Mari Menahan Diri.. Think Positively.. and be a Solution Maker

Dear All,

Tadinya saya sedang menulis tentang UNPA yang sungguh2 membuat saya terkagum2… (Serasa pengen jadi Volunteer deh, hehehee). Saya pernah bercerita tentang kerinduan saya untuk bekerja sebagai volunteer bagi anak2 yg kelaparan di afrika ketika saya berkunjung ke rumah perempuan cantik ini Nadia Febina, lalu kenalan dengan mas Luigi. Dari Mas Luigi Pralangga, a PEACEKEEPER from garut yang sekarang bertugas di monrovia saya mendegar banyak cerita ttg ini, dan sempat mengirimi saya majalah yg penuh dengan perangko UN… Wah, senang sekali saya. Sayangnya, saya pikir ini topik ini lebih penting, sehingga artikel tsb saya pending dulu untuk semetara waktu.

Teman2…

Barangkali sudah terlalu banyak yg tahu mengenai masalah yang dibahas ndorokakung di tulisan ini dan rasanya saya tidak ingin memperpanjang polemik yg ada. Maka ijinkanlah saya sebagai anak kecil yang sok tahu… memberikan masukan yg barangkali bisa mengademkan suasana… (semoga saya tidak malah memperkeruh suasana… As I come with peace).

Ndoro dan semua teman2 yg ikutan rame ngebahas ini,

Dari awal, saya baca tulisan itu, yg pertama kali terbertik dalam kepala saya adalah PRIHATIN pada apa yg bakal dihadapi si pengirim email, bukan berarti saya menentang tindakan ndoro, TIDAK, karena mbak Julia mengirimkan email itupun pasti dengan maksud supaya ndoro memposting masalah ini sehingga blogger newbie seperti saya bisa lebih hati dan waspada.

Saya hanya mencoba menempatkan diri saya pada posisi mbak julia… Kita semua ribut mempermasalahkan si pelaku dan korban… kita lupa gimana perasaan si mbak ini?.. Saya kalo jadi dia, pasti down bgt. Saya ingin mensupport dia, tapi karna gak kenal ama mbak Julia, (terlepas dari keyakinan saya kalo ndoro juga PASTI punya alasan yg reasonable…) Saya lalu teringat sebuah artikel tentang PENCIL MAKER itu.. dan posting itu sebetulnya saya tujukan buat mbak Julia ini

Paginya,

Saya ikutan komentar asal di tulisan itu… Wah, saya langsung dapat “kunjungan” balasan dari yg bersangkutan, om Kopi maksudnya, bukan ndoro… dan sebagai perempuan biasa, saya sempat keder juga… wah, keisengan saya berbuah perasaan ketar ketir gini…

Padahal saya kemudian sadar, tolol sekali saya… termakan sama cerita2 yg beredar… Seolah saya TIDAK PERCAYA pada diri saya sendiri.

Dan yg paling utama… saya sudah melanggar ASAS PRADUGA TAK BERSALAH…

Sebagai blogger pemula, saya sangat menghargai ndorokakung sebagai mentor saya, dan menghargai blogger yang lain sebagai sahabat… Satu dua kali kalo gak salah saya pernah main ke blognya mabk Julia, dan saya suka dengan tulisan2 bebas disana…

Inilah yg kemudian membuat saya mengambil kesimpulan bahwa Email yg kemarin dikirimkan ke ndoro, pasti TUJUANNYA demi kebaikan bersama, supaya tidak semakin banyak yg lengah, dan semakin banyak yg waspada/hati2 melangkah di blogoshphere ini.

So, Saya yakin 100 % klo mbak Julia tujuannya baik, bukan berniat menjadi penyebar gosip dsb.

Saya juga yakin kalau Ndorokakungpun tujuannya baik, membuka semua sehingga apa yag menjadi kekhawatiran beberapa kalangan selama ini menjadi terbuka dan tidak lagi menjadi dilema dan menggantung.

Mungkin (kalo boleh ngasih masukan)… Caranya aja yg Kurang tepat. I’m sorry,.. but I have to say this.

Ini cuma pendapat pribadi saya aja, jadi belum tentu saya benar. Cuma, menurut saya, kalau mengacu pada asas PRADUGA TAK BERSALAH, sejatinya dilakukan dulu penyelidikan terhadap yg bersangkutan, dan yg terlibat… juga “korban”2… apakah benar mereka mengalami hal tsb. Tidak harus ndoro yg menjalankan, bisa dilakukan oleh pihak lain jika ndoro tidak sempat.

Kalau sudah pun, seperti kalau kita membaca berita kriminalitas di koran2… Biasanya oknum maupun korban akan disamarkan identitasnya dengan Inisial, untuk menghindari hal2 yg tidak diinginkan… dan kembali lagi ke ASAS PRADUGA TAK BERSALAH itu.

Kalau pada akhirnya email itu sudah terlanjut dipublish, sayang sekali memang, karena disana masih jelas terpampang para pelaku beserta korban lengkap dengan “alamat rumah” mereka.

Saya lihat semakin hari masalah ini semakin memanas… So, kalo boleh, saya sebagai pemula… mohon maaf dulu kalo ini kurang berkenan dihati… alangkah baiknya kalau kita tidak semakin terpancing untuk melemparkan komentar2 panas atau menggemaskan, yg membuat yg lainpun ikut berkomentar. HATI PANAS suasana pun jadi panas… padahal udara diluar sana sedang panas2nya loh…

Alangkah baiknya kalo SEMUA PIHAKmenahan diri dulu untuk TIDAK BERKOMENTAR negative, kecuali kita datang membawa SOLUSI… menurut saya silahkan memberi masukan..

Please, jaga hati kita semua dari prasangka buruk.. Jangan menghakimi org lain kalau kita sendiri belum tahu betul apakah mereka ini bersalah atau tidak…

Menghakimi, berarti kita sudah “menghukum” tanpa peradilan.

Saya yakin ndorokakung PASTI punya niat yg baik ketika memposting email tsb. Banyak dari blogger yg akhirnya jadi lebih aware and hati2 dalam melangkah bukan?… And itu semua karena mbak Julia dan ndorokakung, terlepas dari polemik yg kemudian beredar.

Setuju dengan mas Catside, bahwa setelah kotak pandoranya dibuka, masih ada yang tersisa… HARAPAN

Maafkan saya… maaf sekali lagi kalo saya sok tahu. Saya hanya ingin semua orang berdamai… tidak ada pertikaian, tidak ada pertentangan… Sebelum kita melemparkan komentar pedas.., ingat dulu deh… apakah org ini sudah merugikan anda?…

Saya sendiri mungkin tolol yach… tapi saya jarang sekali melawan kekerasan dengan kekerasan juga… komentar pedas dengan komentar pedas juga… karena ini justru akan memperparah suasana…

Sekali lagi maafkan saya… ndoro, punten sangat, minta maaf yach… saya ingat skali pesan ndoro waktu pertama kali jadi blogger (januari kalo gak salah) waktu saya konsultasi mengenai tulisan2 saya tentang selebritis, ndoro bilang sama saya,

“Pokoknya gini aja nduk, kalo kamu nulis, ingat deh, kalo itu kamu yg ditulis gimana perasaan kamu… trus keluarga kamu gimana dsb… nah, ingat aja itu sebelum menulis).

Makanya sejak saat itu, kalo saya gak eneggggg banget, saya gak pernah nulis lagi ttg org lain… kebanyakan tentang ketololan2 saya sendiri… :)

Punten pisan ya ndoro… tulisan ini bukan untuk memojokkan ndorokakung, karena saya tahu banget ndoro pasti lebih bijaksana dari saya, dan ndoro pasti punya alasan yg bijak mengenai posting itu… Jadi tulisan ini tidak untuk mengcounter ndoro.

Tulisan ini hanya ingin memberikan support kepada siapa saja yg merasa terpojok, tidak peduli dia dipihak SALAH atau BENAR, saya tetap menawarkan empaty saya… (walaupun habis ini mungkin saya akan dimusuhin pihak2 terkait, hehehehe… Gpp, resiko gue dehhh).

Walaupun ini juga beresiko saya akan ikut2an dituduh yg tidak2… Saya datang dengan damai, saya harap saya bisa membawa kedamaian bagi siapa saja yg bertikai,  mencoba meredam pihak2 yg lain yg mungkin ikutan panas membaca tulisan2 ini…

Mari kita sikapi masalah ini dengan hati yang tenang, kepala yang dingin dan dengan mental sebagai blogger yang bijaksana.

Kita pasti bisa… Tahan diri, tahan semua komentar negatif, mari kita pikirin solusinya sama2, tapi dengan hati dan kepala yg dingin.

Mohon maaf kalo ada kata2 saya yang bersifat menggurui atau kurang berkenan..

SALAM JABAT ERAT SAHABAT,

Silly

ps: supaya tidak menimbulkan polemik, dan saya tidak dituduh mencari popularitas atau ingin meningkatkan pagerank, maka khusus untuk posting ini, commentnya saya tutup. Mohon maaf bila ada yg kurang berkenan.

Posting ini pun tidak memihak siapapun, hanya ajakan untuk berdamai, dan menahan diri untuk tidak memberikan komentar negative. Yuk, mari cari solusinya sama2. Silent is golden. :)

Salam Damai,

Silly lagi :)






Silly's old blog

Image Hosting by Picoodle.com

sitemeter

who's among us

counter

Pages

ShoutBox Silly

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Recent Posts

Recent Comments

Categories

Archives

Meta

Blogroll

Tags

PEACEKEEPERS FRIEND

GERAKAN 1000 BUKU

THE CONCEPT OF LOVE

The Keys to Your Heart
You are attracted to good manners and elegance.

In love, you feel the most alive when things are straight-forward, and you're told that you're loved.

You'd like to your lover to think you are loyal and faithful... that you'll never change.

You would be forced to break up with someone who was emotional, moody, and difficult to please.

Your ideal relationship is comforting. You crave a relationship where you always feel warmth and love.

Your risk of cheating is zero. You care about society and morality. You would never break a commitment.

You think of marriage as something precious. You'll treasure marriage and treat it as sacred.

In this moment, you think of love as commitment. Love only works when both people are totally devoted.
What Are The Keys To Your Heart?


AUTHOR

  • profileAdd some information about yourself here.

FLICKR FEED

  • Add your flickr code here, or use the widget