I LOVE YOU PAK POLISI…

This is silly…

I mean… K- O – N- Y – O – L … (sengaja saya eja, secara, diri ini suka latah tolol… dan berhubung huruf “T” dan “Y” deketan, takut salah ketik, kikikikikikikikkk… :P )

Tapi beneran dehhhh…

Sebetulnya ini udah mo saya tulis beberapa hari yang lalu, ketika saya menonton acara mudik lebaran. Tentu saya disela-sela menyapu, henbodi-an,… ngepel, henbodi-an,… nyuci piring, henbod-an,… masak, henbodi-an lagi,… bebenah, hendbodi-an lagi… hehehehe… *meletin lidah* (Ya iyalah dodol… masak meletin mata… mlotot itu namanya… )

Ehhh… ini kapan critanya sih, sibuk ngomentarin tulisan sendiri, hahahahahahahha… :D

Anyway… Critanya gini… (halahhh, udah habis lebaran masih “gini” melulu… pake ‘gitu’  Kek skali2…)

*melet lagi*

Oke… Jadi gituuuu…. Egh, kok malah rancu yahhh… belum crita apa2 dah ‘gitu”…. Anehhhhh….

*ditimpuk spatu dari seluruh penjuru negeri*

Tunggu… tunggu… eghhhh… yang sebelah lagi dong skalian… biar gak mubasir… hahaha :P

*focus sill, focus…. sebelum ada pertumpahan darah... BURUANNN DEEEEHHHH*

Jadi yahhh…

Pas lagi nge-INEM nihhh… saya liat brita arus balik di tipi yang menayangkan PAK POLISI yang bertugas selama 24 jam penuh…

Coba bayangin 24 JAM PENUH… Dan tahu berapa yang mereka terima untuk 24 hours LEMBUR itu???

30 (TIGA PULUH) RIBU RUPIAH

Dohhhh… kebayang gak sih…

disaat kalian semua bersilahturahmi dengan saudara dikampung… salam2-an sama handai taulan, sungkeman dengan para sepuh yang dituakan… berbalas2-an SMS yang sebetulnya cuma Copy Paste doang… tanpa makna yang SAKRAL LAGI… :P

Bapak Polisi ini… berdiri dengan setia dipinggir jalan… mengatur lalu luntas agar anda nyaman dalam perjalanan… MEMASTIKAN supaya anda bisa tiba dengan selamat ditempat tujuan anda…

Gbr diambil seijin yang punya blog disini :P

Walaupun mereka harus menanggung resiko

  • TERIKNYA PANAS MATAHARI
  • DERASNYA HUJAN
  • DEBU YANG MERONGRONG SISTEM PERNAFASAN MEREKA
  • BELUM RESIKO KESEREMPET MOTOR YANG UDAH OLENG KEKIRI DAN KEKANAN AKIBAT SESAKNYA PENUMPANG (halah… :P , secara ya bokkkk, bawa anak 2-3, plus kardus oleh2 segambreng, dikiri dan kanan… ngalah2-hin akrobat dari china deh pokoknya )

Namun mereka tetap menjalankan tugas dan tanggungjawab mereka dengan baik.

Saya bukan kerabat polisi… atau punya hubungan apa2 dengan polisi… Bukan!!!! Sama sekali tidak!!!

Bukan juga hendak memuja polisi2 yang suka mampir ke blog ini (Apa khabar Pak Masway??? :P …) malah posting saya dan koment2 saya beberapa kali sering menyudutkan Polisi, maaf ya pakkkk….

Kali ini… mari dehhhh, sekali2 kita sama2 menghargai jasa mereka… :)

Imagine kenikmatan dan shyadunya IDUL FITRI yang kalian rasakan kemarin… itu tidak bisa mereka rasakan…

Dan yang MENYAKITKAN buat mereka menurut saya adalah KOMPENSASI yang layak untuk semua pengorbanan yang mereka berikan dihari yang sakral itu… hari dimana mereka seharusnya berada ditengah2 keluarga…

Hari dimana mereka seharusnya berpelukan hangat dengan anak2 mereka…

Dan semua itu hanya diganti seharga…. 30 (TIGA PULUH) RIBU RUPIAH…

SINTING… SINTING… SINTING…

Just for your information PRT infal ajah nihhh… PALING MURAH Rp 60.000,-

Itu udah gak pake panas2 dijalan, makan tidur dalam rumah yang nyamansegala kebutuhan kebersihan tubuh dipenuhi… dan mereka tidak perlu khawatir kesenggol motor yang akrobat bawah anak-bini, plus kardus2… pulang pun, masih diongkosin… ckckckckckckckckckckck…

Pak POLISI ini… makan tidur ditenda… gantian ama temen yg juga gak bisa merayakan lebaran dengan keluarga… mandi juga ditempat2 yang seadanya, termasuk buang hajat… (doh)

I mean… Gossssshhhhh…

Udah saatnya Pemerintah memperhatikan nasib polisi negri ini…SERIUS NIHHH!!!

Kalo mereka dibayar dengan LAYAK… diseleksi dengan BENAR (tidak asal terima, titipan pejabat, atau SOGOKANNYA paling gede)… dididik dengan BENAR… dan diberi bekal moral yang berperikemanusiaan, sebagaimana layaknya pendidikan kepolisian yang diterima polisi2 diluar negeri…

saya yakin… AROGANSI dan KEKERASAN yang sering dilakukan oleh polisi2 kita… akan semakin berkurang… malah mungkin hampir tidak ada… (I HOPE…)

Mungkin polisi yang kita kenal selama sering berbuat begini…

Suara Pembaharuan

gbr diambil dari sini

http://img440.imageshack.us/img440/4650/case2os1.jpg

Gbr. diambil dengan lancang dari sini

Tapi kita tetap tidak bisa men-generalisir bahwa semua polisi demikian bukan???…

Well… JUJUR nihhh… Saya senyum2 sendiri ketika tadi akan search for pictures about polisi… Tahu apa yang saya temukan???.. Hampir semua blog membicarakan tentang kebobrokan polisi…

Hadoh… barangkali ini harus bahan INTROSPEKSI diri bagi KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA

Sudah saatnya polisi bebenah diri… Sudah saatnya juga PEMERINTAH RI menghargai jasa2 POLISI-nya dengan layak…

Coba deh pak Pemerintah… malu gak sih mbayar POLISI lembur hari rayanya cuma Rp 30.000 sehari, padahal PRT (pembantu) infal aja, brkisar antara Rp 60.000 – 90.000,-…

Not to mention Baby Sitter (BS) yang hanya ngejagain satu orang anak kecil… dihari raya mereka dibayar..

Rp 120.000 – 150.000, (bahkan untuk suster untuk LANSIA, dibayar Rp 100.000-200.000/hari)

Nahhhhh lohhhh…. :P

Buat Pak POLISI… minta maaf yahhh kalo silly pernah nulis ttg polisi yang ngumpet2 disemak2 nunggu “mangsa”, atau polisi yang pungli… or polisi yang demen banget “ATUR DAMAI” sama pelanggar lalu lintas… Kali ini, mumpung masih suasana IDUL FITRI… mohon maaf lahir dan batin yahhh…

Semoga posting saya kali ini bisa jadi PENYEIMBANG/BALANCING akan berita2 miring yang sering banget saya baca tentang polisi di dunia maya ini…

Selamat bekerja… Doa saya semua untuk anda.

Salam hangat,

Silly™

(PS… kalo tahun depan bayaran lemburnya masih gak brubah juga, mungkin pak polisi harus brfikir untuk jadi INFAL AJAHHH…. kek saya nih, lagi jadi babu… sampai hari minggu besok :P )

Tags: , , , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

55 Responses to “I LOVE YOU PAK POLISI…”

  1. Ucha says:

    Pertamax !!
    Rp 30.000? Wah, baru tau saya..
    Rasanya miris juga yah. Semoga negara ini bisa lebih baik deh :D

  2. sapto says:

    Tadi malah di jalan ujan2 lampu mati, pak polisi harus tetep ditengah jalan mengatur lalu-lintas.
    Kebetulan tetangga2ku di sini banyak polisinya jadi gak antipati ama polisi.

  3. Silly says:

    @Ucha

    Nahhh, saya juga baru tahu, itu pengakuan langsung dari bibir pak polisinya.. Saya sampe mikir, kalo pak polisi dibayar segitu, mending jadi baby sitter Infal aja, lumayan Rp 120.000/hari minimal… :P

    @sapto

    Hayuuukkk… sekali2 kita muji2 pak Polisi kita… ASALLLLL, om polisi juga jangan trus ke-GR-an, trus makin blingsatan dijalan yeee…

    Saya sedang berusaha menjadi penyeimbang disini… semoga berkenan yahhh ;)

  4. cK says:

    weh…gedean bayaran SPG…

  5. mimi says:

    :lol: Hihihi, bener jg sih…30 rebo, bo’…. *geleng2 kepala*

  6. Ngenes! Terimakasih Pak Pulisi, tanpa Anda-Anda entah jadi semakin amburadul kayak apa bangsa ini ^:)^ Semoga nasib Anda-Anda semangkin diperhatiken. Amin…

  7. KiMi says:

    30ribu? Itu pengeluaran sehariku…

  8. Manusiasuper says:

    Yah, pulisi juga manusia, yang buruk-buruk kan cuma OKNUM. Tapi kalo OKNUMnya banyak, namanya apa tan Mba?

  9. Popi says:

    Sillyyyyy, aku juga sedang memikirkan hal yang sama. Selama menjadi orang yang bekerja di media massa, tak jarang lah kami mengutuk-utuk polisi atas keijoan mereka pada uang. Karena ini kami rasakan sendiri selama menjalankan pekerjaan sebagai jurnalis. Tapi secara pribadi, untungnya, saya masih bisa menghargai mereka sebagai sesama manusia. Mereka memang dibayar sangat minim, jadi gak heran kalo mereka ngumpet di pojokan jalan, terus tiba-tiba muncul dan nilang (ini berlaku untuk para polantas). Yaa memang ini gak bisa jadi pembenaran juga sih. Tapi saya belajar memahami kondisi mereka. Kerja di bawah tekanan sinar matahari (jeng, sekarang kan sinar matahari itu jadi tekanan heheh), dan itu gak mudah. Selain butuh stamina yang kuat juga mental yang kuat. Wong kita aja yang masih berada dalem mobil yang ber-ac masih suka ngeluh kok kalo sinar matahari masuk mobil. Bayangkan para polisi ini yang bekerja dibawah matahari, kemacetan seharian dan lain-lain. Belum lagi ketika para polisi ini harus berhadapan dengan para demonstran yang beringas banget, mabok pula (kadangkala suka ada). Dimana para polisi berada dalam tekanan stres luar biasa, tapi pada saat yang sama mereka juga gak bisa menafikan nuraninya. tapi tugas membuat mereka harus represif ke para demonstran karena jika tidak, keselamatan mereka taruhannya. Kemudian mereka juga harus menjaga keamanan lingkungan dengan area tugas yang luas tapi hanya dengan 3 shift patroli saja, itupun hanya dengan satu mobil. Wah, memang luar biasa itu tugas polisi. Dan lebih luar biasa lagi (salut 10 jari deh) untuk para polisi berdedikasi, yang masih “bersih”. Dan sebagai jurnalis yang sering bertemu dengan polisi tidak bersih dan mengutuk-utuk mereka sepanjang perjalanan, pada akhirnya saya cuma bisa berharap, semoga polisi kotor itu tidak lebih banyak lagi. Agar kita semua bisa kembali percaya pada pak polisi dan institusinya.

    btw sil, komen akyu kok udah kayak surat pembaca yaa nYAHAHAHAHAHAHAH. Maaf ya say kepanjangaaaaan.

  10. caroline says:

    busett…
    kesian banget yah, sil??
    pantesan aja mereka selalu keliatan “haus” klo ud tanggal tua
    pastinya gaji bulanan mereka ud ludes di minggu pertama kali yah??
    prihatin banget gw sama pak polisi…

  11. U know who says:

    Sil, emang semua blog membahas kebobrokan Polisi yakkk?…blog gue kagak tuhhhh hahahahahahahahaha…..btw, gue tidak bisa berkomentar banyak nih, takut dikira berat sebelah sehubungan dengan status eike yg yahhh u know lah hehehehe….cuma yg gue bisa kasih gambaran nih ya, malam takbiran dimana semua orang sedang happy dengan keluarganya, justru gue manyun sendirian karena om Polisi sedang Siaga….belum lagi tidak seenaknya bisa ambil cuti lebaran, and yang paling parah disaat orang2 sibuk memikirkan uang THR akan dihabiskan untuk apa, kami malah sibuk memikirkan Lebaran nyari uang kemana?…karena kami NGGAK dapat THR seperti pegawai2 kantoran ituh!!! Dan ngomongin soal gaji…..jujur, emang jauh dari cukup,jadi jangan heran kalo banyak yg keluar dari jalur demi mendapatkan tambahan…..mesti pinter2 mengatur gaji yg pas2an biar cukup buat sebulan, dan yg jelas kalo nggak pinter2 bantu suami nyari tambahan boro2 bisa senang2, untuk keperluan yg pokok aja nggak cukup….bisa dibilang jadi istri Polisi itu kepala jadi kaki, kaki jadi kepala……..maap jadi curcol….ini kenyataan……
    Belum lagi kalo di tinggal2 penugasan ke daerah konflik…selama berbulan2, dengan resiko pulang tinggal nama!!!
    Jadi ya gue gak heran lah kalo kliatannya Polisi matanya ijo kalo liat duit….gue rasa semua orang juga ijo kalo liat duit kan?….NGAKU deeeehhhhh..hehe….
    Btw makasih buat postingan ini yang mudah2an bisa membuka mata orang2 yang hanya bisa men-judge Polisi dari kulit luar nya saja tanpa tahu kenyataan yang terjadi dlam kehidupan sehari2 para Polisi…..

  12. Silly says:

    @cK

    Iya chika… kasihan yahhh :)

    @mimi

    Dan itu gue denger langsung dari pengakuan pak polisi di TV… disaksikan oleh jutaan masyarakat Indonesia…

    Prihatin aja sihhh… kasihan gitu lohhhh… kalo mereka dibayar dengan layak, di REKRUT dengan BENAR… gue rasa gak akan gitu2 amat citra kepolisian kita, bener gak dekkk… :P

    @-=«GoenRock®»=-

    Nahhh, sekali2 kita menghargai Angkatan Bersenjata kita gak papa tohhh…

    ANYWAY, kepikiran gak kemarin tuh tgl 5 oktober, HARI ABRI… gak ada gaungnya sama sekali malahhh, dilupain org karna masih suasan idul fitri… dan justru mereka2 yg dijalan ini… yang ibarisan depan ini… seharusnya merekalah yang diberi penghargaan dihari fitri itu (lagi ulangtahun toh, mbok ngasih kado gitu loh, hahahahhahahahaha)

    just my two cents.. :)

    @KiMi

    Wahhh, saya malah pengeluaran 3 hari tuhhh… sehari 10 rebu, hahahaha, kidding.

    @Manusiasuper

    *injek-injek mansup karna manggil gue tan*

    anyway… bener kata kamu, yang OKNUM inilah yang merusak nama polisi RI, padahal banyak kok polisi yang lumayan lahhhh pengabdiannya.

    Itu tadi menurut gue, remunerasi dan kompensasi yg tidak pas, rekruitment yang NGASALLLL… dan pola pendidikan yg diberikan, belum sepenuhnya membentuk polisi kita menjadi pribadi yang gimanaaaaaa… gitu… maksud gue pengabdian, dsb.

    @popi:

    Sillyyyyy, aku juga sedang memikirkan hal yang sama. Selama menjadi orang yang bekerja di media massa, tak jarang lah kami mengutuk-utuk polisi atas keijoan mereka pada uang.

    AMIN TO THAT… :) (gue juga sering banget soalnya, secara yahhh… you know me lahhh, hehehehe… ada yang gue gak suka, langsung gue cablakin, bukan sebagai bentuk penghinaan pada satu hal, tapi lebih kepada kritik, biar org bisa introspeksi diri. I think you’ve done the same as me, pop… so, that’s ok lahhh. :)

    btw, belakangan ini matahari emang bener2 TEKANAN LAHIR BATIN yahhh, hahaha… kalo kata orang jawa, “Can’t stand to to complain”… ngeluhhhh aja bawaannya, “puanas banget sihhh soalnya”

    back to our topic… iya, polisi menurut aku kompensasinya (kalo bener sperti yg mereka bilang di TV yah) terlalu kecil untuk ukuran seorang ABDI NEGARA…

    polisi2 “kotor” ini memang lebih MENGGIURKAN untuk ditulis ketimbang prestasi polisi2 “bersih”

    Duhhhh, asli, habis ini org pasti akan berfikir gue anak polisi, atau keluarga polisi atau kenal dekat dengan polisi… NGGAK sama sekali… ini MURNI keprihatinan saya pada KEPOLISIAN RI kita…

    semoga akan ada perubahan baik dalam tubuh POLRI maupun dipemerintahan kita.

    (SOK TUAAAAAAAA banget gue dehhhh, hahahahahha)

    @caroline

    Yupppp… that’s what I think my dear. Menurut gue kalo mereka dibayar dengan layak, di REKRUT dengan benar (lagi2 about THE RIGHT MAN on the RIGHT PLACE), gue yakin banget, OKNUM2 yg merusak nama Polisi ini makin berkurang.

    Just a thought… I mean, mungkin aja saya salah, tapi at least I speak it out, supaya kita bisa sharing pendapat… sapa tahu saya bisa belajar dari anda2..

    (MAKIN BERASA TUAAAAAAAAAAAA, hahahahhaa… ehhh, non, loe tahu gak… ini gue jawab sambil nyapu, ngepel, jadi dari tadi gak kealr2 jawabnya, hahahaha)

    *rolling on the floor, laughing out loud*

    @U know who

    HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA… terang ajahhhh, laki loe polisi sihh, hahaha… coba kalo loe nulis yg negatif ttg polisi, kalo gak loe dikasih koper ama laptop loe, trus disuruh keluar dr rumah, hahahaha… well, at least laptop loe masih ama loe khan???… see the positif side my dear, wakakakakakakak…

    Anyway, gue juga asli senyum2 sendiri kemarin pas searching for those pictures. Semua blog, almost all of them… hanya membicarakan tentang kebobrokan polisi.

    Kasihan juga gue… diblog diomongin, dikoran diomongin negatif, dirumpian ibu2 juga diomongin… di kampus gue dulu apalagi… didepan polisi, kita bermanja2 sambil bilang… “DAMAI AJA YA PAKKKK, masih kuliah nihhh”… tapi dikampus kita ngetawain berjamaah…

    Kasihan aja gitu lohhh… gak semua khan yang kayak gitu… makanya gue mencoba untuk menulis sesuatu yang berbeda…

    I mean, c’monnnn…. lets see from the different side… from their side… apa kita tahu apa yg mereka hadapi???

    Soooo… semoga ini benar2 bisa jadi penyeimbang berita2 miring yang ada di blogoshpere ini…

    Eghhh… pak KAPOLRI (ehhh, sekarang udah ganti yahhh, barusan baca skarang dijabat oleh pak BAMBANG HENDARSO DANURI (BHD) salam hormat pak,… kalo mo ngasih hadiah karna posting ini,… nanti ajah yahhh, bentar lagi saya ulang tahun kok,… hahahahahahhaha… (berharap ditimpuk laptop :) … salam kenal pak :P )

  13. aRuL says:

    haiyah…. kalo sy bahasannya polisi tidur aja… wong ngak digaji lho.. bertahan 24 jam tanpa dikasih makan dan minum… :D
    btw dapat info dari mana mbak kalo cuman dikasih lembur 30 ribu per harinya?

  14. didut says:

    salut buat silly buat postingan yg inih :D

  15. Indah Sitepu says:

    30 rb, jadi ingat kegiatan bagi zakat itu…..

    nyesek banget yahh cuma 30rb doankkk…

    30rb mah cuma dapet nasi campur di sebrang kantorku itu….

  16. imcw says:

    Nggak heran khan kenapa polisi mudah kena sogok?

  17. Silly says:

    @aRuL

    DI TV rul, kalo gak salah SCTV atau RCTI yahhh, salah satu itu dehhh, dan ditonton oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia…

    Sudah saatnya pemerintah kita memikirkan hal ini… Just a thought.

    @didut

    Mas didut… hanya posting yang ini yahhhh, bukankah aku selalu menulis yang membuat org salut???… hahahahahhahaha… :P

    *ditimpuk nasi rames*
    *mayan deh buat sarapan*

    @Indah Sitepu

    Ohhhh iya, tak heran mengapa mereka berdesak2an mendapatkan Rp 30.000 itu yahhh… untuk duit segitu, polisi harus mengorbankan 24 jam hari raya mereka dijalan… ini dibagi2in dalam sekejap doang… walau akhirnya nyawa melayang tanpa ampun… :(

    ahhh, makin prihatin dehhhh… (dan makin berasa sok tua… :( )

    @imcw

    Yupppp… gak heran banget!!!… that’s why I post it here… kali2 akan ada perubahan bagi nasib ABDI NEGARA kita…

    gak semua polisi “kotor” kok….

    (kalo gue gak dapat hadiah dari pak kapolri nih kebangetan dehhh, hahahaha, sinting… :P “just kidding ya pakkk… silly itu suka becanda… jadi kalo ada celotehan lepas kek gini, jangan diambil pusing… if you read all my posts, you’ll find out that I use to make some jokes on my posts… but it’s just a joke, don’t take it seriously, okay???…. egggghhhh, walaupun kalo serius juga saya gak nolak sih, hahahahaha…” :) )

    *ditendang ke liberia*

  18. mbelGedez™ says:

    Pemerentah kita memang kontol konyol ya Sil….

    :mrgreen:

  19. aroengbinang says:

    Pak Kapolri yang baru boleh meniru langkah ibunda menteri keuangan…. Naikkan gaji dan kesejahteraan polisi, perkuat pengawasan, perberat sanksi.
    Buat juga terobosan untuk mempermudah pembayaran tilang, sidang dan pengambilan SIM, sehingga orang tidak akan terdorong untuk meminta damai di tempat.

    Pak Kapolri akan diingat sepanjang masa jika berhasil mengangkat derajat polisi dan pada saat yang sama bisa menertibkan carut-marut di jalan raya.

  20. pandaceria says:

    Yah begitulah nasib polisi.. Makanya gw ga gt heran knp beberapa OKNUM kadang suka melakukan bayar tilang di jalan,mereka suka nyari2 tambahan yg lain,dlsbg nya.. N btw kaya gt ga cm di negara ini aja kok sil.. Di negara lain jg bnyk kasus2 spt ini.. Gw cm berharap,mereka bs bersabar dan tdk melampiaskan kesusahan mereka ini dlm bentuk kekerasan.. Mohon maaf lahir batin ya utk smua pak dan bu polisi di seluruh penjuru Republik Indonesia.. N mudah2an ada yg bs menyampaikan tulisan lo ini ke para anggota parlemen dan oknum pemerintah lain yg kerjanya cm ngabisin duit rakyat utk kepentingan pribadi mereka.. salut buat silly dg tulisan ini.. *angkat gelas juragaaan* :p

  21. Leah says:

    Makanya bokap gue memutuskan buat pensiun dini dari kepolisian Sil, Abis beliau kecewa ama sistem di negara kita yang kurang menghargai tenaga orang gitu. Iiiihh….kadang kasian juga ama Pak Polisi, tapi kadang suka nyebelin juga ama ulah oknum2 polisi yang seenak jidat ama rakyat !

  22. pandaceria says:

    Btw gw pernah ditilang ma polisi,n dibw k ktrnya utk menyelesaikan masalah n pas di ktr nya, beliau malah curcol sampe 1 jam bok.. Gw akhirnya malah melacur *melayani curhat* beliau.. Hehehe.. Seru denger cerita2 mereka.. N itu jg bukti klo mereka jg ingin didengerin.. :p tp tetep gw mesti keluar duit jg seh ujung2nya.. :p

  23. BanNyu says:

    Untuk itulah kita harus bisa memandang suatu masalah dari berbagai sisi. Termasuk jangan cepat menghakimi seseorang dengan sudut pandang pribadi.

  24. yunik says:

    seneng deh..kalau mbak silly udah berantem sama temen imajinernya…gpp tulisanya nggak myambung2 lagi juga…gue baca terussss…
    (ini maksudnya apa???)

  25. SoulH says:

    Hidup Silly……hidup blogger, hidup hendbodi-an, tidak hidup buat polisi

  26. Vita says:

    yaolooo, kasian bgt pak polisi kita… pantesan banyak yang stress jadi suka salah nembak di berita2

  27. Epat says:

    klo yang polwan berapa? sama gak?
    halah,….
    salam hormat ke pak pol deh

  28. trendy says:

    pak pol juga sering nyari2 kesalahan buat bisa nilang pengguna jalan raya!
    wkekekek!

  29. OpPIE says:

    Polisi itu…

    Hmm, ga jadi ah.. ada mbak n****v :-D
    ntar gw d jitak lg… :-D

    Piss mbak…
    *kabuur*

  30. Deddy Huang says:

    Uhm..
    Tergantung darimana kita liat posisi si polisi.

    Kadang, waktu kita lagi salah jalan. langsung di prit dan kita langsung ‘dipajakin’.

  31. U know who says:

    @ oppie : kenapa mesti gak jadi…gue gak punya beceng kok hahahahahaha

  32. Mikekono says:

    harus diakui, kinerja polisi
    sekarang memang semakin membaik
    petinggi Polri pun sdh semakin
    tegas dalam menindak anak buahnya yg menyalah
    sbg contoh pekan lalu di Medan
    Kapoltabes Medan mencopot jabatan
    Kapolsek Medan Baru karena ketahuan 86
    dengan oknum pengusaha yg terlibat
    penjualan cashing HP aspal

  33. h4rold80 says:

    saya juga mo jadi penyeimbang di postingan ini. 30ribu per 24jam, hmm.. itu dah resiko polisi, knp mau jadi polisi.. sesuailah sama keprofesionalannya. :p

    peace..

  34. Fenty says:

    apa ya … kepala lagi pening, lagi bahas-bahas polisi ya ? :p
    setuju aja deh sama comment2 dia atas, hehehehe *lagi pening dot com*

  35. amelia says:

    Hi semua… emang kasihan deh polisi… secara laki gue emang juga polisi… memang kita banyak melihat polisi yang punya banyak sampingan yang bisa 86 , untuk duit tambahan, tapi banyak juga loh yang emang susah banget, sampai anak istrinya kasihan banget kita ngelihatnya… contohnya polisi2 yang ada di pedalaman kerinci, gunung leuser, gunung kaabah , mereka2 ini hanya makan gaji saja… yang saya tahu gajinya cuma cukup sehari karena harus bayar uang sekolah, uang belanja bulanan, listrik, air dan telpon…. belum makan sehari2 dan bensin… jadi tidak semuanya bisa beli mobil mewah yang seperti kita lihat di jakarta dan kota-kota besar lainnya…

  36. Well,.. at times serving beyond self is one of pride that can not comensurate towards monetary gain. Someone has to do the job.. either one is to like such assignment, the spirit of to protect and serve remain intact..

    despite the fact that public oppinion towards our coleagues in uniform may not generally be positive, still there are exceptions. This world is going round-and-round because a suffcient equal power between the willing and the will-nots :)

    My salute and admirations to those officers, their dedication on duty – so shall we raise respect and improve their dignity.

  37. fahmi! says:

    ga tau kenapa aku susah banget klik sama polantas. eh tapi, mohon maap lahir batin ya pak pulisi :D

    *salaman*

  38. SoulH says:

    comment Manusia Super penuh ya,jadikan post di blog sendiri aja,kasian silly ya sil…..
    I luv PolWan

  39. oscar says:

    terinspirasi tulisan gw ya sil? *ngeles dilempar sapu*
    kalo jelek2nya polisi mah udah banyak yg bahas, jadi kita emang harus bahas yg bagusnya. seperti pepatah jawa “becik ketitik olo ketoro”
    masih jadi pengganti si inem? *gw ngeles lagi dari lemparan bakiak*
    =))

  40. BJD says:

    30rb???????!!!!!!!!! , buset kasian banget ,…..
    iya pantesan meraka suka nilang , tp dr duit tilang aja musti di bagi buat
    komandanya , sungguh malang nasib mereka :( (

  41. mayssari says:

    cuman mau bilank : Maaf lahir bathin ya mbak…

  42. noer says:

    Halahhhh… 30 ribu, jatah makan siangku dong :( tega amat, kayaknya gak manusiawi banget ya??? T-T Btw sama seperti temen SMA-ku, sekarang dia kerja di Kediri sebagai BURUH TANI dengan upah 15 ribu. Sedih amat, panas-panas seharian hanya dihargai segitu :(

  43. oddie says:

    YOU LOVE POLISI
    SO, WHO LOVE ME?
    I LOVE YOU (‘R BLOG)
    NICE TO MEET YOU

  44. Itulah Polisi Indonesia ,,,,

    Kalo jauh ,,,, Kasihan ,,,,

    Kalo deket ngeselinnn ,,,,

    (abis, masak gua pernah dipalak ma polisi, cuma gara-gara tutup pentil motor gua ilang . . . Gila ga ,,,,)

  45. cahaya says:

    Hmmm…salut buat pak polisi nya. Tapi masak sich mbak cuman 30.000, well pokoknya salut dech. Yaya juga punya Om seorang polisi di Bandung. Setelah dinas disana Om gak pernah pulang ke Solo. Tuggaaasss terus. Kasian dah…

    “disaat kalian semua bersilahturahmi dengan saudara dikampung… salam2-an sama handai taulan, sungkeman dengan para sepuh yang dituakan… berbalas2-an SMS yang sebetulnya cuma Copy Paste doang… tanpa makna yang SAKRAL LAGI… :P

    Bapak Polisi ini… berdiri dengan setia dipinggir jalan… mengatur lalu luntas agar anda nyaman dalam perjalanan… MEMASTIKAN supaya anda bisa tiba dengan selamat ditempat tujuan anda…”
    BETOLLL!!!

  46. dir88gun says:

    Yah Mbak… yang namanya polisi kan cuma korban sistem…
    Waktu pejabat bikin salah, yang dipaksa ngelindungin mereka dari kemarahan rakyat siapa? Polisi kan!
    Yang disuruh njaga keamanan, tapi gajinya kalah sama satpam perusahan siapa? Polisi kan!
    Yang disuruh mengorbankan nyawa demi tugas, tapi cuma dapat caci maki dari orang2 siapa? Polisi juga kan?
    Kalo kita ingin agar kesejahteraan rakyat (bukan hanya pak polisi aja) bisa terjamin, pakailah sistem yang terbaik! Sistem syariah!
    Semoga negeri ini mendapat rahmat dari Allah..
    Demokrasi-Kapitalis, gagal! Sosialis-Komunis, gagal! Mau milih yang mana lag kalo bukan Islam?

  47. nh18 says:

    Very Wise Silly …
    Very Wise …

    Memang kita harus lihat segala sesuatu dari segala sudut ya …

    Salam saya

  48. koplakz says:

    wah…

    jalan2 di dunia maya, nyoba ke plurk, eh… nemu orang aneh ini!

    bener banget tu mba! eh, mba apa bu ya?

    hehehe….

    salam kenal…

  49. nanzzzcy says:

    ouw.. bener juga sih mba.. gw setuju ama dirimu
    dan tengkiyu buat para mas-mas dan bapak-bapak polisi yg pernah saya caci maki juga hehehe..
    tengkiyu..tengkiyuu.. *sambil nunduk2*

Leave a Reply