieh?
By Reska on 10.22.09 2:53 pm | Permalink
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>