Tahun ini adalah tahunnya PEREMPUAN.
Women’s power ini harusnya merasuk kedalam tiap diri perempuan. Kita tidak boleh merasa lemah, tidak boleh merasa kalah, tidak boleh merasa tidak berdaya dan sangat butuh bergantung pada orang lain.
Noooo…!!!!
We have our brain… dan kalo kita perempuan memberdayakan OTAK yang kita punya semaksimal mungkin, sebetulnya perempuan sungguh sangat mampu melakukan beberapa hal sekaligus (MULTITASKING), yang mungkin tidak dapat dilakukan oleh kaum pria.
Saya tahu, laki2 suka “irritate” sama issue gender kek gini… but who cares anyway, I’m trying to help my friends here… :P (nothing to do with guy’s thing).
Saya tidak berkata bahwa Pria letaknya dibawah perempuan, atau perempuan itu dibawah pria… (kecuali dalam hal-hal tertentu *melet*). What I’m trying to say is… WOMAN is a PARTNER for a MAN. So, sebagai partner, sudah selayaknya perempuan berjalan beriringan dengan laki-laki.
Lahhh, kok saya ngomong gini sih pagi2?
Saya sedang meng-encourage seseorang yang baru saja mendapatkan POSISI yang tinggi, tapi sangat nervous dan sangat tidak pede bahwa dia mampu melakukan hal tersebut.
PEREMPUAN.. (saya lebih senang menggunakan kata ini ketimbang wanita, lebih ng-Indonesia, hehehe), sebetulnya punya banyak sekali potensi dalam dirinya yang sayang sekali tidak dipergunakan secara maksimal.
Bayangin, contoh paling simple dehhhh,…
Perempuan haid, hamil, melahirkan,… ini bukan pekerjaan yg gampang, and women can get through it while doing anything else.
Coba suruh laki2 yang haid, pake keram2 perut segala… apalagi pake PMS… wah gue rasa tambah banyak yang tonjok2an, tikam-tikaman, ampe bacok2kan…
Model2 mutilasi ala Ryan, bukan hal yang tabu lagi kaliiii,… secara tiap laki2,… tiap bulan bakalan ngalamin PMS… dan kalo yg brsangkutan lagi PMS, komplikasi ama SAKIT GIGI… wah, gak cuma dimutilasi deh… korbannya bakalan dicincang, trus diblender alus ampe gak ada bekasnya kali, hahaha…
[Gue lagi baek hari ini, jadi tulisan yang rada kejam ini gue coret... padahal sbetulnya ini cuma becandaan doang, tapi gak semua laki2 bisa melihat ini sebagai becanda, dan karna saya perempuan baik hati dan tidak sombong, suka memberi dan ramah, serta penuh pengertian dan menggunakan logika, maka paragraf ini saya coret]
Kebayang gak ketika dia nonton sinetron Sedih, dan dia menangis didepan TV, ketika anda baru saja pulang kerja… dan dia menyambut anda, meminta pelukan anda, dan bersandar di punggung anda, menangis hanya karna sinetron yg ditontonnya barusan???…
Hahahahahahahaahahahahahahhaha… Lebay banget khan????
Kebayang gak,… ketika anda berdua sedang berjalan2 di sebuah mal, lalu tiba2 dia berhenti dan berkata dengan lebay-lebay menjijikkan…
“Aihhh, sayank… coba lihat lingerie itu… seksi sekali bukan… beli yukkk yankkkk”
Atau ketika kalian melewati toko perhiasan, dan matanya tertuju pada sebentuk cincin berlian, sambil melirik manja pada anda seolah mengirimkan pesan melalui tatapan mesra matanya…
“Buy me those ring, honey… marry me…” *kedip-kedip mata penuh harap*
Ahakahakhakahkahakhakahkahakhakahakhakahak…
Saya gak bisa ngebayangin laki-laki jadi seperti itu…
Apalagi kalo harus membayangkan dia terhenti disetiap toko perlengkapan bayi… Dengan terharu mengusap box bayi dan mengirimkan tatapan mesra pada anda seolah-olah berkata…
Dia : “I couldn’t wait any longger to have a baby with you…” *blinking eyes*
Anda : G U B R A K S… *pingsan*
Ahakahakhakahakhakahkahakahakhaahakahakhakahakak..
Sungguh… LEBAY JIJAY BANGET KHAN????…
Atau ketika kalian sudah menikah… Ketika kamu (PEREMPUAN) pulang kerja,… dia menyambutmu dengan mesra sambil berpegangan di depan pintu,… dengan hanya menggunakan BOXER sutra, serta sepasang boots Cowboy-nya, berusaha menggoda kamu dengan gerakan pole dance a la striptease?….Apa yang ada dalam benak kamu tentang mereka???…
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAAHA….
Haduhhh…Asli !!!… saya sakit perut ngebayanginnya…
Well, gak segitunya emang sih…
Hanya saja… Perempuan itu HARUS percaya kalo dia punya POWER to change ANYTHING…
Sekarang saya tidak hanya bicara pada sahabat saya ini… Saya sedang berusaha berbicara pada diri sendiri dan semua perempuan diluar sana.
TRUST YOUR SELF HONEY… bahwa sebetulnya,… kitalah PEREMPUAN, TIANG KEHIDUPAN,… yang menyanggah kehidupan KEPALA supaya bisa tetap tegak berdiri…
TANPA TIANG... kepala tidak akan berfungsi sebagai kepala… Dia akan berada ditanah… dan diinjak2 orang…
Tapi TIANG, tanpa KEPALA… BISA TETAP BERDIRI TEGAK... walaupun tidak sempurna. Kesempurnaan itu baru tercapai ketika Tiang dan Kepala, sama2 saling support.
SAYA TERINGAT SATU ANEKDOT LUCU…
Tahu Thomas Wheeler???… Beliau adalah CEO dari Massachusetts Mutual Life Insurance Company. Org yang kaya raya dan sangat berhasil.
Satu ketika, ketika berjalan2 bersama istrinya, dia berhenti disebuah pom bensin. Untuk meluruskan kakinya yang pegal, dia lalu berjalan berkeliling area pom bensin tersebut. Kelika kembali, dia melihat istrinya sedang bercakap-cakap dengan tukang pompa bensin tsb.
Ketika mereka kembali melanjutkan perjalanan… Si suami bertanya
“Kamu kenal lelaki itu” *cemburu mode on*
“Iya, kami dulu satu sekolah waktu SMA. Bahkan kami pernah pacaran selama setahun”
“Ohya, … Wahhhh… UNTUNG kamu tidak jadi menikah dengan dia yahhh. Coba kalo iya… kamu mungkin sudah jadi Istri petugas pompa bensin, dan bukan istri PRESIDEN DIREKTUR, hahaha..”
“Oooohhh… Kamu salah sayang... Kalau aku menikah dengan dia… MAKA DIALAH yang akan MENJADI PRESIDEN DIREKTUR… dan kamu yang akan menjadi PETUGAS POMPA BENSIN”
(disadur dari cerita “the best of bits and pieces”)
Ahakahakahkahakahakhakahakahakhakahakhakak…
THAT’s TRUE… THAT’S REALLY TRUE… ![]()
Jadi guys… perempuan itu bawa rejeki lohhh… Makanya,… hargailah istrimu… ‘coz KARNA ISTRIMU… kamu bisa meraih semua yang anda peroleh hari ini.
BRAVO WOMEN POWER.
Selamat pagi, selamat memulai hari. Semoga hari ini menyenangkan buat anda semua, dan semoga PUASA-nya lancar, dan amal ibadahnya diterima Tuhan.
Aminnnnnnnnnnnn….. ![]()

91 Comments so far
Leave a comment
M0Lnin9…..msh nGantuk hikz, ntar yak baca2na.Absen dulu d rmh mba sIL
By Deje on 09.09.08 8:07 am | Permalink
@Deje:
Morning DeJe… apa kamu termasuk perempuan yg percaya kalo kamu punya POWER???… *kedip2 mata…*
By Silly on 09.09.08 8:14 am | Permalink
Diantara semua posting Silly yang pernah gw baca, gw paling suka yang ini! Sukka bangeet!! And i’m totally agree with you. Perempuan punya potensi besar untuk melakukan segalanya. Jika lingkungan kurang memberikan ia kesempatan, maka ciptakan sendiri saja kesempatan itu. By having self confidence and be brave
By Popi on 09.09.08 8:18 am | Permalink
YUPPP… setuju bangetttttttttt *sambil angkat 4 jempol tuk mbak Sil
* Perempuan tuk PARTNER bagi laki-laki… perempuan JANGAN mo kalah, kayak aku… dapat kado ultah yaitu MOBIL dari suami, aku gak mo diem… gak mo hanya dia yang NYETIR. Aku juga bisa dong… tentu aja KURSUS nyetir dulu
Biar kalo dia lagi tugas luar kota, aku kan bisa TETEP jalan-jalan ma anak ke mall [teteeeppp niatnya SHOPPING
]
*kalo itu… emang KODRATnya wanita kallleeee, jalan seharian muter mall… kita mah gak ngeluh. Coba laki-laki, hmmm pada gak KUAT tuh…
*
By noer on 09.09.08 8:19 am | Permalink
perempuan itu punya power yang lbh hebad dr laki2, buktinya ketika suami meninggal, seorang wanita/istri bisa menjalankan fungsi sebagai ibu sekaligus ayah. tetapi suami? belum tentu dia bisa berperan ganda sebagai ayah dan ibu….jadi memang sudah seharusnya kita bangga sebagai seorang wanita.
mwahhhh mba silly
By aprikot on 09.09.08 8:23 am | Permalink
memang, perempuan itu sangat kuat, makanya aku ga suka sama perempuan gyahaahaha
*digetokin tante silly*
go woman go!!!
By ansella on 09.09.08 8:25 am | Permalink
Wah, srasa makan saur ke 2 niy stlh baca postingan ini :P.Ini mensupport tmn mba yg korban KDRT tu ga seh?:-S
^sotoanget.com(SOk TeO bANGET)^
By Deje on 09.09.08 8:28 am | Permalink
Jadi merasa beruntung d lahirkan sbg perempuan! Proud!
By Mimi on 09.09.08 8:29 am | Permalink
awass laki-laki kita punya saingan nih, mari kita hargai perempuan tp jangan sampe kalah sama perempuan,. ach di mana-mana kompetisi yach, ngak ada habisnya donk,..
peace dehh, salut buat tante silly juga
By dodywae on 09.09.08 8:37 am | Permalink
tahun ini tahunnya LAKI-LAKI.
Hayo, mana ada cewek yang sehebat Ryan???
By me on 09.09.08 8:41 am | Permalink
maap Bisul, ehh Busil, saya kurang setojoh. Menurut sayyaa, perempuan itu bukan Wonder Woman :p
By Mulok Jamalah on 09.09.08 8:54 am | Permalink
perempuan rocks!!
kalo ditinggal suami, istri lebih kuat untuk hidup sendiri ketimbang suami yang ditinggal istri. si suami pasti cepet-cepet nyari istri lagi kan?
By dilla on 09.09.08 8:54 am | Permalink
Huhuhuhuhu I love this posting jeung…..HIDUP PEREMPUAN!!!!! Bukan saatnya lagi kan perempuan cuma dijadiin KESET sama laki2….apalagi kalau dia (perempuan) itu punya potensi….oiya kan ada yang bilang kalo SELALU ada perempuan di balik kesuksesan LELAKI walaupun (sometimes) ya PEREMPUAN juga yang bikin jatuh lelaki hahahahahahaha….berarti bener Sil perempuan itu multi tasking…bisa bikin laki sukses dan bisa bikin laki jatuh hahahahaha….
*kenapa postingan kamu belakangan ini selalu ditujukan buat suamiku sih? hahahahahahaha*
By Novi on 09.09.08 8:58 am | Permalink
Is that u’r fantasy mbak? wiiild
:D
Anyway, hmm kalo laki2 and perempuan tukeran akan mengerikan >_<
karena saya suka perempuan seperti mereka adanya sekarang
By Eru Reed on 09.09.08 9:01 am | Permalink
nice one Silly ^_^ aku suka bagian ketika kamu mengambil saduran “the best of bits and pieces” dan menghubungkan semua idemu dipaparan awalnya..
dan pesan ini, semoga menjadi realisasi dari para lelaki
“Makanya,… hargailah istrimu… ‘coz KARNA ISTRIMU… kamu bisa meraih semua yang anda peroleh hari ini
…”
By Hendro Wahyudi on 09.09.08 9:35 am | Permalink
wew….susah banget emang ngebayangin gmn klo cowok yg ngrasain PMS..xixixiixixiixixixiixi….
se7 mbak!! Emang perempuan ituh pembawa rizki bukan malah morotin!!!
By AngelNdutz on 09.09.08 9:42 am | Permalink
Makin banyak abegeh sil yang visit kesini?!
Well bagus deh, jadi bisa gue lurusin pemahaman mereka tentang perempuan…
Gini..
Gue percaya kl perempuan itu memang mampu untuk melakukan semua yang kami bisa, I have live long enough to see a true women possess a true power. Bahkan partner founder saya di firm kecil mungil saya ini adalah perempuan. And she’s as smart as lucifer.
But hear this, the more you shout, the emptier you are ladies… I know that is hard to be you, getting all of you period, pregnancy, labour, but please… Why making such a big deal out of it?! You are made by HIM with those plusses. You are the creator of mankind and no one can deny that. But your making us men, like we are worthless… Fine, we cannot do your “things”, but without us, will you survive? Imagine a world without us. How are you going to reporduce? Who will hear your cry while all your friends had their PMS day? And that’s not all.. I can keep on writing here, and either do you.
Me, as men, respect you, either does my friends. But if I may suggest, stop cara berpikir seperti ini. We all now, if your making too much of something, your gonna be…… SILLY. Are you prepared other seeing you as a silly person in you real world?
Stop for god’s sake. Its 2008. Not 1908. Really, your making your self look… SILLY!
-cm’s-
By contradictiveminds on 09.09.08 10:04 am | Permalink
Bener Sil, gak kebayang kalo cowoq dapat haid terus ada masalah seperti kista. Sakitnya (kram hebat seperti ada yang main tarik tambang dalam perut) bukan sehari dua hari tetapi berhari-hari, kadang sampai gak bisa ngapa2in. Kalau mereka ngalamin rasa sakit begitu tiap bulan selama hampir seminggu kira2 kuat gak ya?
jangan2 malah bunuh diri…hehehe!
By Elyani on 09.09.08 10:07 am | Permalink
Haahahaha,…. analisa yang lengkap Mbak,… btw pada prinsipnya kita adalah saling melengkapi…. akan timpang jika bejalan sendiri-sendiri,…
btw saya pindahan mbak disini http://avartara.com
By avartara on 09.09.08 10:30 am | Permalink
Untung istri saya perempuan
…. salam kenal mba silly
By bangdod on 09.09.08 10:51 am | Permalink
@contradictiveminds :
hahaha…
u’re rite, dude…
bener banget yang diomongin, mas..
bahwa memang kodrat itu tidak bisa dilawan.
tapi mungkin anda bisa memposisikan postingan ini sebagai ego sesaat ketika kami para perempuan merasa sempat direndahkan oleh pria..
apalagi ketika para pria yang tidak secerdas anda kemudian terlanjur berucap yang seperti ini misalnya : “ah, kamu, perempuan tau apaaa…”
percayalah, masih ada segelintir pria tak cerdas (and you’re definitely not one of them..) yang bertindak begitu tak cerdas pula..
By -tikabanget- on 09.09.08 11:04 am | Permalink
Tul tika…
kita akui koq, kt mmg membutuhkan laki2…
thats Why Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan khan?ga perempuan aja..n ga laki2 aja…(imagine the world like that..pasti ngebosenin bgt khan?)
wong katanya, knp perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki2 krn mmg sudah kodratnya berjalan bersisian dgn laki2..
kita percaya itu..so does silly…
aku percaya, postingan ini bukan utk meng-counter kalian laki2..bukan..
just to remind all of women, klo kita punya power..punya kekuatan..apalagi di masa2 ketika kita sdg merasa direndahkan oleh “sebagian” laki-laki, spt yang dibilang tika…
so.piss yo mas..
gak ada yg berniat meng-counter sapa2 koq..so don’t be bother..right?
By Ninta on 09.09.08 11:17 am | Permalink
well, pada dasarnya perempuan dan laki-laki saling melengkapi, makanya diciptakan berpasang-pasangan oleh Tuhan… untuk saling melengkapi bukan?
cuma kadang-kadang, perempuannya suka rendah diri, merasa tidak pantas dan lain sebagainya. jadi kok kesannya perempuan itu ga punya kapasitas. Padahal, sekali lagi, men and women are PARTNER! Tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah…
bukan begitu Mbak?
By Chic on 09.09.08 11:18 am | Permalink
sebenarnya pria mencari sosok sebagai tempatnya berlindung. sosok dimana dia bisa bermanja dan menumpahkan isi hati. dalam keseharian saat didepan orang lain pria selalu berusaha jaim sebagai lelaki yang berkuasa atas perempuan,bahkan sedikit kasar dan arogan. tapi saat dalam kesendirian, pria gak lebih berani dari anak kecil yang mengharap pelukan dari ibu nya karena takut gelap.*sok tau mode on*
*…bahwa sebetulnya,… kitalah PEREMPUAN, TIANG KEHIDUPAN,… yang menyanggah kehidupan KEPALA supaya bisa tetap tegak berdiri…*yang dimaksud kepala apa ni…???*
By andre on 09.09.08 11:32 am | Permalink
@contradictiveminds:
hehehe… Siapa yang bilang kalo kita gak butuh laki2.
Gini…
What I’m trying to say here… REALLY WANT TO SAY… that woman, has power to do things that they think they cannot do, by using their brain… karena kekuatan OTAK perempuan, seperti yang saya bilang diatas, itu LUARBIASA… kalau dipergunakan dengan benar.
Contoh soal haid, hamil dan melahirkan itu, hanya seujung kuku dari contoh yang bisa saya kasih, JUST TO PROVE to my dear friend out there… yang sudah terlanjur dinistakan oleh kaum pria… (yang tentu saja bukan anda)… TO HAVE THEIR POWER BACK…
Barangkali anda terlalu berlebihan menanggapi posting saya… And making it too much… make you look… SILLY as well… (maap)
Kalau saya terlalu menuntun wanita2 ke jalan yang salah menurut anda… well, forgive me then… but all that I’m trying to do here, is encouraging women out there… -yang seperti tikabanget bilang-… seringkali kehilangan percaya dirinya, justru karena mengalami banyak pergolakan hidup… termasuk tekanan dari pihak pria… pasangan mereka yang katanya mencintai mereka.
And, btw… saya mungkin KONYOL menurut anda… but, I am happy for being silly… what’s wrong with that?… selama saya tidak merugikan org lain, I’m happy to be me.
Salaman???…
*
*saya tunggu anda dipengkolan gang asem yah… situ maunya apa sih, hahaha… main fisik??… hayooo, situ pikir sini takut???… sini udah latihan aikido, sampe bantingan tanpa tenaga juga sini dah jago
By Silly on 09.09.08 11:43 am | Permalink
Uh i sense heat in here! hahahahaha! *mengalihkan pembicaraan
Mmmm Sil, gimana kabar bukumu? kasih bocoran dooong *kedipin sillyyy
By Popi on 09.09.08 11:55 am | Permalink
@popi:
hehehehe… buku yahhh… duh, konsentrasi… konsentrasi…, egh… buku gue, belum jelas terbitnya kapan, yg jelas editor gue katanya udah nelen 10 panadol saking stressnya liat typo dan huruf kapital yang banyak banget di tulisan-tulisan gue, kek org marah2 katanya… belum typo2nya, hahahaha…
so silly!
By Silly on 09.09.08 12:31 pm | Permalink
AWASSS …. !!!
KAUM LAKI-LAKI DILARANG MASUK POSTINGAN INI
(KALO GA MAU DIKROYOK SAMA PEREMPUAN YG PADA NGIRI SAMA LAKI-LAKI . . .)
EHHH …. gua sendiri masuk sini . . .
*ngacirrrrr . . . .
By gombal_trendy on 09.09.08 12:56 pm | Permalink
@Tika:
thanks but im not consider my self as a smart guy. im not special.
you ladies are.
@Ninta:
if you are not referring to me then i agree.
but if you are, i ask you, if you be so kind to read my comment all over again. but this time, read it carefully. please.
@chic:
you know its dissapoint me whenever i heard a lay says that you are the so-called “partner” with man?!
you are not!
you are the principal, and mens, are the partner.
@owner of this blog:
i never say that you’re silly
silly is an adjective in my comments, not a noun, and most of all not referring to you.
all i say is, please, mind your own writing. you could leave some teenager lost there.
tapi kalo ga mau ya udah.
toh mba silly yang punya blog ini.
tinggal di delete aja comment saya.
mudah toh?
love,
-cm’s-
By contradictiveminds on 09.09.08 1:14 pm | Permalink
hahahhahahaha
)
asli bener nih yang dibilang mbak Silly, jangankan nanti siapa yang menjadi suami saya, mantan saya aja deket beberapa lama dengan saya langsung karirnya yang makin ok.. (hallllhhaaaaahh sok PD banget yakk…
memang cewek itu bawa hoki kok..
ada temen saya yang ngira kalo dia punya istri ataw cepat nikah entar menghambat mimpinya
salah tuh temen, bukannya menghadang tapi mengalami akselerasi untuk mencapai mimpinya itu.. tul gak? (tapi yah kalo cari istri yang bener juga sih..)
mmhhh jadi semakin bangga jadi perempuan..
By Indah Sitepu on 09.09.08 1:41 pm | Permalink
cowok pms?? oh tidakk
bisa² cowok jadi jutek semua
By FaNZ on 09.09.08 1:57 pm | Permalink
An Nisa..
Ibupertiwi
Ibukota
Sister city
Motherhood
dan surga hanya ada pada telapak kaki ibu.
Ibumu.. ibumu.. ibumu.. dan ayahmu.
K’ndie
By K'ndie on 09.09.08 2:14 pm | Permalink
..tiba tiba teringat salah satu lagu karya Ismail Marjuki..
By iman brotoseno on 09.09.08 2:24 pm | Permalink
Saya juga lebih suka menggunakan kata “perempuan” sist … lebih bersahaja gitu, love you…
By Rindu on 09.09.08 2:30 pm | Permalink
sil, tulisin dong, postingan ini khusus buat cewe, klo ada co yang mo nekad baca dilarang tersinggung. kerna para ce di sini lagi merayakan kehebatan kaum perempuan!!!
jadi jangan pernah lagi merendahkan para perempuan dengan bilang “kamu perempuan tau apa…” kerna kita para perempuan tau banyak hal. hahahaha…
Hidup Perempuan!!!
ten thumbs up for this posting!! (secara jari guweh jempol semuahh…)
bhuahahahaha…
By caroline on 09.09.08 2:41 pm | Permalink
Emang betul mbak. Masih banyak perempuan2 lain diluar sana yang tidak berdaya dan hanya bergantung pada prianya. Contoh aja, yang beberapa bulan lalu meninggal di makasar akibat kelaparan. Hamil dengan anak 2. Gak bisa nyari makan sendiri saat di tinggal suaminya. Sedih banget sayah.
Dan juga masih banyak pria2 egois di luar sana, yang selalu menganggap perempuan gak ada apa2nya.
Love this post.
By ocha on 09.09.08 3:54 pm | Permalink
baik.. baik… gw akan menghargai istri gw… tapi siapa ya?
By ichanx on 09.09.08 4:03 pm | Permalink
i love womens
By Epat on 09.09.08 4:14 pm | Permalink
Neng,
Men and Women were created with its own strength and characteristics, taskings and responsibilities or their respective capabilities.. and therefore it would be better that alongthe way to support one another rather than blaming or pointing out more of such: “.. I did this more than you-crap”.
If I may put it in bahasa; Ayolah salaing mendukung, kalau salah2an terus - bukannya jadi pahala, neng.. malah jadi petaka dan mengarah pada saling durhaka, jadi deh dosa..
Meski memang harus diakui bahwa tidak sedikit Pria dan wanita yang masih belum pandai menjalankan peran-nya masing-masing, mungkin mereka perlu untuk kembali menelaah harkat & kodratnya kembali - apa kewajiban dan haknya. Secepatnya faham - persoalan macam begini sudah bukan lagi hambatan.. tapi hanya sebatas tantangan yang bisa diatasi.
Dengan tidak membela pihak manapun, ” each of us has a shared responsibility out of this”.
Sabar dan ikhlas dalam menjalankan kewajiban masing-masing, niscaya menjadi pasangan yang barokah dan kehidupan rumahtangga jadi sakinah.
PS: Make peace with yourself first, prior to making peace of others.. that’s how we do it as well, here in West Africa.
By Luigi Pralangga on 09.09.08 4:35 pm | Permalink
ketjoep-ketjoep mbak silly
By hanny on 09.09.08 4:43 pm | Permalink
Bwetul!!! Woman is a miracle..
Itulah kenapa saya lebih seneng jadi lelaki, yang tercipta untuk menikmati “miracle” tersebut..
By Nazieb on 09.09.08 8:01 pm | Permalink
@Luigi Pralangga:
Kang,
I’m not trying to make any comparison here between man and woman. Really.
What I’m trying to do here is only couragement… For women!, jadi penekanan posting ini untuk wanita, not else. Kalo ada yang merasa egonya kesenggol, saya minta ampunnn dehhh… minta maap, tulus nih, hehehe.
Gini, misalnya nih… perempuan, entah karena pendidikan dalam keluarga, atau doktrin agama, atau pengalaman hidup, akhirnya membentuk pola pikirnya jadi merasa harus tunduk sama laki-laki, merasa lemah, dan merasa lelaki itu lebih kuat lebih perkasa dan lebih terhormat…
No, don’t be like that girls… aku kasih contoh simple yang kita aja masih bisa lalui sambil mengerjakan yang lain, dan laki2 yg kita anggap kuat, malah gak bisa ngelewatin. (bukan menganggap laki2 worthless, duhhh…
), So, base on that… kita jadi sadar kalo KITA perempuan itu kuat!!! Dan juga of course have brain too.
Sekalilagi, Otak kita yang gak pernah berhenti berfikir ini, kalo digunakan dengan benar, akan menjadi satu kekuatan yang luar biasa bagi perempuan.
Ini lohhh yang mo coba saya transfer… gak ngerti juga kalo ada yang ditangkap oleh orglain yang mungkin luput dari pengamatan saya… and for that, my apology.
Sudahlah… jangan diperpanjang lagi. I know What I’m writing. And I can prove to all of you here that this posting will not leads teenegers to the wrong way of thinking.
Gue tanggung jawab deh…
Kalo saya salah dalam gaya menulis saya, saya juga gak akan berkeras… why not… mengakui kesalahan secara gentle itu justru jauh lebih terhormat dari ngotot2an gak jelas.
Tapi, kalo harus mengakui sesuatu yang saya tidak mengerti… duh, it’s really not me, kang, hehehe.
Anyway… apakabar di monrovia… banjir lagi gak?. semoga enggak. Saya masih tetap punya mimpi, oneday… I got the chance to work as the volunteer for children, in africa.
By Silly on 09.09.08 8:13 pm | Permalink
saya ingat satu puisi yg pernah dikirim seseorang dulu jaman2 saya masih SMU… (ceileee, hehehe
)
[mohon maaf kalo redaksinya gak sama persis dengan aslinya, nama penulisnya juga lupa, maaf]
By Silly on 09.09.08 9:07 pm | Permalink
Wakakakak … cerita yang diambil dari the best of bits & pieces nggak pernah ngebosenin ya …
Wanita itu pada dasarnya tahu koq kapan dia harus jadi tiang, kapan dia harus jadi kepala.
Tapi sayangnya, karena “norma-norma kebudayaan” atau “norma keperempuanan a la budaya Indonesia”, sering sekali si tiang itu suka lupa bahwa dia mampu melakukan perubahan, padahal ketika dia menjadi ibu, yang dilakukan adalah “suatu perubahan”, membentuk si kecil menjadi dewasa.
Mungkin karena terlalu “luar biasa” maka menjadi “biasa-biasa saja.”
Ketika masih sendiri, kadang perempuan suka lupa bahwa dia mampu mengerjakan itu sendiri, lupa bahwa si kepala yang dia inginkan adalah teman untuk berbagi.
Ketika menjadi ibu, lupa bahwa dia sudah melakukan perubahan yang besar.
BTW, menghormati haruslah kedua belah pihak. Wanita perkasa, ya itu benar, tak terbantahkan.
By tere616 on 09.09.08 9:09 pm | Permalink
Menurut agama (ajaran dari Yang Lebih Pinter Dari Kita) wanita memang DIWAJIBKAN menghormati lelaki (suami), bukan dalam artian tunduk.
Nabi (yang juga lebih pinter dari kita) bahkan bersabda yang kurang lebih isinya “seandainya bukan suatu perbuatan menyekutukan Tuhan maka akan kuperintahkan para wanita untuk BERSUJUD kepada suaminya”, sebagai penekanan atas keharusan seorang istri patuh terhadap suami selama itu tidak bertentangan dg ajaran agama.
Di lain pihak juga begitu banyak ayat suci dan sabda Nabi yang memuliakan kedudukan wanita dan memerintahkan para lelaki untuk menjaga dan melindungi kehormatan wanita.
Sebenarnya tak ada masalah jika semuanya bisa menjalankan hak dan kewajiban masing-2.
Hanya saja di zaman ini yg terjadi kemudian karena hawa nafsunya banyak wanita yg merasa ‘keminter’, merasa ‘punya otak’, trus mengartikan kaidah-2 agama tsb sebagai bentuk penjajahan thdp harkat wanita. Lantas pengejawantahannya berusaha dg segala cara menunjukkan dirinya ‘tidak lemah’ yg seringkali kebablasan. Mungkin krn itu juga diisyaratkan oleh Nabi bahwa kelak neraka lebih banyak diisi oleh wanita.
Don’t take it hard… sekedar sharing bahan utk merenung.
By Prince on 09.10.08 1:34 am | Permalink
@Prince:
Gini… (halah, gini lagi, gitu aja deh…)
Saya setuju banget dengan anda. Saya pengen sekali perempuan tahu kedudukannya, tahu menempatkan diri, tapi tidak menghamba dan “nggeh-nggeh” aja pada apa yang sebetulnya tidak sesuai dengan kata hatinya.
Perempuan Indonesia, harusnya merasa bebas mengemukakan pendapatnya, kalau dirasa itu benar, tapi juga tetap harus sadar akan kodratnya sebagai Tiang yang menyangga Kepala.
Biar bagimanapun Pria menurut saya TETAP sebagai KEPALA… yang memimpin dan menuntun seluruh aktifitas yang dilakukan tubuh, ya kaki, ya tangan, ya mata, ya hati… semuanya, tentu saja dengan koordinasi yang tepat.
Kebayang gak kalo KEPALA secara otoriter memerintahkan tangan untuk ini,… kaki untuk itu… Dan menganggap KEPALA yang paling penting peranananya dalam kehidupan. Sementara kaki dan tangan tidak mau diajak kompromi… gak kebayang saya… pasti berantakan.
But to courage men to do their portion,… rasanya bukan kapasitas saya deh… biarlah itu menjadi urusan orang-orang yang lebih pandai dari saya.
Yang saya lakukan disini adalah encouraging women, to go back in POSITION… yang sudah kehilangan ‘tenaga’, take your power back,… tapi yang sudah kehilangan kendali, dan mencoba menjadi KEPALA… well, lets go back to our position then… MENJADI TIANG…
Karna KEPALA tanpa TIANG, gak bisa apa-apa,… tapi TIANG tanpa kepala, masih bisa tetap berdiri tegak bukan???…
So, why bother so much to be the HEAD… kalo menjadi TIANG saja kita sebetulnya sudah kuat.
Again, don’t take it hard too… ini juga cuma sekedar perenungan.
By Silly on 09.10.08 7:27 am | Permalink
Busil, ini posting joke kok koment2nya jadi sirius gene seh?
By me on 09.10.08 8:45 am | Permalink
@me:
hahahaha… itu dia yang gue gak ngerti…
mungkin hanya saling menyamakan persepsi mas, biar semua kembali ke posisi masing2
By Silly on 09.10.08 8:48 am | Permalink
hahahhaa…
jadi pengen cepet nikah nih… biar banyak rezeki…
By Amrul on 09.10.08 10:01 am | Permalink
pernah denger ceritanya… ya..ya… BRAVO WOMAN POWER…
pa kabar mb’ sill?
kangen!!!
mayssari.blogspot.com
By mayssari on 09.10.08 11:59 am | Permalink
kangen Silly….
tapi kenapa ya, ada kasus laki-laki yang sudah sukses pasangannya yang lama ditendang dan diganti dengan yang muda dan sekseh?
*bukan menggeneralisir ya…*
By itikkecil on 09.10.08 3:17 pm | Permalink
i loph u… i loph u…. i loph u….
aku sangat beruntung menjadi perempuan….
By septy on 09.10.08 8:39 pm | Permalink
gw cuma bisa bilang laki2 dan perempuan punya kelebihannya masing2 dan keduanya saling melengkapi. ga ada yang namanya siapa butuh siapa, sama2 butuh pastinya. just simple as that…
By oscar on 09.10.08 9:39 pm | Permalink
Maaf, cuma mo meluruskan karena ada bbrp komen bilang kalo lelaki ga kuat ditinggal perempuan pasti buru2 cari istri lagi.
Kenyataannya ga koq, menurutku ini juga sama aja antara perempuan sama lelaki, kembali ke masing2 orangnya aja.
Contohnya ya aq ini udah bbrp tahun ini aq ditinggal istriku tercinta, setelah melahirkan buah cinta kami, aq bisa koq hidup cuma berdua bareng anakku.
Emang sih pas masih bayi aq butuh bantuan dari orang lain, tapi setelah dia masuk playgroup lalu sekolah, udah bisa aku tinggal kerja, kita bener2 hidup cuma berdua.
Dan aq yakin aku bisa, setidaknya aq punya semangat untuk tetap hidup dan mencari penghidupan yang lebih baik sampai anakku kelak bisa mandiri, baru setelah itu aq punya muka untuk ketemu istriku yang (InsyaAllah) sedang menunggu aq di taman surga, amin.
Masih inget pesennya saat itu:
“Ayah, aq nitip anak kita yah. Ayah harus didik dia dengan baik agar bisa jadi anak yang sholeh agar bisa doain aq.”
“Ayah makasih ya, Ayah udah manjain aq.”
Maaf kali ini komennya anonim, takutnya dikira pamer status Duda, soale terus terang jadi duda keren banyak banget godaannya
.
Maaf juga udah numpang menye2 di sini
By DudaKeren on 09.10.08 11:12 pm | Permalink
Weleh, buat tag italic di sini gimana sih??
maap katro
By DudaKeren on 09.10.08 11:14 pm | Permalink
Luigi:
Bravo! Dari pemaparan anda, terlihat sekali anda punya kecerdasan yang melebihi saya. terima kasih sudah menjelaskan kembali.
DudaKeren:
emang susah yah, jadi duda keren….?:p
By contradictiveminds on 09.10.08 11:49 pm | Permalink
ehhh, kalian… guys..
kenapa kalo duda keren bangga… tapi janda keren kok ya dihinadina yahhh, gue suka kasihan sama janda jadinya.
perempuan2 juga takut jadi janda hanya karena predikat “janda” tadi begitu negatif di masyarakat…
jangan donggg… kesian khan???
*sedang berfikir gimana cara merubah paradigma tsb*
By Silly on 09.10.08 11:53 pm | Permalink
@contradictiveminds:
Masih diterusin nih diskusinya?, hehehehe… we already had an agrement kan?,
Btw, harus saya akui bahwa, kita sama-sama punya niat yg baik disini, dan bahwa kita tidak bermaksud saling menyalahkan satu sama lain…
Dan pada akhirnya perbedaan prespektive ini lah yang jujur aja membuat saya merasa semakin kaya dalam memandang satu masalah… (taelah, sok pinter bener deh gue yeee, hehehe)
Buat yang lain… kami tidak saling menuduh kok, hanya berdebat, mencoba memandang masalah dengan prespektif yg berbeda.
By Silly on 09.11.08 12:10 am | Permalink
yah saya bangga tetap jadi laki2

tapi saling membutuhkan satu sama lain
By aRuL on 09.11.08 12:10 am | Permalink
hidup perempuan!!
soal multitasking niy menarik banget
paling sebel kalo udah liat cowo maen PS..diajak omong gak akan nyambung.
coba kita..blogwalking, chatting, telpon, ngetik dilakukan bersamaan
By wennyaulia on 09.11.08 1:10 am | Permalink
He he judulnya saja dah nendang, bagus. Tapi, biarlah lelaki jadi laki-laki, wanita jadi perempuan. Kalu terbalik berabe bo, kalau diantaranya berbahaya he he
By Ersis Warmansyah Abbas on 09.11.08 1:40 am | Permalink
1. wanita berasal dari kata wan dan ita, artinya yang dinafsui. perempuan dari kata per-empu-an, sesuatu yang luhur dan dihormati. so yes, perempuan saja, jangan pakai kata wanita lagi
2. puisi yg kamu kutip di atas, itu karya khalil gibran, penyair dan sastrawan asal libanon (CMIIW).
3. anekdot pom bensin, aku pernah post dua taun yg lalu sil. tapi bahasanya lebih ngawur dan kurang ajar, hyahaha… check it out. http://venus-to-mars.com/2007/02/16/the-power-of-a-woman/
By venus on 09.11.08 2:20 am | Permalink
anyway, berhentilah memujiku setinggi langit. doh, sillyyyyy…..
By venus on 09.11.08 2:23 am | Permalink
ada sebuah pepatah yang mengatakan : di balik kesuksesan seorang pria ada seorang wanita..
ah.. intinya, mari kita saling menghargai.. toh manusia diciptakan sesuai kodratnya masing2..
btw sil, yang aneh itu, sekarang cukup banyak laki2 yang rela melepas kodratnya sebagai laki-laki demi menjadi seorang perempuan..
salah satunya adalah waria di thailand sil (ada juga sih yang di taman lawang, wakakakak).. ini salah satu contohnya.
mirip kan sama perempuan beneran??.. weleh-weleh..
3 tahun yang lalu, bahkan ada waria yang mirip artika, yang difoto ketika (maaf) sedang bertelanjang dada.. (ini linknya) ckckckck…
ehm.. ini kok gua jadi bahas hal laen yah.. wakakakak… udah ah, mau sahur dulu.. rame nih postingannya..
regards,
By rangga on 09.11.08 3:29 am | Permalink
setuju… kenapa kita harus kuatir dengan ‘argumentasi’, selama kita melakukannya dg cara yg benar dan dg tujuan yg baik
benar kata Silly, tak lebih hanya sekedar menyamakan persepsi, saya yakin mereka yg merasa ‘perlu mendebat’ di sini pasti setelah menulis ‘debatannya’ akan membaca ulang komen orang yg ‘didebatnya’, berusaha mencari pemahaman yg terlewatkan
Marriage is when
a man lost his bachelor and
a woman got her master
hayoo….
By Prince on 09.11.08 4:36 am | Permalink
@Popi:
Hehehehe, makasih ya pop. I’m honoured
@noer:
Hehehehe… good for you. Jadi perempuan mandiri itu seksi loh. Asal kita tidak melupakan kodrat. tul gak?
@aprikot:
That’s why I said, perempuan itu tiang kehidupan, lelaki sebagai kepala…
kepala tanpa tiang, tidak akan sanggupberdiri tegak, diatas, tetapi tiang tanpa kepala, bisa tetap berdiri kokoh.
cuma Kepala dan Tiang, tidak akan bisa menjalankan fungsinya dengan sempurna, unless… mereka melengkapi satu sama lain.
Dgn begitu baru mereka sempurna
@ansella:
Saya suka kok… kamu mau gak sama saya…
*kejar ansella, pelukkk* hahahaha…
@Deje:
HALAH.. kamu pasti salah sahur tadi, kok tumben muji, biasanya komennya ancur…
@Mimi:
sama!!!
@dodywae:
Ehhh, gak bermaksud loh untuk saing-saingan dengan posting ini, sama sekali enggak… jadi kalo ada yg merasa this is a competition, maaf yah guys… but poor you, hehehehe.
@me:
Yeee… (mo gue tanggepin tapi ntar banyak laki2 yg tersinggung lagi, dahhh ahhh, ntar tak pm ajah yahh)
@Mulok Jamalah:
Saya gak bilang kalo perempuan wonder women, tapi perempuan punya power, itu yg saya bilang perempuan itu punya power, inside their head.
@dilla:
Egh, pada umumnya sih begitu, tapi tidak bermaksud mengeneralisasi yah. Ada juga kok laki2 yang setia sampe mati, dan itu hanya segelintir kecillll banget.
@Novi:
… cup..cup..cup… jangan nangis dong tayank. hehehe
Huhuhuhuhu.
@Eru Reed Says:
My fantasy can be more wilder than THAT!!!,
@Hendro Wahyudi:
ahhh, mas hendro, bisa aja, makasih banyak ya mas. Saya tersanjung loh.
@AngelNdutz:
betul angelndutz
By Silly on 09.11.08 4:41 am | Permalink
soal duda-keren…janda-keren
perempuan2 juga takut jadi janda hanya karena predikat “janda” tadi begitu negatif di masyarakat…
tau gak Sil… kalo kita cermati betul, yg getol memberikan stigma negatif tentang janda itu lebih banyak justru dari kalangan perempuan
coba perhatikan, kalo ada perempuan jadi janda terus yg laen pada asyik bicarain, ngerumpi, ngegosipin ini itu, sinis dan ujung-2nya adalah ketakutan gak berdasar suaminya bakalan direbut sama si janda
buat kami kaum lelaki, kehadiran janda adalah hal yang positip… bangettt….
By Prince on 09.11.08 4:44 am | Permalink
@Elyani:
nah, itu dia mbak… cuma kalo saya disini penekanannya ke perempuannya, so that they feel the power, bukannya malah melempem.
@avartara:
makasih mas… aku dah mampir ke rumahmu. keren yahhh, sapa yang buatin???
@bangdod:
salam kenal juga bangdod
@-tikabanget- :
Ahhh, tika.. mengapa kamu selalu berada dibarisan paling depan ketika aku merasa dipojokkan… aku jadi semakin jatuh hati padamu nih…
Jadi gimana… kita jadian gak jadinya… halahhh, lebay
Anyway, saya setuju dengan sodari, jadi sodari juga melihat bahwa tujuan posting ini adlah untuk encouragement bukan???
@Ninta:
Betul sekali ninta… *hugs ninta*
@Chic:
Setuju, laki-laki dan perempuan kok, dua-duanya sama-sama suka lupa ama kodratnya.
@andre:
ANDREEEEE… kamu bener-bener bisa membaca hatiku yahhh… hehehe, makasih untuk sharing ini. Asli JUJUR banget. Gak jaim dan gak berusaha terlihat kuat.
Kita perempuan pun pada dasarnya gak juga kepengen terlihat SOK kuat kok, cuma kalo ada sahabat kita yang lemah, bukankah kita yang kuat yang mensupport biar sahabat yang lain berdiri bersama2 dengan kita pada posisi yang sama…
Ohya, soal kepala… rasanya jawaban kamu udah saya jawab diatas bukan?. Thanks yahh
By Silly on 09.11.08 4:53 am | Permalink
Aq pikir pandangan orang thd duda & janda juga sama aja koq.
Ada juga orang menganggap aq berbuat macem2 karena kurang kasih sayang, terutama jika karena sesuatu hal aq harus pulang malam ato bahkan lemburan sampe pagi, dianggep udah ga peduli lagi sama anak.
Aq dbantu mertuaku pas anakku masih bayi.
Skr sih selain pas anakku lg sekolah, aq pasti bareng anakku, termasuk pas lg kerja.
Makanya aq msti jaga sikap, malah untuk pembantu yg bantuin ngurus rumah aq terapkan aturan dia cuma boleh datang siang pas hari kerja, pas aq ga ada di rumah, dia aq kasih kunci rumah, gaji aq taruh di kotak sendiri.
Semua itu aq lakukan untuk menghindari fitnah.
Makanya smpe saat ini aq cuma prnah ktemu sekali sama pembantuku itu, pas pertama kali dikenalkan.
So aq pikir pandangan masyarakat thd janda & duda sama aja, dianggep lebih ‘gatelan’ dibanding yg masih single ato yang sudah/sedang berkeluarga, makanya kita mesti baik2 jaga sikap.
By DudaKeren on 09.11.08 4:58 am | Permalink
@gombal_trendy:
Hahahahahaha… welcome to my world
@contradictiveminds:
Thank you for answering all those comment.
btw, kalo ada koment yg gak sepaham dengan saya, gak mungkin saya apus begitu aja dong, kesannya gak gentle amat… NOT ME!!!
Perbedaan buat saya, bukan disikapi dengan mendelete apa yang menjadi pendapat orang bukan?… Tapi perbedaan pendapat sebaiknya dibicarakan, untuk sama-sama saling memperkaya persepsi.
Besides, kalo udah meludah, masak harus dijilat lagi, ogah ahhh… (pasti dijawab lagi deh,…
)
And btw, I know you love me… I love you too…
*siyul-siyul ngeyel*
@Indah Sitepu:
IYA… PEREMPUAN PEMBAWA REJEKI… suami saya juga bisa mencapai posisi yang sekarang juga pasti karna menikah dengan saya, coba kalo dia nikah ama perempuan lain, belum tentu…
Just kiding… hehehe… perempuan diciptakan untuk MELENGKAPI hidup pria, agar menjadi sempurna.
@FaNZ:
hahahaha, bukan cuma jutek mas… Egh,… enggak ahhh, takut diomelin lagi…
*siyul-siyul ngeyel lagi*
@K’ndie:
Makasih ya K’indie..
@iman brotoseno:
Lahhhh, lagu apa mas?… MAJU TAK GENTAR???, hahahahahahahaha…
Tapi mbela sapa mas, wong ndak ada yg brantem kok disini, beda pendapat doang, dikiiitttt
@Rindu:
Iya, sama de, hehehe… Love you too, sist…
*hugs rindu*
@caroline:
Iya yahhh, sepertinya memang harus begitu, supaya tidak ada salah persepsi dan salah kaprah.
Anyway, thanks for your ten thumps, hahaha…
@ocha:
Nahhh, coba kalo perempuannya kerja, misalnya jualan kek, atau apalah, pasti ada cara untuk kita bisa berdiri diatas kaki kita sendiri.
KITA PUNYA OTAK, yang tidak pernah bisa berhenti berfikir.
INI SEBETULNYA INTI DARI POSTING INI…
ah, kenapa justru OCHA yg bisa menangkap maksud saya yach, laki2 kok malah gak bisa… mungkin karena saya membuat perumpamaan ttg laki2 kah…
Maafkan saya kalo begitu…
It’s just the way for me to show you, women, how weak we’re looked if we acted like that.
@ichanx:
Makanya jangan nge-plurk mulu… Cari dong!!!, hehehe… dipedalaman situ bukannya banyak yg masih murni?
@Epat:
Good… I thought you love men…
@Luigi Pralangga:
udah aku jawab dibawah khan kang, and udah kita bahas juga di YM, so… just thanks..
btw, make peace itu bukan buat aku doang khan kang?, hahaha… Yeah, I know, cuma mo negesin ajah, takut ada yg salah persepsi lagi…
@hanny:
ketjoup-ketjoep mbak hanny… yang cantikkkk
@Nazieb:
WOWWW… your comment is very beautiful. That’s nice… and nyonya pasti bahagia karena di”nikmati” sebagai satu keajaiban oleh tuan yahhh, hehehe..
By Silly on 09.11.08 5:25 am | Permalink
@Amrul:
Buruannn… undangannya jangan lupa yah.
@mayssari:
Sama maysari… aku juga kangen… sama semua, sama kamu juga… aku dah mampir kerumahmu, as usual, puisi2mu itu lhhh… duhh… hebat euy
@itikkecil:
kangen itikkecil juga…. *hugs yang kenceng*
NAHHHH… itu dia yang perlu ditanyakan ke yg bersangkutan, mungkin karna dah bosen kali yah, ada mainan baru… gitu deh…
@septy:
i loph u 2… i loph u 2…. i loph u 2…. hwehwehwehe…
YES, you should my dear!!!
@oscar:
Ya, saya setuju, but things doesn’t go as smooth as we want… so perlu ada kamu, kamu dan saya, untuk membantu kaum kita masing-masing untuk take their part in right proportion.
Gitu loh Oscar maksud posting ini, hehehe…
@DudaKeren:
Gakpapa…. Makasih udah sharing cerita anda. Saya percaya kok ada org2 seperti anda diluar sana yang sangat setia pada komitmen.
Hanya saja, yg seperti anda gak banyak mas. Ini gak bermaksud mengeneralisir loh.
semoga tidak ada yg tersinggung.
By Silly on 09.11.08 6:15 am | Permalink
@aRuL:
SAMA… Saya pun bangga jadi PEREMPUAN…
And yes… saya juga masih membutuhkan laki-laki untuk menyempurnakan hidup saya kok, karena saya bukan superwomen, and you guys, are not superman, right?
@wennyaulia:
Hidup juga, hehehe…
@Ersis Warmansyah Abbas:
Iya, betul mas… Tapi ini khan hanya joke, perumpamaan.
@venus:
Mbok, you couldn’t reject me now mbok.. I love you!!!,… loe selalu muncul didepan gue dalam keadaan pinter dan cerdas…
@venus:
Yeahhh… I love you too, mbokkkk..
@rangga:
Ya mungkin karena org tidak lagi menghargai kodratnya sebagaimana dia diciptakan.
Besides, org kek gitu mungkin saja punya kelainan dari lahir, I don’t know… gue belum mempelajari lebih mendalam mengenai penyimpangan yg kek gitu, jadi gak brani bicara banyak.
@Prince:
Cihuyyyy… kali ini saya sangat sependapat dengan anda, Makasih ya mas Prince (who ever you are)
Jabatan tangan dulu yukks.
By Silly on 09.11.08 6:25 am | Permalink
hwahahahahahaha.. top abis deh tante silly..
By ratutebu on 09.11.08 10:23 am | Permalink
kl perempuannya sprti mbak Silly
wahhh, gue pun pengen sgr change to woman
perempuan emang hebat
perempuan bikin pria bergairah
perempuan membuat hidup terasa indah
perempuan bikin pria senang
perempuan jg yg bikin hidung pria jd belang
By mikekono on 09.11.08 12:58 pm | Permalink
Haduh pusying bacanya…
tadi pas pertama kali baca artikelnya mbak silly sih aku ketawa ketiwi gak keruan sambil bayangin seandainya cowok jadi seperti yg dideskripsikan sama Mbak Silly…
hahahahahahaha
tp pas baca komennya jadi puyeng…
jadi diskusi serius…hihihi…
minta panadolnya deh mbak…
*eh gak boleh ding masih puasa*
ntar aja pas buka
selamat siang Mbak, apa kabar?
alhamdulillah puasaku lancar sampe hari ini
then may God bless you and your family
By Panda™ on 09.11.08 1:25 pm | Permalink
Lucu banget kalau laki-laki jadi perempuan yang cengeng.
Hehehe…
By Edi Psw on 09.11.08 3:42 pm | Permalink
Kalo boleh dijabarkan… Perempuan yg masih Single dan perempuan yg sudah menikah pasti memiliki power yang berbeda loh
Ato mereka berdua sama aja kah?
By Manik on 09.11.08 4:22 pm | Permalink
It could be the other way around …
By nh18 on 09.11.08 4:24 pm | Permalink
kena demam feminisme ya mba?? hehe.. eyang saya di rumah itu aktivis feminisme, dari pagi sampe malem, ngomongnya tentang kesetaraan gender terus…
eh saya blogwalking, ternyata mba silly juga ngomongin feminisme juga…
kayaknya saya harus memulai maskulinisme nih!! biar seimbang… hehe
By Elia Bintang on 09.11.08 5:14 pm | Permalink
Sil.. aku butuh TIANG…. eh bukan ding… butuh lobang buat nancepin tiang.
By Embun on 09.11.08 10:39 pm | Permalink
This will be a whole different story when you have a child, though
By Diny on 09.12.08 2:28 am | Permalink
STUJU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
By adya on 09.12.08 7:58 pm | Permalink
Inilah alasan kenapa saya lebih memilih wanita ketimbang lelaki.. kekeke..
duh, jadi pengen mengkhayal Titi Kamal lagi gelendotan sama dakuh sambil ngomong:
“Aihhh, sayank… coba lihat lingerie itu… seksi sekali bukan… beli yukkk yankkkk”
dan aku akan segera telpon silly..
“Sill, mau lingerie bekas Titi Kamal gak? Sini gue pinjem kartu kredit lu..!”
aduh.. puasa malah ngayalin Titi Kamal.. ampuuunn…
*buru2 ngekhayalin Christian Sugiono biar puasa gak batal*
By JaF on 09.13.08 7:16 am | Permalink
@ratutebu:
hahahahha… thanks yah ratutebu.
@mikekono:
Ahh, abang ini, berhentilah memuji saya. Saya bukan siapa-siapa kok
Just try to share what is in my thought.
@Panda™:
Hahahahaha… tuh, emang lucu khan?… nah, saya gak salah dong…
Makasih ya panda.
*sodorin panadol, eh, minumnya habis buka aja yah*
Alhamdulillahhhh… seneng dengarnya… semoga puasanya polll sampe akhir ramadhan yahhh
Salamnya pasti disampaikan. Makasih banyak. The same goes to you and your family yahhh.
@Edi Psw:
HAHAHAHAHAHHA… ngebayanginnya aja geli bukan?
*clingak-clinguk nyari mas contradictiveminds*
@Manik:
Jelas berbeda, secara TROUBLE dan PROBLEM yang mereka hadapi juga jauh berbeda bukan?… and suka tidak suka, most of our problem, datangnya dari… pria…
*kaburrrrr*
@nh18:
Emang iya, pasti!!!
@Elia Bintang:
Wahhh, gak salah nihhh, dirimu khan yang baru saja menelorkan album itu bukan???… wahhh, tersanjung dotcom saya, dirimu mampir kesini…
Minta tanda tangan boleh gak…
Issue Feminisme?… karena perempuan sebagian besar belum menyadari power yang ada dalam dirinya, dalam otaknya, and I’m here for that.
Maskulinisme?, hahaha… don’t be… kamu gak pake maskulinisme aja udah maskulin kok…
*lost focus*
@Embun:
Lobang?… Tiang?… Lagi mo ngibarin bendera ya mas?
*sodorin sapu lidi*
@Diny:
Yeah, I know… but I felt more powerful when I married and have a kid.
you right. it’s totally different.
@adya:
Samaaaaa…
@JaF:
HAHAHAHAHA… itu juga alasan saya bangga jadi wanita mas… (garing yah, kriuk banget neh… hahaha)
Wakakakakakakakak… pertanyaan saya, kenapa telp saya mas… kok gak christian Sugiono… PASTI karena POWER saya lebih besar dari Christian bukan?
Ahakahakhakahkahakhakahakahakhakak…
(kalo ngayalin CS sambil ngiler juga puasa teteup batal loh mas jaf, hahaha)
By Silly on 09.13.08 8:39 am | Permalink
#adya:
blogmu kok ilang??
trus pindah kemana donk??
*sori mbak numpang nanya disini*
By Panda™ on 09.13.08 1:32 pm | Permalink
aku setuju banget …. setuju banget….
perempuan punya kekuatan. tak usah digembar-gemborkan dengan isu pemberdayaan perempuan yang justru seperti menunjukkan kita perepmpuan tidak berdaya.
perempuan itu kuat in a special way…
dan jangan pernah merasa di bawah pria. kita partner, yes partners guys!
By latree on 09.13.08 10:52 pm | Permalink
mak maaak….ngakak2 gw bacanyaaa…ngaaaaahaahaaa…muhahahaaa…bhahahahaaaa…
my husband with silk boxer n cowboy boots…nge striptease
ngahahahaaa…gw bakal langsung getok kepala gw pake palu..
By kecoakdisko on 09.16.08 2:47 pm | Permalink
Sedih…tahunnya perempuan kok 21 perempuan harus mati gara2 uang 30ribu perak…..gila banget perempuan di negeriku ga ada harganya….ihiks…ihikssss…..
By putiresi on 09.16.08 9:08 pm | Permalink
[...] ini hanya berupa obrolan panas antara gue dan temen yang dulu pernah “Fight for nothing” ama gue (udah baikan kok, iya khan mas???) cuma gara2 perbedaan persepsi tentang PERAN WANITA [...]
By Sillystupidlife » Blog Archive » JANGAN TUSUK AKU DARI BELAKANG… on 10.08.08 3:29 pm | Permalink
wanita mana yang paling memuakkan? kalau bukan wanita maskulin. Laki-laki mana yang paling menjijikan? kalau bukan laki-laki feminim.
Setiap kodrat itu punya (pe)peran(gannya) sendiri, kenapa si musti berbangga diri dengan gender kalau ujung2nya antara satu gender dengan gender lain saling kasih mengkasihi. Tidak usahlah kita menghitung siapa yang terbaik dari A dari B, itu bisa menimbulkan kesombongan dan memunculkan alibi-alibi yang bukan mendekatkan kita pada kebenaran dan kenyataan tapi kepada pembenaran dan kepalsuan.
Ana khairul Minka, artinya “aku lebih baik dari dia”. Kata-kata inilah yang menyebabkan iblis sebagai mahluk terkutuk, karena dia merasa lebih baik dari Adam, dia membandingkan unsur penciptaannya yaitu api, lebih baik daripada tanah. Didalam kata ini terdapat asal mula dari kesombongan dan penyakit hati, yang justru jaman sekarang ini menjadi kalimat mutiara dan pengenjot semangat yang tergaung dimana-mana, padahal dari kalimat ini pula lahirlah rasa sombong, rasa iri hati, rasa rakus, rasa tidak puas diri dan berbagai bentuk hal lain yang memancing segala kejahatan.
Karena itu, tidak perlu kita menaikkan kepercayaan diri satu kutub dengan merendahkan kutub lain sehingga yang satu kutub ini merasa tinggi. Lagipula, sekarang perempuan hampir tidak ada masalah secara sosial, jadi isu seperti ini sudah tidak seharusnya lagi diangkat.
Tapi saya suka kok baca tulisan Silly, menurut gw lucu, dan tata bahasanyapun menarik. Tapi yang satu ini, gw harus mengingatkan.
Salam persahabatan Mba Silly, semoga rahmat Allah selalu beserta anda.
By Dion on 11.25.08 12:22 am | Permalink
Selamat Pagi Dion,
Terima kasih untuk masukannya.
Actually, kamu menangkap cerita ini secara tidak proporsional. Kalau Dion membaca tulisan saya sebelumnya tentang bagaimana kaum perempuan begitu direndahkan dan dihina, sampai titik dimana perempuan ini akhirnya menganggap dirinya tidak layak untuk sekedar menyentuh ujung kaki suaminya, maka Dion akan mengerti mengapa tulisan ini saya buat.
(ps: saya lupa,… maaf, tulisan itu sudah saya pending release, atas permintaan yang bersangkutan, karena saat ini mereka sudah dalam taraf berdamai. luka fisik yang dialami istri memang sudah dilaporkan ke kepolisian, namun kelanjutannya saya sudah tidak ngikutin lagi)
Anyway…
Kalau Dion baca secara tulisan ini secara keseluruhan, Dion akan menemukan bahwa saya sangat menekankan kesetaraan disini. Saya melihat wanita dan pria sebagai partner. Dan tidak melupakan kodrat bahwa Wanita adalah TIANG, lelaki adalah KEPALA. Tiang menyangga kepala supaya tetap berdiri utuh. Dan kepala memimpin seluruh anggota tubuh untuk bergerak. It should be like this.
Kalau kemudian ada statement saya bahwa TIANG bisa berdiri tanpa KEPALA, bukan berarti saya mengajarkan orang menjadi WANITA MASKULIN, tidak!. Tapi menjadi wanita yang tegar, IYA! Merasa dirinya mampu berdiri ditengah badai, bahkan bisa tetap melangkah ditengah ‘amukan badai’ hingga akhirnya sang partner kembali menggandeng tangannya. THAT is What I said Women Power !
Saya ingin perempuan-perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (saya kebetulan aktivis freelance pada sebuah Ormas yang membela hak Anak dan Perempuan, LBH APIK) untuk tidak takut berdiri sendiri, tidak takut ditinggalkan oleh suami yang silau oleh kemolekan perempuan lain, tidak takut kalaupun harus berpisah demi keselamatan jiwanya,… ketika tubuhnya sudah babak belur oleh sumai-suami yang merasa bahwa perempuan tidak punya hak untuk cemburu… Karena Suami-suamilah yang bekerja. Doktrin yang tertanam dikepala mereka bahwa kalau tidak ada suami, si istri tidak akan sanggup hidup…. sungguh ingin saya hilangkan dari pola pikir kaum saya.
No, we need man, but as a partner, not as our employer, or our boss. PARTNER! Dan untuk inilah tulisan itu saya buat.
Dion mungkin hidup ditengah-tengah wanita yang tidak pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga, tidak pernah tahu ada wanita yang hamil tua, namun harus melihat suaminya ternyata sudah menghamili perempuan lain, dan ketika sang istri bertanya, si suami menampar dan menghajar sang istri hingga terjatuh dan ketubannya pecah dan melahirkan premature.
Issue seperti ini mungkin tidak pernah anda dengar. Atau mungkin Dion tidak pernah tahu, ada banyak wanita diluar sana yang mengalami kekerasan PSIKIS, dengan makian dan kata-kata kasar, yang tidak seharusnya diterima oleh wanita… :((
Percayalah!!!… di era yang sudah modern ini, hundreds of them is still there… out there. Silahkan berkunjung ke LBH APIK untuk tahu berapa banyak data tentang mereka disana.
About FAITH, saya selalu percaya, Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan untuk saling melengkapi… Kenapa wanita diambil dari tulang rusuk pria? Bukan dari tulang kepala, untuk dijadikan atasannya… Bukan dari tulang kaki untuk dijadikan bawahannya… Tapi dari tulang rusuk… supaya selalu DEKAT DIHATINYA untuk dicintai… dan selalu BERADA DISISINYA… untuk berjalan bersama mengarungi kerasnya badai kehidupan…
Karena dengan BERJALAN SEIRINGAN…. BERSAMA, (bukan berada didepannya sebagai tameng, atau berjalan dibelakang untuk berlindung karna takut),… BERGANDENGAN TANGAN, menjadi kuat dan kokoh, menapaki jalan kehidupan, yang tidak akan pernah mudah.
Tidak! Tuhan memang tidak pernah menjanjikan jalan hidup yang mudah bukan? Tapi DIA menjanjikan, bahwa bersama dia, kita tidak akan pernah merasa lelah. Dan berjalan bersama Dia berarti berjalan seiring dengan partner yang sudah DIA sediakan untuk kita. It should be this way.
Yang terjadi sekarang, kalau anda buka mata lebar-lebar. Ada banyak rumah tangga yang diawali dengan berjalan beriringan… Namun ditengah perjalanan, Sang suami melepaskan gandengannya, lalu pergi menggandeng wanita lain, yang jauh lebih muda dan lebih ‘indah’ secara fisik.
Dan yang perempuan, hanya duduk terdiam, menangisi nasibnya, sakit hati, terluka dan ‘berdarah2′, lalu mulai merasa tak berdaya,… dan akhirnya tidak berbuat apa-apa kecuali mengemis dan memohon-mohon pada suaminya agar mengasihi dirinya (ahhhh, saya benci sekali menulis kata ini, tapi ini nyata… kenyataan yang saya lihat setiap hari…
)
C’mon, ini tidak boleh dibiarkan. Perempuan harus punya power dalam diri mereka sendiri. Be Strong. have your power. Untuk itulah tulisan ini dibuat. Power inilah yang saya ingin semua perempuan punya.
Sekedar informasi untuk Dion, menurut survey kompas, 9 dari 10 laki2 dijakarta ini (dijakarta loh ya, saya gak tahu kalau didaerah), semuanya pernah berselingkuh. Bukan berarti perempuan tidak pernah berselingkuh, tidak, cuma bukan untuk mereka tulisan ini saya buat. Akan ada kok waktunya saya menulis tentang itu. Tapi menurut saya, yang URGENT banget harus saya kerjakan saat ini adalah, to encourage my women friends, to be strong and stand in their own feet, dan merasa bahwa diri mereka berharga (tidak harus mengemis dan memohon2 untuk dikasihani, hanya karena takut.. kalau ditinggal, nanti bagaimana hidupnya kedepan. Duhhhh… this is so pathetic, I think).
Yang terbaik adalah, merasa bahwa kita bukan makluk yang lemah (dalam arti bukan untuk menyombongkan diri bahwa kita kuat, tolong liat tulisan ini secara utuh). Ketika badai menghadang, ditinggal sendiripun, kita akan tetap berdiri kokoh, menunggu sampai sang partner melihat bahwa, ditengah badaipun, kita tetap tegar dan tersenyum… Ada atau tidak adanya pria disisinya, perempuan harus tetap berdiri tegak.
Saya pikir, pria yang baik akan tahu bahwa wanita tegar dan mandiri adalah wanita yang akan mampu menjadi teman seperjalan, yang akan saling melengkapi, and become a COMPLETE POWER, to fight for the battle of life.
Kalau soal lucu-lucuan yang ada dalam tulisan ini, well,… ini benar-benar tidak bermaksud menjatuhkan martabat pria untuk mengangkat martabat wanita. This is the way I make my writing interesting to be read.
Kalau anda sempat berfikir sedemikian negatifnya tentang tulisan ini, mohon maaf deh. Tapi menurut saya anda terlalu naif dalam menilai sebuah tulisan. Apa yang ada dipikiran anda menurut saya nih, hanya karena ada ego kelaki-lakian yang kesenggol. Jika beanar, mohon maaf untuk itu.
Anda tahu hampir semua tulisan dalam blog ini saya bawakan dengan gaya konyol dan kocak. Mengapa? Supaya orang lebih relax dalam memandang segala hal. And once again, this is the way I make my writing interesting to be read.
Gaya menulis saya memang jenaka, dan demikian juga keseharian saya, selalu jenaka dan memandang segala hal dengan grateful feelings because I believe God will always provide anything good into human’s life. Even when it seems so misery, I believe, He ment it for our own good.
Tapi yang harus orang tahu bahwa tidak setitikpun niat saya untuk melemahkan gender pria. TIDAK SAMA SEKALI. kalaupun anda atau ada orang lain menangkap seperti yang anda tangkap, sekali lagi, MY APOLOGY PLEASE… pardon my language, mohon maaf.
Semoga ini cukup berkenan buat Doin. Salam hangat dari saya. Be blessed!
Silly
By Silly on 11.25.08 7:27 am | Permalink
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>