BFL For CHarity II

Seperti teman2 ketahui, Blood For Life sudah menjadi sahabat bagi Sanggar anak Akar ini sejak tahun lalu. Sanggar Akar adalah rumah singgah yang menampung anak jalanan untuk dibina dan dibimbing menjadi pribadi yang mandiri dan kelak bisa bertanggungjawab buat masa depannya sendiri.
 
Di rumah singgah ini, ada sekitar 20 anak yang menetap, belajar, bersekolah dan melakukan kegiatan positif di sanggar. Selebihnya adalah anak yang datang dan pergi, total keseluruhan sekitar 30 orang.
 
Nahhh… kenapa kok tiba2 kepikiran lagi bikin Charity ini?
 
Sebetulnya bukan tiba2… sudah sejak awal tahun ini, setelah kegiatan ini kita bikin dulu, sya berjanji pada adik2 disana, akan bantu lagi mereka menjelang HARI ANAK NASIONAL.
 
Ndilalah… tadi pagi saya treyuhhh nonton acara Memaknai Kehidupan, bagaimana dua orang perempuan peduli untuk mengambil smua kucing2 yang terlantar dan menderita, terluka dan tak berdaya… untuk dibawa pulang dan dirawat. 

Saya posting disini: http://sillystupidlife.com/2010/06/21/memaknai-hidup-dengan-berbagi-kasih/

Ada berapa banyak orang yang peduli sperti mereka… tidak banyak.., Dan dari sedikit penghasilan yang mereka punya, mereka masih sempat2nya berbagi dengan 50 (baca: Lima Puluh) ekor kucing jalanan yang kebanyakan sudah luka membusuk krn disiram air panas biar pergi jauh2.
 
Terharu melihat itu… saya terpikir akan anak-anak jalanan yang juga terlantar… dan betapa mulianya orang-orang yang sudah membaktikan dirinya untuk anak-anak jalanan ini…

And this thought bring me to Sanggar Anak Akar.
 
Saya teringat janji saya pada mereka, lalu saya minta jadwal kegiatan mereka kedepan, and surprise bgt bahwa mereka sudah punya rencana yang luar biasa…
 
How can we help them???
 
Gampang…. Mari kita tengok lemari pakaian kita sejenak… kadang suka bingung ini pakaian segini banyak mau ditaro dimana lagi… lemarinya udah penuh sesak. Padahal banyak diantara pakaian2 tersebut yang kita SUDAH BOSEN makenya… ada yang KEGEDEAN… ada yang KEKECILAN… ada yang sudah OLD STYLE…. dan ada juga yang dah PUDAR warnanya…
 
Banyak pakaian, bikin banyak debu, banyak pengeluaran untuk biaya perawatan, sementara kita juga pengen beli baju baru yang lagi sale misalnya…
 
Nahhhh, ketimbang baju2 ini gak kepake, atau hanya mandeg di lemari… gak jadi berkat juga buat kita… Mending kita sumbangin ke Sanggar Anak Akar ini…
 
Disana mereka diajarkan untuk berwira swasta dengan mengumpulkan baju layak jual ini untuk di-repack lagi menjadi seperti baru, lalu dijual dengan harga murah.
 
Gunanya… bisa ngebantu masyarakat sekitar untuk dapetin baju yang lumayan bagus dengan harga murah… Dan Dana yang terkumpul bisa mereka gunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan di sanggar, plus biaya hidup bagi kurang lebih 20 anak yang menetap di sanggar.
 
Jadi, disamping bisa membantu masyarakat yang pengen beli baju dengan harga murah…. kita juga membantu anak-anak sanggar untuk mengembangkan potensi mereka… kelak mereka akan jadi pemuda/i yang berguna bagi bangsa ini…
 
Imagine… Berapa banyak kesempatan kita berbuat kebaikan dengan hanya menyumbangkan pakaian bekas kita… Million Times!!! Dan berkat yang akan kita terima, akan berlipat ganda… jauh melebihi apa yang sudah kita berikan.
 
Dan yang paling utama… rasa yang Tuhan hadirkan dalam hati kita ketika kita berbagi… It’s PRICELESS!
 
Soooo… teman-teman yang ingin berbagi… yuk, mulai sekarang, bongkar-bongkar deh lemarinya… Cari mana yang masih layak jual, kita sumbangkan ke yang membutuhkan, insyaallah, besok-besok bakal mengalir jauh lebih banyak rejeki buat ngegantiin yang udah disumbangin.
 
Yang berkenan,… saya insert email dari mbak Intan, Sanggar akar berikut ini yahhh, termasuk rencana mereka kedepan:

[...]

Tags: ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Memaknai Hidup dengan Berbagi Kasih…

Terkadang tidak butuh hal yang luar biasa untuk membuat hidup kita terasa berharga… Melakukan hal yang simple dan sederhana, namun bermakna, bisa membuat kita merasa hidup ini indah, dan berharga…

Feel Good… by doing good :)

* * * 

Sudah lama rasanya saya tidak menulis yang rada berat kayak gini… Sudah lama pula rasanya saya tidak berbagi pembelajaran saya akan hidup… Kali ini… ijinkan saya berbagi tentang sesuatu yang baru saja menggetarkan kalbu saya pagi ini, meskipun saya tahu, saya belum cukup pantas layak untuk menuliskan ini.

Tadi pagi saya nonton acara “MEMAKNAI KEHIDUPAN” di trans TV… sepintas lalu saya hanya sekedar terkesan biasa, melihat ada orang yang ngumpulin kucing yang terlantar dijalan, dan gak dipedulikan orang.

Dalam hati saya… sebetulnya gak gitu hebat juga idenya untuk nolongin kucing-kucing itu… khan emang habitatnya kucing liar ya dijalan, dan mereka toh sudah terbiasa hidup di jalan, jadi bukan satu hal yang luar biasa ketika ada orang yang peduli pada kucing jalanan… which is emang layak untuk berada di jalan… Kenapa bukan anak jalanan aja yang mereka tolongin…

Lalu jawabannya inilah yg menggetarkan kalbu saya…:

“Saya bukan siapa-siapa… penghasilan saya juga tidak seberapa… untuk memungut semua anak jalanan dan menempatkannya dirumah saya, rasanya saya tidak akan mampu, dan tanggungjawabnya besar sekali.

Pertama kali saya tertarik untuk memelihara binatang jalanan ini adalah ketika saya pulang kerja, dan menemukan kucing yang nyaris mati karena abis makan umpan tikus yang sudah diracun. Batin saya berkata… “bagaimana jika ini manusia, yang tidak sanggup berteriak minta tolong, siapa yang akan menolongnya… Siapa yang peduli..? Menunggu orang lain yang membantu rasanya tidak tega hati saya.

Kucing ini juga makhluk Tuhan… yang sama-sama butuh hidup dan kasih sayang… Semenjak itu, saya mulai mengambil kucing-kucing jalanan yang terluka dan saya rawat dengan penuh kasih sayang… Meskipun penghasilan saya juga pas-pasan,… saya gak pernah tega melihat kucing-kucing yang terluka parah atau kesakitan, terlantar dijalanan… tanpa ada satupun yang tergerak untuk menolong”

Sederhana sekali memang… tapi jika dipikir… betapa mulia yang dia kerjakan… Kucing juga makhluk Tuhan… yang juga butuh ditolong. Morin dan erlita adalah dua perempuan yang peduli pada kucing jalanan yang terlantar. Yang terakhir bahkan adalah seorang KOMISARIS disalah satu perusahaan keluarga milik dia dan suaminya… Morin hanyalah mantan pramugari, yang sekarang bekerja sebagai Volenteer pada salah satu perusahaan consultan data untuk Lingkungan hidup (kalo gak salah nangkap)

Kedua perempuan ini punya hati yang sama… Menyalurkan KASIH yang mereka punya untuk Makhluk Tuhan yang tak berdaya… Dan yang sempat membuat saya menitikkan air mata adalah ucapan Erlita yang bilang begini…

 ”Buat saya… Rejeki kita adalah apa yang kita makan hari ini… dan hari demi hari Tuhan pasti cukupkan apa yang kita butuhkan… Harta, rumah yang besar, tanah yang luas ini… gak akan kita bawa ketika kita “Pulang” nanti…. Tapi yang akan kita bawa hanyalah kain putih dan sepetak tanah…. Serta Amal Kasih yang sudah kita berikan pada sesama… “

That’s what I call… L O V E.

Selamat memaknai hidup kita,… dengan berbagi kasih bagi siapa saja yang membutuhkan, disekeliling kita.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kalo sumber airnya dari sini, mau minum gak? :p

Beberapa waktu yang lalu saya melakukan  perjalanan, dan menemukan tanda ini di bandara: “AIR MINUM – DRINKING WATER”

Hihihi… kalo kalian nemu yg begini, di negara kita ini, berani minum gak?

Baca-baca artikel lama disini, ketemu lagi artikelnya simbok, jadi mikir sendiri… kalo gue sendiri, sebetulnya peduli gak sih ama sumber air, dari mana ngambilnya dsb.

Dulu sih sempat gak gitu yakin kalo air-air yang ada di dalam kemasan itu air yang berasal dari pegunungan beneran. Gimana cara ngambilnya coba?

Trus apa bedanya tiap kemasan, apa kelebihannya… satu dengan yang lain

Apa tidak mungkin mereka juga melakukan proses destilasi seperti yang dilakukan oleh pihak bandara, sehingga air tsb layak minum.

Lah, jaman instant begini pasti males banget kalo harus masak air dulu khan yahhh, jadi pasti lebih milih air yang udah siap minum… cuma, pertimbangannya, apa mesti air galonan, apa air yang di destilasi macam air yg dibandara ini… atau masih rajin dan mau bersusah2 memasak dahulu sebelum di konsumsi.

Apapun sumbernya, kalo saya pribadi yang penting aman… jadi kemarin saya sendiri sempat nyoba air yang di bandara itu… Agak aneh sih, tapi mungkin karna saya tidak biasa aja… (sekaligus bergidik membayangkan sumber airnya, sperti yang ada di artikel simbok disini)

Kalo kalian gimana? berani gak?… Peduli gak??? Trus… bener gak sih air kemasan itu beneran diambil dari mata air pegunungan? atau malah air proses destilasi macam air minum bandara itu???? :D

Ribet ahhh, gak ngerti… light me up please… :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Buat Yang Demen Gretongan… :D

 

PS: gambar ini gak ada hubungannya ama postingan, cuma moment bahagia saat dikasih kartu ini ama anak saya…

:p

Haiiii… kalian juga termasuk golongan Quiz Hunter?… Yuk, salaman, hehehe.

Daripada pusing mikirin Dana Aspirasi 15 M, yg diputar balikin jadi dana pedesaan 1M perdesa, atau ngiri tiada terkira sekaligus dengki liat pegawai rendahan macam Gayus tiba2 ditemukan lagi kekayaaannya sebesar 74Milyar… *Whaattt???*, atau ngomongin Video yang MIRIP si Anu, Anu dan Anu… mending ngomongin yang bisa nguntungin kita aja yukkk…

Ini ada kuis nihhh, hasil hunting sama anak gw beberapa hari yang lalu… Tapi karna ini emang huntingnya sama anak, jadinya ya kuisnya juga yang ada hubungannya ama anak.

Etapitaugaksih… Kalo liat dari tulisan2 kalian2 sih, naga-naganya mah aura bakal pada jadi saingan berat saya nihhh… Agak2 gak rela sebetulnya saya ngasih link inih… tapi tuntutan hati nurani yang paling lebay ini… *halahhhh* :p… menuntut saya untuk berbagi info dengan kalian…

Baiklahhhh…. :D

Jadi gini yahhh… kuis ini tuh syaratnya bikin tulisan sebanyak kurang lebih 2500 kata, yang intinya menceritakan tentang moment-moment tak terlupakan antara kita dan si kecil… moment-moment perkembangannya… atau moment apa aja… yang pokoknya berkesan buat kita.,… misalnya moment si anak berhasil puppy di toilet sendiri… moment si anak berhasil benerin tempat tidurnya sendiri, dsb.

Info lengkapnya sih liat aja disini yahhhh… ntar disangka ngiklan lagih kalo terlalu lengkap (padahal mah rada gak iklas aja nihhhh, hahahahaa… *kidding*) 

[...]

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Pengumuman pemenang kuis Lux Beauty Lounge

Berhubung ngerumpi.com lagi down, maka pemenang kuis Lux Beauty Loungenya numpang diumunin disini yahhh…

Pemenang kuis dibawah ini harap mengkonfirmasikan identitasnya serta kesediaannya untuk datang ngambil vouchernya ke alamat berikut:

Email: pengurus@ngerumpi.com

Cantumkan Nama Asli dan User ID ngerumpi, no. telp/hp dan No.KTP serta kapan akan mengambil vouchernya.

Untuk yang diwakili atau dipindahtangankan ke temannya, mohon juga mencantumkan nama teman yang akan mengambil Voucher tsb.

Pengambilan voucher bisa dilakukan hari kerja Senin – Jumat, pada jam kerja : 8 – 18 sore, di alamat berikut:

Jl. Langsat I No. 3A

Kramat Pela, kebayoran baru

Jakarta, 12120

Indonesia

Tel. +62.21 7208262

Ini dia pemenangnya: [...]

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Bantuin Saya Dong…

 

Gambar atas: Batu ginjal yg keluar lewat urin :(

Belakangan ini saya emang peduli banget sama air minum, bahkan cenderung cerewet ngingetin smua orang supaya rajin minum… Tujuannya apa lagi kalo bukan concern untuk memberikan yang terbaik untuk keluarga sy tercinta,… dan diri saya sendiri tentu saja… Karna kualitas hidup kita dan orang yang kita sayangi khan bergantung pada apa yang kita masukkan ke mulut kita, apa yg kita suguhin untuk mereka… As people always said… “We are What we eat”, ini juga berlaku pada apa yang kita minum… menurut saya loh yaaa… :D

Back to the topic… Beberapa hari yang lalu suami saya dirawat karena batu ginjal. Penyebabnya salah satunya karna kurang minum. Kalaupun minum, dia cenderung milih minum es teh manis ketimbang air putih. Kebiasaan yang sangat tidak sehat itu akhirnya harus dia bayar mahal.

Nah, kemarin nih, setelah menjalani proses ESWL, batunya keluar melalui urin… sakitnya pasti gak ketulungan. Cuma.. yang aku ngeri banget tuh pas liat batunya… hiiii… mengerikan deh. Segede2 biji pepaya, kasar dan warnanya putih kekuningan. Kata dokter sih batunya kebentuk krna asam urat yang tinggi, yg mengendap dan membentuk batu akubat kurang minum, yg sifatnya membilas/melarutkan purin dan sisa protein yg tidak terurai di usus.

Anyway…  saya berkali-kali selalu ngingetin suruh minum air putih yang banyak, kalo sayang sama keluarga… Gak pengen kan liat keluarga kesusahan ngurusin kita sakit, giliran sehat, kita enak2an memperlakukan tubuh kita tanpa peduli dampaknya.

Masalahnya sekarang… Air yang bener2 layak untuk kita minum tuh sebenarnya yang mana? Air mineral?… Apakah kalian percaya sepenuhnya pada air mineral yang anda minum?… I mean… apa kalian tau itu diambilnya dari mana?… Apa dari hasil penyulingan… penyaringan… dsb… Atau diambil beneran dari sumber mata air yang bener?…

Saya sendiri gak gitu tahu apa bener air mineral yang beredar dipasaran itu prosesnya kayak gimana sampe packingnya sudah dalam galonan… sumpah gak tahu, dan gak gitu perduli, pokoknya saya pake aja yang dah direkomendasiin banyak orang, aman deh, pikir saya… Tapi kalo kapan2 ada yang mo nunjukin prosesnya,… wah, saya pasti dengan senang hati pengen liat… banget! :D

Trus, jaman sekarang khan juga banyak banget beredar merk2 air minum mineral di pasaran… kalo tiba2 haus dijalan… kalian berani gak sih beli air kemasan tsb? Banyak rumor yg beredar kalo air kemasan yg dijual di jalan itu oplosan, air keran yang diolah dulu jadi air layak minum, lalu dikemas dan diberi logo berbagai merk.

Nah, kalian sendiri… pada peduli gak sih sebetulnya, air mineral yang kalian minum itu… (kalo bukan PAM), sumbernya dari mana coba?… Atau sama seperti saya,.. gak terlalu peduli sumbernya, yg penting air mineral kemasan… pasti aman!

Ada sesuatu yg lucu di tweetnya temen saya ini beberapa hari yang lalu. Dia bilang… dia mendengar percakapan pegawai PDAM, yg katanya tidak sudi minum air PAM sendiri, harus air galon, lahhh trus kita???… Bener juga sih,… mereka gak mau minum krn tau prosesnya, tau kualitasnya… Lah, trus pelanggannya piye dong…?

Dan tweet terakhir  ini yg menohok…  ”Ya artinya mereka selamat dan pelanggan yang gak tahu dimatiin pelan-pelan”…

Wuihhh, seremmm yah. Jadi… gimana dong baiknya nih… yuk, discuss lagi yukkkk… :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

666 Syndrome in a Relationship

Cinta itu aneh, kadang bikin jantung berdebar-debar gak karuan, tapi kadang kalo dah kelamaan, cinta tidak lagi menimbulkan getar-getar aneh disekujur tubuh, yang tersisa hanyalah perasaan sayang… atau malah pudar seiring bergulirnya waktu.

Pertanyaan saya… Perlukah kita buru2 mengambil langkah perceraian ketika siklus cinta itu meredup dan perlahan kehilangan cahayanya?

Banyak yang give up… dan mencari jawabannya pada sosok lain yang bisa kembali menghidupkan getar-getar aneh tersebut… Mereka merasa ada yang salah dengan hubungan mereka, karena segalanya tidak lagi sama seperti dulu.

Sebenarnya… sebagaimana Tuhan menciptakan pasang surut air laut… demikian pula kehidupan pernikahan/hubungan percintaan… Ada kalanya pasang, ada kalanya surut… Kita hanya diminta untuk menikmati gelombangnya… berselancar diatas gelombang yang tinggi… atau sekedar tidur-tiduran ditepian… menikmati hembusan angin dikala pantai tak bergejolak lagi…

Ini yang saya pelajari belakangan ini… bahwa tidak selamanya hubungan cinta itu akan terus membara… ada kalanya kejenuhan datang melanda… ada kalanya bahkan kita menjadi muak akan kejenuhan kita sendiri…

Jangan menyerah… Bertahan dalam hubungan yang demikian tidak akan membuat kita mati… Cari tahu apa yang menyebabkan kejenuhan itu, lalu diskusikan bersama pasangan… kalau masih menikmati masa tenang itu… jangan paksakan untuk cari solusinya… nikmati saja… sambil berusaha, dan tetap jaga hati… karena pada akhirnya… Gelombang itu akan datang kembali, dan kita bisa berselancar kembali dalam hubungan yang menggairahkan…

Ada anekdot lucu tentang syndrom 666 dalam sebuah hubungan… barangkali teman-teman sudah pernah membaca… tapi gpp juga khan, saya share disini yahhh… :D

666 Syndrome:

Sebelum Bobo:
6 minggu: selamat bobo sayang,mimpi indah ya, muach
6 bulan: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 tahun : Kesana-an dong  kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini sih?!

Pakai Toilet
6 minggu: ngga apa-apa, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq
6 bulan: masih lama ngga nih?
6 tahun: brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau bertapa di gunung kawi sono

Balesin SMS:
6 minggu: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak kesukaanmu dulu ya
6 bulan: mct bgt di jln nih
6 tahun: ok. Cerewet

Bercumbu:
6 minggu: I love U, I love U, I love U.
6 bulan: Of course I love U.
6 tahun : Ya iyalah!! kalau aku tidak cinta kamu, ngapain nikah sama kamu??

Pulang Kerja:
6 minggu: Honey, aku pulang.
6 bulan : I’m BACK
6 tahun : si mbok masak apa hari ini??

Hadiah (ulang tahun):
6 minggu : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli
6 bulan :Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang tengah
6 tahun :Nih duitnya, loe beli sendiri deh yang loe mau

Masakan:
6 minggu: Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt…! !!
6 bulan: Kita makan apa malam ini??
6 tahun: HAH? MAKANAN INI LAGI?

Memaafkan:
6 minggu: Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya
6 bulan: Hati-hati! Nanti jatuh tuh.
6 tahun: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN

Baju baru:
6 minggu: Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu
6 bulan: Lho, kamu beli baju baru lagi?
6 tahun: BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??

Rencana liburan:
6 minggu: Gimana kalau kita jalan-jalan  ke tempat yg kamu mau honey?
6 bulan: Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai pesawat
6 tahun: JALAN-JALAN? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA

Dijalan
6 minggu: aduh jatuh ya yang? Hati2 yang
6 bulan: hati2 nanti luka
6 tahun: DIMANA SIH MATA LO!

Di cafe
6 minggu: suapin dong yang
6 bulan: bagi sesuap dong
6 tahun: GAK PUNYA TANGAN APA MINTA DISUAPIN MULU

So…. how about you. Do you have this 666 Syndrome in your relationship? Hehehehehe… semoga enggak yahhh… :D

Tags: , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

It’s All about Giving Our Best to Our Body

 

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis tentang pola hidup yang tidak sehat yang bisa membuat kita… terutama wanita…. rentan sekali terkena kanker. Entah itu karena pola makan, pola hidup sehari-hari,.. atau memang faktor genetis yang dalam garis keturunannya, beresiko terkena kanker.

Kemarin ketika suami saya dirawat di RS (lagi2 karena pola hidup yang salah, banyak merokok, stress berlebihan, dan kurang minum air putih, yg akhirnya bikin dia menderita karena batu ginjal), saya ketemu dengan seorang wanita, around 25 maybe. Pas saya tanya lagi mo berobat kah?… dia bilang lagi mo test mammogram.

Wah, kaget dong… this woman look so young and  healthy, bagaimana mungkin dia kena breast cancer.

Ternyata mbak ini – sebut saja namanya Santi – tidak sedang mengidap penyakit kanker atau penyakit apapun. Hanya saja, dia sangat peduli akan kesehatan reproduksi kewanitaannya, termasuk melakukan breast exam dan papsmear, untuk memastikan dirinya bebas dari Kanker Cerviks dan kanker payudara.

SALUT!!

Seriusan,.. gak banyak loh perempuan yang sangat peduli pada kesehatannya dengan melakukan check up sendiri, tanpa instruksi dari dokter manapun. Dia melakukan ini atas dasar CINTA. Mencintai kehidupan,.. dan mencintai dirinya sendiri,.. dengan memberikan yang terbaik untuk tubuhnya sendiri.

SALUT!!

Mari kita bertanya pada diri kita sendiri… sudahkah kita memperlakukan tubuh kita dengan bijaksana? Sudahkah kita perempuan mencintai tubuh kita dengan memberikan yang terbaik bagi tubuh kita?… Sudahkah kita menjaga agar semua yang kita masukkan kedalam tubuh kita, adalah segala yang terbaik yang disediakan oleh alam.

[...]

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Balada Air Minum

Sebel yah, kalo dirumah mati lampu atau mati air, uhhhh, empet banget rasanya. Gak cuma empet sih… lima enem tujuh juga ikutan… *kriuk…kriuk, garing* 

Tapi bener deh, belakangan ini makin concern sama yang namanya air bersih. Apalagi pas blogwalking, nemu posting simbok, nonadita dan beberapa blogger lainnya… jadi latah pengen ikutan curhat soal air.

Kalo aku sih gak ngomongin air yang di kantoran, secara saya emang gak punya kantor, dan jarang banget ngantor… Jadi kalo aku mah lebih concernnya sama air yang dipake buat masak.

Belakangan ini pada merhatiin gak, kalo di TV sering sekali diberitakan bahwa negara kita semakin mendekati krisis air bersih. Bahkan kualitas air PDAM yang sekarang semakin jauh dari kualitas air bersih yang distandardkan oleh lembaga yang mengawasi kualitas air bersih di negara kita.

Saya kadang suka mikir, kalo semakin sulit penduduk memperoleh air bersih, pasti juga akan berdampak buruk pada kualitas makanan yang disajikan untuk keluarga tercinta bukan?…

Ih, serem juga sih kalo dipikir2… As we all know… semua makanan khan pasti dimasak pake air. Sebelum disajikan pun, dicuci dulu pake air…

Dirumah sahabat saya misalnya… yang memang terbilang berada… Saya sempat terheran2 sendiri melihat mulai dari nyuci bahan makanan yang akan dimasak, sampai untuk masak dan kebutuhan minum, mereka menggunakan air mineral galonan. Air PAM malah hanya berfungsi untuk mandi, cuci mobil dan nyiram tanaman.

Gile yeee… Mahal sekali gaya hidupnya.

Sementara dirumah saya sendiri… masaknya pake air PAM… Air minum galonan hanya saya konsumsi khusus untuk minum saja… maklum, harganya khan lumayan juga ya bokkk… lebih mahal dari bensin, hihihihi…

Tapi belakangan, nasi yg dimasak mbak saya lama2 kok jadi gak putih lagi.. padahal berasnya termasuk mahal dan kualitasnya bagus. Nasinya tidak lagi enak… aromanya juga jadi gak sedap… plus warnanya jadi kekuningan… mudah basi pulak!

[...]

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Road to Search For What Makes People Happy

 

Beberapa waktu yang lalu saya diundang untuk menghadiri acara Jakarta Expedition 206 yang disponsori oleh salah satu brand minuman bersoda skala International yang menjadi sponsor utama World Cup 2010 ini.

Unfortunatey, karena pada waktu yang bersamaan, saya dan beberapa sahabat kebetulan sedang mengunjungi salah satu rumah singgah untuk anak jalanan yang terletak di Kalimalang, yang dalam setahun terakhir ini sudah menjadi sahabat BFL (Blood For Life), sehingga pada akhirnya saya tidak dapat menghadiri acara tersebut dan bertemu langsung dengan ketiga blogger yang menjalankan misi ini.

Too bad actually, karena saya sebetulnya sangat berharap bisa hadir pada acara yang se-cool itu. Tapi disisi lain, saya ikut bangga bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam list yang disinggahi dalam Expediton 206 ini.

Talking about this Expedition 206…

Tadinya belum tertarik untuk menulis posting ini, tapi ketika saya membaca hastag #jktx206 yang ada di twitter, dan mengikuti perbincangan mengenai kegiatan yang mereka lakukan selama di jakarta, ada rasa haru yang menggetarkan kalbu saya manakala mengetahui misi yang diemban oleh kegiatan ini.

“365 Days, 206 Countries, 1 Mission”

And the mission is simple… To find what makes people happy!!!.

Saya lalu bertanya-tanya dalam hati… apa sebetulnya yang membuat orang bahagia… Dimana sebetulnya kita harus mencari kebahagiaan itu? Apakah bisa diukur dari berapa besar  rumah yang kita punya? Ataukah dari berapa banyak berlian, updated gadged atau dari berapa banyak deposito yg kita miliki?

Nope… Saya percaya semua orang pasti senang ketika memiliki semua yang mereka inginkan, namun kebahagiaan seperti ini sifatnya tentu saja hanya sebentar, lalu hilang ditelan kekhawatiran kita akan hari esok yang selamanya akan tetap menjadi misteri.

Melalui Expedition 206 ini, 3 blogger international, Kelly, Tono dan Tony, memulai perjalanan mereka berkeliling ke 206 negara dalam 365 hari, untuk mencari tahu apa yang membuat orang bahagia.

And guess what…

Jawabannya justru mereka temukan di negara-negara yang notabene benar-benar miskin, yang untuk sekedar bertahan hidup saja mereka harus bekerja keras dan membanting tulang.

Dari sanalah mereka menemukan bahwa hakekat hidup itu adalah kebahagiaan yang datangnya dari diri mereka sendiri.

Yup… They found their happiness in them self… lay in their heart and mind.

Dan dasar kebahagiaan inilah yang memampukan mereka tersenyum bahagia menikmati hidup, even dalam keadaan yang sangat berkekurangan sekalipun.

 

What about us… Kapan terakhir kali kita mengeluh akan hidup… bersungut-sungut akan apa yang tidak kita miliki… dan terus menerus mengeluhkan bagaimana buruknya kehidupan memperlakukan kita?.

Saya pribadi sempat introspeksi diri, terkadang saya tidak pandai bersyukur akan apa yang Tuhan sudah kasih untuk saya… Kehidupan keluarga yang semakin membaik, kesehatan yang semakin membaik, anak saya yang sungguh luar biasa… dan segala fasilitas yang Tuhan sudah kasih untuk saya.

I keep complain about my sickness, why me… why my parents dsb… padahal meskipun ada ribuan alasan yang membuat saya menangis… when I try to look closer to my heart and mind… GOSH… Ada JUTAAN alasan yang Tuhan hadirkan dalam hidup saya untuk membuat saya bersyukur dan tersenyum, bahwa hidup ini ternyata indah.

Mari tanya hati kita masing2… kapan terakhir kali kita bersyukur?

Terkadang hal-hal simple yang seolah tidak bermakna, justru mendatangkan kebahagiaan yang tak ternilai harganya dalam hidup kita…

Having a cup of coffee with our close friends in the lovely evening misalnya… is priceless.

Spending 5 minutes of our quality time with our beloved ones… is also priceless.

Simple thing… but priceless!!!

 

Masih banyak moment-moment bahagia yang kelihatannya simple, namun mendatangkan rasa bahagia yang dalam… jauh di dalam lubuk hati kita masing-masing.

Nahhh, moment-moment bahagia inilah yang kemudian ditangkap untuk didokumentasikan dalam Road to search for happiness yang kemarin diadakan di Jakarta. Orang berbondong-bondong untuk ikut meng-upload foto-foto moment2 bahagia mereka untuk di dokumentasikan disini.

Seluruh foto yang terkumpul, jika jumlahnya mencapai 206, maka pihak sponsor akan menyumbangkan 100 buku anak-anak untuk Taman Bacaan Anak2 “PELANGI” (Rainbow Reading Gardens) di Flores.

Saya kutip aja langsung dari FB mereka yang disini yahhh:

Jika kami bisa mendapatkan 206 foto wajah-wajah ceriamu, berarti kamu turut membantu menyumbangkan 100 buku anak-anak untuk Taman Bacaan Pelangi (Rainbow Reading Gardens) di Flores yang didirikan oleh Nila Tanzil. Lihat cerita lebih dalam tentang Taman Bacaan Pelangi di sini: http://australianetworknews.com/stories/201004/2882687.htm atau di sini: http://nilatanzil.blogspot.com/2010/03/rainbow-reading-gardens-for-kids-in-4.html

 

Sampai saya menulis ini, sudah ada lebih dari 210 foto yang di upload di website tersebut, dan ini membuktikan masih ada banyak sekali orang yang peduli untuk melakukan hal-hal kecil, yang bisa berarti besar bagi orang lain. Yg pengen ikutan menyumbang foto moment-moment ceria bisa ikutan upload fotonya disini.

Ahhh, bangga rasanya punya sahabat-sahabat yang peduli seperti Hanny  dengan CoinAChance-nya, Nila Tanzil dengan Taman Bacaan Pelangi-nya dan semua teman-teman blogger lain yang disela-sela kesibukannya masih berusaha meluangkan sedikit waktunya untuk peduli pada orang lain…

Bagaimana dengan kalian… kapan terakhir kali kalian bersungut-sungut? Kapan terakhir kalian tertawa bahagia? Let’s share…

Tags: ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
 Page 1 of 34  1  2  3  4  5 » ...  Last »