KNAPA “PAKAI BAJU” KALAU “TELANJANG” LEBIH INDAH…
Dalam satu hubungan,.. seringkali kita menutupi wajah kita dengan berbagai topeng dan menutupi tubuh kita dengan “Pakaian-pakaian” yang sesuai dengan yang INGIN dilihat oleh orang disekeliling kita…
Sebetulnya tidak ada niat jahat sedikit pun dibalik semua itu, karena saya yakin anda melakukannya untuk kenyamanan hubungan anda bukan???… Untuk menjaga supaya org disekeliling anda merasa nyaman dengan kehadiran anda.
Namun terkadang, jauh dilubuk hati kita, ada rasa tidak nyaman ketika ada hal yang masih kita sembunyikan dari pasangan kita.
Jujur saja… ketika pertama kali kita memutuskan untuk menjalin hubungan dengan orang lain… kita cenderung menutupi wajah asli kita. Atau kita cenderung “berpakaian” seperti yang pasangan kita inginkan.
Namun, ketika hubungan itu sudah memasuki tahap yang lebih mendalam lagi… anda akan merasa tidak nyaman dengan ketertutupan tersebut.
Semakin lama anda membiarkan pasangan anda tidak melihat anda secara “telanjang”… semakin lama anda membiarkan pasangan anda mencintai bayang-bayang yang ada dalam benaknya mengenai anda… “Perempuan dengan Pakaian yang Indah”
Menurut saya, IT’S NOT FAIR...
Tidak adil rasanya membiarkan orang yang mencintai anda tenggelam dalam bayang-bayang semu anda yang indah-indah saja.
Jangan biarkan pasangan anda tidak mengenal anda secara utuh… Tidak belajar menerima anda apa adanya, dan menerima segala kelebihan dan kekurangan anda.
Jika pasangan anda tidak dapat menerima ke”telanjangan” anda… atau mungkin tidak suka dengan salah satu “bopeng” pada tubuh anda, maka berbesar hatilah untuk kehilangan cintanya… Karena itu berarti dia hanya mencintai “pakaian yang melekat” pada tubuh anda.
Dalam sebuah hubungan, biarkan dia mencintai anda secara “telanjang”, dengan segala kekurangan anda… dengan segala keburukan anda… dengan segala coreng-moreng yang mungkin ada dalam hidup anda dimasa lampau… dan dengan segala “pitak-pitak” yang ada dikepala anda.
Jangan terlalu lama bermain-main di area “Comfort Zone” anda!!!…

Give him/her the chance to chew all things, even the bitter one, before he decides to drown in his/her love for you. Iya… Beri dia kesempatan untuk “mengunyah segala hal, termasuk yang pahit-pahit sekalipun”, sebelum dia memutuskan untuk semakin tenggelam dalam cintanya pada anda.
Biarkan dia memutuskan untuk, either “Menelan” yang pahit itu… atau “Memuntahkan”nya kembali… lalu mencari makanan lain untuk dia makan.
Memang, ketika anda “telanjang”… resiko bahwa dia tidak akan menyukai “tubuh-telanjang” anda (dalam tanda kutip ya bokkk… catet!
), bisa saja terjadi. Namun menurut saya itu resiko yang harus anda ambil. Ketimbang harus terus tenggelam dalam kepura-puraan dan mengcover diri dengan “pakaian-pakaian indah”.
Ketika masih ada yang anda tutupi dari pasangan anda… akan sangat tidak nyaman rasanya bukan??… Serasa ada yang mengganjal langkah anda, karna masih ada sesuatu yang anda sembunyikan. And I know, it’s a very uncomfortable feelings.
Pertanyaannya kemudian adalah… Tega kah anda membiarkan orang yang anda kasihi,… mencintai anda berdasarkan pada apa yang ada dalam imaginasinya saja?, Yang dia create berdarkan topeng dan pakaian yang kita kenakan?…
Hmmm… sekali lagi menurut saya tidak fair, gak adil untuk pasangan kita… Tidak layak rasanya membiarkan pasangan anda terbuai dan melayang dalam khayalan tingkat tinggi tentang anda… karena cepat atau lambat, anda pasti akan “tertelanjangi” juga… Dan disaat itu, pasangan anda mungkin saja akan jatuh terhempasss,… ketika mengetahui bahwa apa yang ada dalam bayangannya…. tidak seindah tubuh “telanjang” anda.
Carilah waktu yang tepat… untuk “telanjang”.
JANGAN terlalu cepat, tetapi jangan terlalu lama (keburu basi bok, hehehe). Karena ketika hubungan anda masih premature… bukan ketelanjangan anda yang dia butuhkan… Ada yang lebih dibutuhkan dari ketelanjangan anda… yaitu “SELIMUT” cinta yang menghangatkan dan mempererat hubungan dengan pasangan anda…
Biarkan selimut ini dulu yang menjadi pupuk yang menguatkan akar hubungan anda dan pasangan… Ketika akarnya sudah cukup kuat untuk bertahan… itu berarti saat yang tepat untuk anda “menelanjangi” diri anda…
Jika saatnya sudah tiba, jangan menunggu terlalu lama, segera telanjang didepan pasangan anda…
1. Lepaskan semua “pakaian kebohongan” anda…
2. Tanggalkan semua “topeng kemunafikan” anda…
3. Buka semua “jubah kebesaran” dan kemewahan anda…
4. Tampilkan “tubuh” anda apa adanya, dengan segala kekurangan anda…
5. Biarkan dia memutuskan… akan tetap “menatap tubuh” anda… atau akan “memalingkan muka” kah dia dari anda…
6. Siapkan hati anda for the worst case.
Dengan demikian, anda akan lega…
Barangkali pada akhirnya dia akan memutuskan untuk memalingkan wajahnya dari “tubuh anda”… Tapi bukankah itu jauh lebih baik ketimbang membiarkan pasangan anda menikmati “tubuh-bayangan” yang bukan milik anda???…
Jika anda benar-benar mencintai pasangan anda… “telanjanglah”… Karena “telanjang” itu indah… Jauh lebih indah ketimbang memakai semua topeng dan baju-baju indah itu bukan?
BUT FIRST, remember!… ANDA HARUS MENCINTAI DIRI ANDA SENDIRI DULU… karena kalau anda saja yang sudah mengenal diri anda sejak dari lahir sampai sekarang, ketika anda sudah menjalin hubungan dengan pasangan anda, tidak mencintai diri sendiri,… bagaimana orang lain akan mencintai ada?
Sedikit sharing pendapat ajah, menurut saya untuk bisa mencintai pasangan kita dengan tulus, kita harus mulai dari mencintai diri sendiri. Yang penting adalah perempuan itu harus NYAMAN dengan dirinya sendiri, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dan tahu menonjolkannya ataupun menjadikan kekurangannya sebagai alat introspeksi diri, dan mengubahnya menjadi potensi untuk mengembangkan diri.
Perempuan itu harus percaya dirinya sendiri, bahwa dia berharga, bahwa dia sempurna…
PEREMPUAN ITU TERLIHAT SUNGGUH SEKSI JIKA DIA TAHU BETUL APA YANG DIA MAU… Tahu betul apa yang dia butuhkan dan tidak bergantung pada pasangannya…
Bisa mengurus dan menjaga diri sendiri, mandiri dan selalu bisa mengendalikan dirinya sendiri, sesuai dengan keinginannya. Tidak meletakkan kebahagiaannya pada orang lain, sehingga ketika orang tersebut tidak ada, dia tidak lantas merasa tidak bahagia.
Kalo boleh nyimpulin, tahapannya biar bisa jadi Perempuan yang Seksi dan Cantik menurut saya adalah:
1. Understand our self
2. Accept our self
3. Compromise with all of our disabilities
4. Develop our self ability
5. Be naked!!!
Telanjanglah… karena telanjang itu lebih indah, ketimbang menutupi diri dengan “Pakaian-Keindahan-Semu” anda.
Sudah benar-benar “telanjang” kah anda didepan pasangan anda???
*dikemplang, karna nulis artikel porno*
(Hei, yang bilang ini artikel porno, berarti otaknya ngeres!!!… Nihhh!!! *sodorin sapu lidi buat nyapu yang ngeres-ngeres*)
Ya udah, ini aku kasih bonus artikel dehhh…
Perempuan ini duh… speecless!!!













blom telanjang aja udah pada ngacir kok ‘jujur’ wkwkwkwkwkwkw…..
kalo maen telanjang-telanjang rodo kuatir dikirim ke pakem aku >_< nanti ga bisa jalan-jalan lagi je
woah *lospokus* tato cewek itu keren
*makinlospokus* selimutnya nanggung tuh
nice post sist
Setuju, Mba. Setidaknya hal pertama yang harus kita lakukan adalah jujur terhadap diri sendiri. Terkadang cinta berlebihan terhadap pasangan membutakan mata hati kita (kita? Elo kali, Kim!). Timbul keinginan dari dalam untuk menjadi sosok yang sempurna. Yang justru pada akhirnya menenggelamkan kita sendiri. Dan kita lupa bahwa malaikat pun tak bersayap. *halah, ngomong apa sih ini?*
Haaaaaaaaa??!!!
Telanjaaang???
Good..good…
hmmm….’telanjang’ itu memang indah
ketelanjangan mencerminkan kejujuran
ketelanjangan membuat semuanya
terasa fair dan apa adanya
tapi….telanjang juga
membutuhkan selimut cinta
Jika anda benar-benar mencintai pasangan anda… “telanjanglah”… Karena “telanjang” itu indah… Jauh lebih indah ketimbang memakai semua topeng dan baju-baju indah itu bukan?walaahh selimut pun bisa dijadiin pupuk
hehehe klo baca na sepotong² gitu tanpa baca keseluruhan orang lain mikirna apa yaah …
saya juga suka telanjang kalau sendirian
tapi kalau ke jalan ngga boleh
nanti katanya ditangkep hansip
hoho…
apa ini maksudnya…menerima apa adanya?
terkadang, hanya terkadang, berpakaian itu juga perlu… karena dari cara berpakaian, taste, style, bahkan personality dan visi orang itu terlihat.
bagi saya, pakaian adalah corong saya untuk beriklan, membuat standar2 pada diri saya sendiri…
sedangkan untuk tampil telanjang, mungkin bisa, hanya untuk kalangan2 tertentu saja… in this god forsaken world, its a stupid thing to be naked in front of every body that wouldnt shut their mouth when they see your flaws.
kata telanjang dan pakaian sengaja tidak di berikan tanda quote (“”) karena memang dapat berarti quote atau arti sesungguhnya.
Salam kenal mba Silly,
Sebetulnya iseng-iseng googling ke site mba Silly yg 14daysto….itu..
Jadi akhirnya blogwalking kesini deeh.
Seneng deh, baca blognya mba Silly. Mo ijin add di blog
saya sudah “telanjang” di depan pasangan saya
(pagi siang sore malam maunya liat gw telanjang melulu sih hahahahha hush..hush..hush)
*langsung kena uu pornografi*
Wadooh dah lama gak mampir ke rumah silly gara-gara demam fesbuk. Hhhmm anaka saya bilang telanjang-bulucun. Dulu inget ketika pas mau kawin, orang tua bilang: Nak masa pacaran itu semuanya indah-indah..nah nanti pas abis nikah atau pas udah punya anak semuanya akan telanjang terlihat … dan in reality emang nbener juga ye…hehehe. Silly gimna bukunya dah release?
buset, mantanku kok dipajang2 disini sih ??
*nyengir
kamu kalo mau majang foto ku kenapa gak bilang2 sih?….untung kamu temanku yg paling baik…kalo nggak…uhhh kutuntut kamu……hahahahahaha
@ansella :
Hahahahahahahhahaha…. dodol… *timpukin daleman*
@dony :
*sodorin sapu lidi*
@KiMi :
Iya, bener Kim… Kita cenderung sembunyi dibalik baju, topeng dan semua asesori yang membuat kita jadi terlihat sesuai dengan maunya pasangan kita.
Padahal sebetulnya pada saat itu, kita sedang menipu diri kita sendiri.
@Mus_ :
*timpukin sandal jepit*
@mikekono :
Bener bang Mike, telanjang lebih indah dari pada menutupi diri dengan topeng
Btw, bang mike apa khabar. Sukses untuk kampanyenya. Semoga lancar-lancar aja yah. Dan semoga abang bisa sukses di pemilu nanti.
@ntieholic :
Makanya jangan baca sepotong sepotong dear, hehehe… jangan lupa pake tanda “” karena kalo enggak bisa salah kaprah.
@mare :
Ohhhh, iyaa, terutama kalo telanjangnya gak sendirian, hahaha
Gak cuma ditangkap hansip, tapi juga dihajar massa…
@d3ptzz :
Harusnya sih begitu
@contradictiveminds :
Hmmmm… kalo tidak baca disclaimernya, saya dah hampir ngamuk baca yang terakhir… hahahahaha…
Kata “TELANJANG” dan “PAKAI-BAJU” saya semuanya dalam tanda kutip, jadi bukan arti sebenarnya… Anda menggambarkan fungsi pakaian dan ketelanjangan dalam konteks kalimat yang sebenar-benarnya, dodol!!!
But I agree that sometimes,.. only sometimes, the way we dressed, our style, taste and appearance… is representing our personality or vision.
*tiba2 teringat sama Kemeja blue shirt, Parfum Boss Motion dan Merci G360*
@Trisko :
Ohya?… hehehe. Iya nih, belum sempat juga update blog yang itu (duh, banyak banget yah blog gue ternyata, hehehe)
Anyway, salam kenal juga, dengan senang hati, silahkan di link. Belakangan ini saya agak jarang update blog ini… tapi kalau kendalanya dah beres, saya org paling rajin menulis, hehehe… Mampir2 lagi yah
@Cacha :
HAHAHAHAHAHAHAHAHHAHA… bagus kalo begitu. Penting tuhh
@isal :
Isallllllllllllll… *getok karna ngingetin mulu soal itu*, sabar aja napa sih, hehehe…
salam buat anakmu yah. apa kabar burung kakak tuanya
@okta :
emang kapan kita pacaran???…. *serasa angelina jolie banget*
@Novnov:
Loh, jadi loe mantannya okta dong… *nyambungin ama yang diatasnya*
hahahhahaha… pha kabar cinnn??? *hugs*
busyet. Kalo pada telanjang, lha yang donlot bokep di rapid share siapa lagi?
hmh…..kadang topeng yang dikenakan tidak selalu untuk mengakomodasi apa yang ingin dilihat orang, tapi justru untuk melindungi diri sendiri, not to be hurted again…. berganti topeng demi topeng agar orang tidak punya kesempatan untuk mencari celah dan menyakiti kita sekali lagi….
*nampak terlalu serius….bisa dipentung ama yg punya blog nih…hihihi*
jadi inget, duluuuuu…duluuuu banget pernah posting tentang topeng. kalau sempat baca ya, mba sil…
http://frozenmenye2.wordpress.com/2008/11/24/ber-top-eng-yuk/
mhmm…anu..itu..mhmmm….
*jadi gak bisa koment nih…mending liat pict dulu*
wao..oh..wih….
hehe….
Ada lagi mbak…Jangan Ja’im di depan pasangan anda.
Masuk akal gak?
Anak gw alhadulilah baek2 aja sil. kemaren dah ganti lagi kacamata-nya. Burung kakaktua masih jadi sahabat setia dia pas mo tidur…. hhhmmm… gw amazing bgt neh silly dah sehat dan segar kembali… fantastic!
setuju, telanjang pada pasangan itu perlu. dan yg lebih penting adalah mencari timing yg tepat. ga mau kan lagi lucu2-nya pacaran tau2 si pacar ngabur soalnya kita kentut di tengah percakapan. hohoho…
btw, mungkin maksudnya contradictiveminds tu kita boleh telanjang hanya pada orang2 terdekat aja. pada orang2 diluar lingkaran itu kita boleh jujur, tapi ga perlu telanjang kan.
“PEREMPUAN ITU TERLIHAT SUNGGUH SEKSI JIKA DIA TAHU BETUL APA YANG DIA MAU… Tahu betul apa yang dia butuhkan dan tidak bergantung pada pasangannya…”
haxhax… bener bgt. would you marry me? *kabur sebelum ditimpuk guci cina sama anya*
tetep saja telanjang ujung2nya
*kacau after ngeliat si jolie ..* hihi
Silly, you’re really an open minded woman yah.
Setuju!!!. Dan kalau pasangan kamu tidak bisa menerima segala kelebihan dan kekurangan kamu sebagai satu paket, ya mending cari baju yang lain sil.
*siap-siap nawarin jadi baju baru buat silly*
PS: sorry sil, agak gak konsen komen gara-gara foto angie,
*dipentung silly*
Telanjang yach…
Tetep Angelina Jolie..
@bodrox :
Bodroxxxxxxxxxxxx… ini khan telanjang yang lainnnn dodollll
)
@frozzy :
Iya, kita semua punya topeng, tapi didepan pasangan kita, alangkah lebih baik kalo topeng itu kita lepasin, satu prsatu. At least topeng yang kita pake didepan pasangan tidak sebanyak topeng yang kita pake didepan orang lain. Pasangan itu partner in life, remember?
Makasih linknya, aku dah baca. Nice article
@HumorBendol :
Well, sometimes we need to be a little bit “jaim” didepan pasangan emang, hehehe
@isal :
Makasih sal… hehehe, masih ingat ajah. Saya sedang mencoba menikmati hidup sal. Semoga anakmu selalu sehat juga yah. Salam untuk semua
@ezra :
Is this a propose???… hahahahhaha… *pentung*
@warm :
Ihhhh, bandel deh… pentung yahhh…
@Gue :
Emang mas Gue mo nawarin “baju” apaan???… *serasa di arisan ibu2 deh, hahaha*
@paluhlimbuy :
Wakakakakakakkaa… dasar laki2… *pentung*
baru ada pertarungan sengit disini rupanya.